
TIRIS – Intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir mengguyur wilayah Kecamatan Tiris dan menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di beberapa titik. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Desa Tiris, di mana longsor menutup akses jalan penghubung antar dusun. Sabtu, 13/12/2025 .
Akibat longsor tersebut, aktivitas warga sempat terganggu karena material tanah, batu, dan ranting pohon menutup badan jalan. Beberapa dusun mengalami kesulitan akses, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari warga.
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya penanganan awal, pada hari ini warga Desa Tiris bersama jajaran Pemerintah Desa menggelar kegiatan kerja bakti. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu membersihkan material longsor agar jalan dapat kembali dilalui.
Kepala Desa Tiris, Warno, turut hadir dan memantau langsung kegiatan kerja bakti tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah bergotong royong membantu penanganan longsor.
“Kerja bakti ini adalah wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang dengan sukarela turun membantu,” ujar Warno.
Lebih lanjut, Kepala Desa Warno juga menghimbau kepada seluruh warga Desa Tiris untuk selalu waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor. Jika terjadi tanda-tanda longsor atau kondisi membahayakan, segera laporkan kepada perangkat desa
Hery.


Probolinggo, kabarbromo.com Ketua LSM Libas’88 Nusantara Desak Pemkab Probolinggo Ambil Langkah Strategis Cegah Banjir di Daerah RawanKetua LSM Libas’88 Nusantara Desak Pemkab Probolinggo Ambil Langkah Strategis Cegah Banjir di Daerah Rawan- Ketua LSM Libas’88 Nusantara, Ust. Muhyiddin, meminta Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk segera mengambil langkah strategis dalam mencegah potensi bencana banjir, khususnya di wilayah rawan seperti Kecamatan Tiris. Menurutnya, curah hujan tinggi beberapa hari terakhir telah meningkatkan risiko banjir susulan jika tidak segera ditangani dengan serius.
Probolinggo, kabarbromo.com — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan, KH. Chafidzul Hakim Noer, S.Ag., M.H., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya KH. Abd Wasik Hannan sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030. Ucapan tersebut disampaikan menyusul tuntasnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IV MUI Kabupaten Probolinggo yang digelar di Auditorium Madakaripura, Lantai 5 Kantor Bupati Probolinggo, pada Sabtu (06/12/2025).
Dalam keterangannya, KH. Chafidzul Hakim Noer menilai bahwa figur KH. Abd Wasik Hannan merupakan sosok ulama yang memiliki integritas, keluasan ilmu, serta rekam jejak pengabdian yang panjang dalam bidang dakwah dan pemberdayaan umat. Menurutnya, terpilihnya KH. Wasik Hannan adalah pilihan tepat untuk memperkuat peran MUI sebagai penjaga moral, akhlak, dan panduan keagamaan bagi masyarakat Probolinggo.
Probolinggo, kabarbromo.com — Musyawarah Daerah (Musda) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo resmi menetapkan KH Abd Wasik Hannan sebagai Ketua MUI Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/12/2025) itu digelar di Auditorium Madakaripura Lantai 5, Kantor Bupati Probolinggo, dan dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, para kiai, tokoh agama, serta perwakilan lembaga keagamaan di wilayah Kabupaten Probolinggo.


PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan menyelenggarakan kegiatan Istighasah dan Doa Bersama pada Selasa, 2 Desember 2025, bertepatan dengan 11 Jumadil Akhir 1447 H. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi resmi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam surat bernomor 697/PW.01/A.II.08.45/16/11/2025.
Kediri, kabarbromo.com – Forum Musyawarah Sesepuh Nahdlatul Ulama digelar hari ini di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Pertemuan tersebut diprakarsai dua kiai sepuh, yakni KH. Anwar Manshur (Lirboyo) dan KH. Nurul Huda Djazuli (Ploso), sebagai bentuk keprihatinan terhadap dinamika dan ketegangan yang tengah terjadi di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Forum ini dihadiri sejumlah masyayikh baik secara langsung maupun melalui sambungan daring. Di antara yang hadir adalah:
Para sesepuh juga menyerukan agar seluruh pihak di PBNU menghentikan perang pernyataan di media, terutama yang menyangkut persoalan sensitif dan berpotensi merusak marwah organisasi.
Probolinggo, kabarbromo.com – Ketegangan terjadi di kawasan Gelora Café, Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (26/11) malam. Abdul Sakur, PKL sekaligus warga Kelurahan Patokan, mengaku hampir terjatuh setelah didorong keras oleh seorang pria yang diduga anggota salah satu ormas di Probolinggo.