PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Tumpuk kepemimpinan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo resmi berganti. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Ruang Tengger Kantor Bupati Probolinggo pada Jumat (31/7/2026), Muhammad Safi’i resmi terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Probolinggo periode 2026-2029.
Dalam forum musyawarah yang dihadiri oleh perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Probolinggo tersebut, Muhammad Safi’i terpilih secara aklamasi untuk menggantikan kepemimpinan ketua sebelumnya, Moh. Taufiq.
Ketua Panitia Musda KNPI Kabupaten Probolinggo, Rizqy Minfathul Huda, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh tahapan musyawarah. Meski pembahasan tata tertib sempat memakan waktu, proses regenerasi kepemimpinan dapat berjalan dengan kondusif.
”Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan telah terpilih ketua baru secara aklamasi. Kami berharap ketua terpilih dapat membawa KNPI semakin eksis sebagai wadah, pemersatu, sekaligus laboratorium pengembangan potensi pemuda di Kabupaten Probolinggo,” ujar Rizqy.
Merespons amanah tersebut, Ketua DPD KNPI Kabupaten Probolinggo terpilih, Muhammad Safi’i, menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi kepemudaan ini lebih berdampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh seluruh elemen pemuda merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga bersama.
”Ini merupakan amanah yang cukup berat, namun kami berkomitmen untuk melaksanakannya semaksimal mungkin. KNPI adalah ruang perjuangan dan penyalur aspirasi pemuda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ungkap Safi’i.
Guna mewujudkan visi tersebut, ia menekankan pentingnya soliditas internal pengurus serta sinergi lintas sektor. Dukungan dari seluruh elemen dinilai menjadi kunci utama agar program-program kepemudaan di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan optimal.
”Hal paling utama yang kami harapkan adalah kekompakan seluruh pengurus nantinya serta dukungan dari berbagai pihak. Sebesar apa pun tekad yang kami miliki, tentu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kebersamaan,” tegasnya. (Fabil)





SIDOARJO, Kabarbromo66.com – Kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah kembali mencuat di Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, seorang perempuan berinisial FWR menjadi korban tuduhan tanpa bukti yang diduga kuat sengaja disebarkan oleh mantan rekan kerjanya, berinisial IDYA asal Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya. Tindakan tidak bertanggung jawab tersebut dinilai telah menyerang kehormatan, menginjak-injak martabat, serta menghancurkan reputasi sosial korban di hadapan publik.



