Blog

  • Bupati Haris dan Ning Marisa Halal Bihalal Bersama Ribuan ASN dan Non ASN

     

     

    KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memulai hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dengan momentum kebersamaan melalui kegiatan halal bihalal bersama ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN, Selasa (8/4/2025).

    Kegiatan yang berlangsung di lantai 1 Kantor Bupati Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si, para staf ahli dan asisten.

    Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, para pegawai bersalam-salaman dengan Bupati Haris dan istri. Setelahnya, dilanjutkan dengan menyantap hidangan khas lebaran seperti opor ayam dan soto ayam.

    Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menyampaikan pesan penting terkait silaturahmi, peningkatan etos kerja dan penguatan budaya organisasi. Momentum pasca Idul Fitri harus menjadi titik balik dalam memperbaiki semangat kerja di lingkungan Pemkab Probolinggo.

    “Hari ini adalah kesempatan untuk menyambung kembali silaturahmi, merekatkan hubungan yang sempat renggang dan mengawali kerja dengan semangat baru. Saya ingin kita semua membangun Kabupaten Probolinggo ini bersama-sama,” ujarnya.

    Lebih lanjut Bupati Haris menegaskan bahwa setiap pegawai, baik ASN maupun Non ASN adalah bagian dari satu tubuh besar Pemkab Probolinggo. “Saya tidak menganggap panjenengan sebagai bawahan, tapi bagian dari keluarga besar. Kita semua adalah satu kesatuan kepala, tangan dan kaki yang saling terhubung dan harus saling merasakan,” tambahnya.

    Bupati Haris juga menyoroti pentingnya transisi menuju sistem kerja yang lebih digital dan kolaboratif. Enam bulan ke depan akan dijadikan masa evaluasi bagi para pimpinan unit kerja, terutama dalam hal loyalitas, pelayanan dan pengelolaan data digital satu pintu.

    “Tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan pola kerja konvensional. Kita harus satu data, satu aplikasi dan satu semangat. Saya harap kerja sama semua pihak agar transisi ini berjalan maksimal,” tegasnya.

    Tidak lupa Bupati Haris juga mengingatkan bahwa pelayanan publik menjadi prioritas utama. “Rencana besar menuju disterilisasi pelayanan publik berbasis digital akan segera diterapkan di berbagai lini, termasuk pengelolaan pajak dan pelayanan PBB,” lanjutnya.

    Bupati Haris menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin mewakili jajaran Pemerintah Daerah. Sekaligus mengajak seluruh ASN dan Non ASN untuk menempatkan semangat pelayanan sebagai bentuk ibadah dan dedikasi kepada masyarakat. “Mari kita tunjukkan bahwa kita hadir untuk melayani. Saya ingin pemerintahan ini menjadi rumah kedua bagi kita semua,” pungkasnya. Irawan.

     

     

     

     

     

     

  • Pantai Bidara Jadi Harapan Baru Desa Jabung Sisir, Dikelola BUMDes dan Ditopang Dana Pribadi Kades

    Pantai Bidara Jadi Harapan Baru Desa Jabung Sisir, Dikelola BUMDes dan Ditopang Dana Pribadi Kades

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Pemerintah Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, tengah membangun destinasi wisata baru bernama Pantai Bidara sejak 2023. Meski belum sepenuhnya rampung, kawasan pantai itu kini mulai ramai dikunjungi warga, khususnya pada sore hari di akhir pekan.

    Kepala Desa Jabung Sisir, Hosen, mengungkapkan bahwa pembangunan Pantai Bidara merupakan bagian dari upaya pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi alam. Proyek ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang masih dalam proses penyempurnaan strukturnya.

    “Dua belas titik, saya rasa cukup untuk membangun desa ini,” ujar Hosen saat ditemui di lokasi wisata, Selasa (8/3). Ia menyebut telah menata sejumlah fasilitas seperti taman, akses jalan, dan kawasan tanaman bakau. Meski belum menarik retribusi dari pengunjung, Pantai Bidara sudah dibuka untuk umum.

    Hosen mengaku pembangunan dilakukan secara bertahap tanpa hambatan berarti. Namun, pengunjung mulai mengusulkan tambahan fasilitas berupa jembatan yang menembus ke area bakau. “Kesulitan ya nggak ada. Tapi pengunjung banyak minta jembatan ke mangrove,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pengunjung terbanyak datang saat Jumat sore dan Minggu. Sedangkan Sabtu juga cukup ramai, terutama pada sore hari. “Belum ada karcis, tapi sudah dibuka,” katanya.

    Pembangunan Pantai Bidara didanai dari Dana Desa (DD), bantuan dari pemerintah kabupaten, dan talangan dana pribadi dari kepala desa. Hosen menyebut setidaknya Rp150 juta sudah ia keluarkan dari kantong sendiri untuk mempercepat pembangunan. “Sisanya dari dana pribadi dulu,” ungkapnya.

    Hosen yang kini menjalani periode pertamanya sebagai kepala desa juga mengikuti pelatihan pengembangan wisata desa di Malang dan Bujon. Ia terinspirasi dari desa-desa yang berhasil meraih pendapatan miliaran rupiah per tahun dari sektor wisata. “Kita kepengin seperti itu juga,” katanya.

    Menurutnya, jika dikelola dengan baik, hasil dari Pantai Bidara bisa digunakan untuk kepentingan warga. “Bukan untuk pribadi. Maunya memang untuk warga,” tegasnya. Apalagi, mayoritas warga Jabung Sisir adalah nelayan (80 persen) dan petani (30 persen), yang sangat membutuhkan sumber penghasilan tambahan.

    Hingga kini, progres pembangunan Pantai Bidara baru mencapai sekitar 50 persen. Belum ada peresmian dari pihak kecamatan maupun kunjungan dari bupati. Namun, Hosen berharap suatu saat Pantai Bidara bisa menjadi ikon baru wisata pesisir di Kabupaten Probolinggo. “Masih babat alas, Mas. Tapi ke depan kita ingin lebih maju dan makmur,” ujarnya.

  • Panen Raya Nasional: Bupati Gus Haris dan Kades Ali Ibang Tunjukkan Kekuatan Probolinggo

     

    Probolinggo , Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat instansi vertikal melakukan panen raya padi secara serentak di Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan, Senin (7/4/2025).

    Panen raya padi yang berlangsung di lahan milik Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Satu Budi Hartono ini dilakukan dengan dua metode secara manual menggunakan sabit dan modern dengan mesin panen padi jenis combine harvester. Perpaduan metode ini menunjukkan langkah progresif dalam meningkatkan efisiensi pertanian.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Taufik, Kepala BPS Kabupatem Probolinggo Firman Bastian, Pj. Swasembada Kabupaten Probolinggo dari Kementerian Pertanian RI Nuraini Herawati, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo Yahyadi serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

    Setelah panen raya padi, Bupati Haris bersama rombongan mengikuti zoom meeting bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya padi serentak di 14 provinsi sebagai wujud komitmen nasional terhadap ketahanan pangan.

    Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan pentingnya menjadikan sektor pangan sebagai skala prioritas pembangunan. Ketahanan pangan adalah fondasi utama untuk masa depan bangsa. “Kedaulatan pangan tidak bisa ditawar. Ini adalah warisan bagi anak cucu kita,” ujarnya.

    Menurut Bupati Haris, Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan terus mendorong digitalisasi distribusi pupuk dan penguatan pasar agro sebagai langkah konkret mendukung petani. “Kami ingin memberikan kemudahan akses dan efisiensi produksi untuk petani. Ini sangat berarti untuk keberlangsungan ekonomi mereka,” tambahnya.

    Meskipun beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem, Bupati Haris menegaskan bahwa kondisi padi secara umum dinilai aman. Oleh karena itu, pentingnya menjaga stabilitas harga gabah agar petani tidak mengalami kerugian. Penetapan harga indeks gabah dan distribusi pupuk akan terus dipantau agar sesuai dengan kebijakan nasional.

    “Selain itu, perlakuan khusus terhadap penggunaan pupuk berimbang akan mampu meningkatkan hasil panen secara kuantitas. Dengan perlakuan yang tepat, produksi bisa meningkat dan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani,” jelasnya.

    Bupati Haris berharap dalam enam bulan ke depan, seluruh permasalahan terkait harga gabah dan pupuk bisa diselesaikan. “Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memantau implementasi kebijakan di lapangan guna menjamin hak dan kesejahteraan petani. Panen raya ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga cerminan dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

    Sementara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras untuk memastikan keberhasilan panen raya ini. Keberhasilan dalam menjaga kestabilan harga pangan dan meningkatkan produksi pangan adalah buah dari kerja keras petani, pemerintah dan pihak terkait.

    “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras, mulai dari pusat hingga daerah untuk memastikan bahan pokok tetap terkendali dan terjangkau bagi rakyat Indonesia,” katanya.

    Presiden Prabowo mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi Indonesia yang kini dapat mengekspor telur ke luar negeri, meskipun banyak negara lain menghadapi krisis pangan. “Hal ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan produksi pangan di dalam negeri, termasuk sektor pertanian padi,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan khusus kepada para petani. Sebab tanpa petani, Indonesia tidak akan memiliki pangan yang cukup untuk menopang kehidupan bangsa Indonesia.

    “Petani adalah tulang punggung negara ini. Tanpa mereka, kita tidak akan bisa bertahan. Pangan adalah hak dasar yang harus dipenuhi dan itu hanya bisa terwujud dengan kerja keras para petani,” terangnya.

    Presiden Prabowo memberikan penekanan pada pentingnya penggunaan pupuk secara bijak. Meskipun pupuk terbatas, hasil yang maksimal tetap dapat dicapai dengan perencanaan yang matang dan kebijakan yang tepat.

    “Ke depannya, pemerintah akan terus berusaha untuk memberikan fasilitas dan dukungan yang dibutuhkan oleh petani, termasuk dalam hal digitalisasi pertanian, sistem distribusi pupuk yang lebih efisien dan peningkatan sistem pasar agro,” pungkasnya. ()

  • Panen Raya Nasional: Bupati Gus Haris dan Kades Ali Ibang Tunjukkan Kekuatan Hasil Tani Probolinggo

    Panen Raya Nasional: Bupati Gus Haris dan Kades Ali Ibang Tunjukkan Kekuatan Hasil Tani Probolinggo

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Panen raya serentak di 14 provinsi di Indonesia digelar pada Senin (7/4) dan dihadiri secara simbolis oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk wilayah Jawa Timur, kegiatan tersebut dipusatkan di area persawahan Desa Asembagus, Blok Motoran, Dusun Asem Kandang, Kecamatan Kraksaan.

    Panen ini menjadi momentum penting bagi Probolinggo yang pada tahun 2024 mencatatkan surplus beras sebesar 9.000 ton. Dari total produksi sekitar 102.000 ton, kebutuhan konsumsi masyarakat setempat hanya mencapai sekitar 93.000 ton.

    Bupati Probolinggo, Gus Haris, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memprioritaskan keselamatan warga terdampak bencana sebelum berfokus pada pemulihan sektor pertanian.

    “Sampai saat ini, konsentrasi utama kami adalah korban manusia, terutama kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan, serta rumah tinggal yang rusak akibat bencana,” kata Gus Haris.

    Bencana yang dimaksud meliputi banjir dan angin puting beliung yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo beberapa waktu terakhir. Akibatnya, lebih dari 20 hektare lahan pertanian terdampak. Meski begitu, hasil panen tetap tergolong baik.

    “Kita juga mulai membahas dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan gagal panen. Tapi secara keseluruhan, kita masih cukup kuat dalam hal produksi,” imbuhnya.

    Gus Haris menjelaskan bahwa sektor pertanian di Probolinggo tidak hanya bergantung pada komoditas padi. Daerah ini juga menjadi penghasil tembakau terbesar kedua di Jawa Timur setelah Jember, serta produsen bawang dan jagung dalam jumlah besar.

    “Lahan pertanian kita memang terbagi, tidak sepenuhnya untuk padi. Tapi karena padi menyangkut ketahanan pangan, maka tetap kita prioritaskan,” ujarnya.

    Dalam kegiatan panen simbolis di Desa Asembagus, panen dilakukan di atas lahan seluas 2,5 hektare. Hasil panen menunjukkan produktivitas sekitar 8,4 ton per hektare, menurun dari sebelumnya yang bisa mencapai 10 ton, namun tetap dalam kategori aman.

    Kepala Desa Asembagus, Ali Ibang Fansuri, mengungkapkan bersyukur bahwa desanya mampu menjaga kestabilan produksi.

    “Alhamdulillah, masih cukup baik. Kami akan terus upayakan peningkatan melalui berbagai program pertanian,” kata Ibang.

    Gus Haris menambahkan bahwa ke depan, keterlibatan petani milenial menjadi fokus utama Pemkab Probolinggo. Pemerintah mendorong generasi muda untuk masuk ke sektor pertanian dengan pendekatan teknologi dan inovasi.

    “Kita harapkan petani milenial bisa membawa pembaruan dalam sistem pertanian kita. Mereka harus jadi ujung tombak ketahanan pangan modern,” pungkasnya.(ADV Pemkab Probolinggo)

  • Cegah Gagal Panen, Diperta Gencarkan Pengendalian Wereng Coklat

     

     

    KOTAANYAR – Sejumlah petani di Kecamatan Kotaanyar, Pakuniran dan Paiton tengah menghadapi ancaman serius gagal panen akibat serangan hama wereng coklat. Hama ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada tanaman padi, mengancam ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Jumat, 04/04/2025

    Menyikapi hal ini, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat untuk mengendalikan penyebaran hama dan melindungi hasil panen petani.

    Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi menyatakan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah strategis dalam menghadapi serangan wereng coklat ini. “Dua minggu lalu, Dinas Pertanian telah menyalurkan bantuan insektisida ke wilayah Kecamatan Pakuniran dan Kotaanyar sebagai upaya awal pengendalian hama,” katanya.

    Selain itu jelas Arif, pihaknya juga aktif mengedukasi petani melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi pertanaman padi yang lembab akibat cuaca, risiko penyebaran wereng semakin tinggi. “Oleh karena itu, pemantauan intensif harus dilakukan agar serangan bisa segera dikendalikan sebelum meluas,” jelasnya.

    Menurut Arif, Diperta telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi para petani guna menekan penyebaran wereng coklat diantaranya segera melakukan panen – Tanaman padi yang telah berumur lebih dari 85 hari sebaiknya segera dipanen untuk menghindari kerusakan lebih lanjut akibat serangan hama serta membakar jerami dan tanaman tersebut agar hama yang masih ada di pertanaman mati dan tidak menyebar ke pertanaman lain (yang lebih muda).

    “Kami akan melakukan surveilance saat masuk pertama (8 April) dan membagikan insektisida serta melakukan gerakan pengendalian secara serentak, terutama agar hama wereng tidak menyebar ke pertanaman sekitarnya yang masih sehat,” terangnya.

    Arif menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkomitmen untuk terus membantu petani dalam menghadapi ancaman hama wereng coklat. Melalui program pengendalian hama yang terstruktur, diharapkan produksi padi tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah tidak terganggu.

    “Kami menekankan pentingnya deteksi dini dengan mengenali tanda-tanda awal serangan wereng seperti daun padi yang menguning dan mengering serta keberadaan wereng dalam jumlah banyak di batang tanaman. Dengan langkah yang tepat dan kerja sama antara pemerintah dan petani serta ancaman gagal panen akibat wereng coklat dapat diminimalisir,” pungkasnya. Hery

     

     

     

     

     

  • Pemkab Lakukan Penataan PKL di Kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan

    KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Jum’at (4/4/2025).

     

     

    Penataan PKL ini melibatkan 50 orang personel terdiri dari DKUPP, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo.

    Selain itu, penataan PKL ini juga melibatkan kolaborasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan kelancaran proses penataan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman dan nyaman, baik bagi pengunjung maupun para pedagang.

    Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami melalui Kepala Bidang Perdagangan Mehdinsareza Wiriarsa mengatakan kegiatan penataan PKL ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan ketertiban, keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung yang datang ke Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. “Selain itu, kami juga ingin memberikan kepastian bagi para PKL agar mereka dapat beraktifitas dengan nyaman dan tertib,” ujarnya.

    Menurut Reza, penataan PKL di kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya penataan yang lebih rapi, pengunjung dapat menikmati suasana yang lebih nyaman dan terorganisir saat mengunjungi area tersebut.

    “Penataan ini juga dilakukan untuk memperbaiki fasilitas umum, seperti pengelolaan parkir dan penyediaan infrastruktur kelistrikan yang akan memudahkan pengelolaan kegiatan di kawasan Stadion Gelora Merdeka,” jelasnya.

    Reza menerangkan bahwa Pemkab Probolinggo berharap agar penataan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, baik untuk para pedagang maupun pengunjung. “Dengan adanya pengelolaan yang lebih baik, diharapkan akan tercipta kawasan yang nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat,” harapnya.

    Lebih lanjut Reza menegaskan sebagai rencana tindak lanjut dari penataan ini adalah pembangunan infrastruktur kelistrikan dan pengelolaan parkir yang lebih efisien. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung kenyamanan serta ketertiban bagi semua pihak yang beraktivitas di sekitar stadion Gelora Merdeka Kraksaan.

    “Penataan PKL ini merupakan bentuk komitmen dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan teratur. Harapannya, penataan PKL ini bisa meningkatkan kenyamanan dan ketertiban di ruang publik,” pungkasnya. Hery

     

  • Warga Sumberpoh Ditemukan Tewas di Jalan Alas Malang, Polisi Kejar Jejak di Balik Kematian Misterius

    Warga Sumberpoh Ditemukan Tewas di Jalan Alas Malang, Polisi Kejar Jejak di Balik Kematian Misterius

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Seorang perempuan ditemukan tewas dengan luka-luka di tengah Jalan Alas Malang, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Jumat (4/4) dini hari. Korban diketahui berinisial DND (24), warga Dusun Krajan, Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron.

    Informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Parman (45) yang melintas di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB. Menyaksikan kondisi korban yang tergeletak berlumuran darah, Parman langsung melapor ke Polsek Banyuanyar.

    Petugas gabungan dari Polsek Banyuanyar dan tim identifikasi Polres Probolinggo segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan guna dilakukan visum.

    Kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk Seno (50), warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut. Hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan. Polisi masih mendalami motif dan penyebab kematian korban.

    Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kematian korban. (Bersambung)

  • Koramil Kanigaran Mengawal Dan Mengamankan Kegiatan Halal Bihalal

    Probolinggo | kabarbromo.com –
    Koramil 0820/01 Kanigaran mengawal dan mengamankan kegiatan halal bihalal yang di hadiri oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimi Iskandar di wilayan Kelurahan Triwong Lor, Kota Probolinggo yang di prakarsai oleh keluarga Bani Sholeh, Jumat (4/4).

    Anggota Koramil 0820/01 Kanigaran Sertu M Napon mengatakan bahwa kehadirannya dalam rangka mengawal pelaksanaan kegiatan halal bihalal dengan harapan dapat memberikan rasa aman dan nyaman.

    “Kehadiran kami dalam kegiatan halal bihalal ini sebagai bentuk kepedulian dan tangung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan,” kata Sertu M Napon.

    Sertu M Napon menambahkan kehadiran pihaknya sebagai aparat kewilayahan merupakan bagian dari tugas pokok sebagai pembina desa yang senantiasa melaksanakan pengamanan wilayah binaan dan melaksanakan komunikasi sosial agar tercapai tujuan dari pembinaan teritorial Kodim 0820/Probolinggo.

    “Kami akan selalu pro aktif dan siap untuk melaksanakan pengamanan dan pengawalan dalam setiap kegiatan di wilayah baik itu kegiatan pemerintahan ataupun kegiatan keagamaan,”ujarnya.

    Sementara Agus selaku tuan rumah mengungkapkan rasa sukur dan terimakasih pada semua pihak yang ikut membantu dan mengawal jalannya kegiatan halal bihalal ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sukses. “Terimakasih dan apresiasi kami sampaikan kepada pihak aparat TNI-Polri dan yang lain,”tuturnya.

  • Perbaikan Jalan di Desa Bermi, Kecamatan Krucil: DPRD Ibu Nurhasanah Turun Langsung Bantu Masyarakat

    Perbaikan Jalan di Desa Bermi, Kecamatan Krucil: DPRD Ibu Nurhasanah Turun Langsung Bantu Masyarakat

    Probolinggo | kabarbromo.com –
    Upaya perbaikan infrastruktur terus menjadi prioritas di Kabupaten Probolinggo, khususnya di Kecamatan Krucil. Salah satu langkah nyata dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Ibu Nurhasanah dari Fraksi NasDem Dapil 3, yang turun langsung untuk membantu masyarakat dalam perbaikan jalan di Desa Bermi.

    Dalam aksi tersebut, Ibu Nurhasanah bersama masyarakat setempat melakukan penanganan pertama berupa pengurukan dan perataan tanah sementara untuk memperbaiki akses jalan yang rusak. Beliau juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi serta menindaklanjuti proses perbaikan jalan agar dapat diselesaikan secara maksimal.

    Kegiatan ini turut didukung oleh Camat Krucil, Kepala Desa Bermi Bapak Yusuf, Ketua Tanah Zaha, serta masyarakat sekitar yang antusias bergotong royong dalam perbaikan jalan. Semangat kebersamaan ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif warga sangat berperan dalam pembangunan daerah.

    Ibu Nurhasanah menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini. “Alhamdulillah, kami dapat membersamai masyarakat dan sangat mengapresiasi antusiasme mereka. Dengan langkah ini, kita dapat mendorong kemajuan Probolinggo, karena perbaikan infrastruktur jalan bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi bagi kesejahteraan masyarakat. Jalan yang baik akan meningkatkan aksesibilitas, memperlancar transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

    Sementara itu, Camat Krucil juga menyoroti kondisi jalan di beberapa titik yang mengalami kerusakan parah, termasuk di Desa Bermi. “Kami mencoba menggerakkan masyarakat untuk melakukan kerja bakti sementara guna perbaikan. Ini merupakan langkah awal sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

    Kepala Desa Bermi, Bapak Yusuf, mewakili warganya, menyampaikan rasa terima kasih kepada DPRD Dapil 3 atas respons cepatnya dalam membantu masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan tindakan sigap yang diberikan. Rakyat juga berharap dan mengapresiasi Bupati Probolinggo, Gus Haris, yang cepat merespons kebutuhan infrastruktur. Semoga perbaikan jalan di Krucil terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat dan perkembangan sektor wisata di daerah ini,” tutur Bapak Yusuf.

    Dalam kesempatan ini, Ketua Tanah Zaha juga menyampaikan pentingnya perbaikan jalan bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Menurutnya, jalan yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga, terutama bagi para petani dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada kelancaran akses transportasi. “Perbaikan jalan ini sangat penting karena mempermudah distribusi hasil pertanian dan mendukung ekonomi lokal,” katanya.

    Antusiasme masyarakat dalam kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan pentingnya infrastruktur yang baik semakin meningkat. Beberapa warga yang ikut serta menyampaikan harapan agar pemerintah daerah terus memperhatikan kondisi jalan di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perbaikan lebih lanjut.

    DPRD Kabupaten Probolinggo juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Probolinggo, Dr. Mohammad Haris, yang telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya di Kecamatan Krucil. Harapannya, perbaikan jalan di beberapa titik dapat segera terealisasi guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

    Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Keberlanjutan proyek perbaikan jalan ini akan terus dipantau dan didukung oleh berbagai pihak agar hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kecamatan Krucil,”pungkasnya.(**).

  • Bupati Haris Terima Kunjungan Silaturahim Mensos RI dan Wali Kota Malang

    Bupati Haris Terima Kunjungan Silaturahim Mensos RI dan Wali Kota Malang

     

    PAJARAKAN – Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menerima kunjungan silaturahim dari Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di kediaman pribadi di Kompleks Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Kamis (3/4/2025).

     

     

    Turut menerima dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur.

    Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana yang penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahim, pertemuan ini juga membahas sejumlah program dari Kementerian Sosial RI yang memiliki dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

    Salah satu topik utama yang dibahas adalah program Sekolah Rakyat (SR) yang akan segera digulirkan di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Probolinggo sebagai proyek percontohan. Program ini merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membantu keluarga miskin dan mendorong kemajuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

    Menteri Sosial (Mensos) RI H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat akan menyediakan fasilitas pendidikan mulai dari SD hingga SMA dengan kapasitas yang diharapkan mencapai 1.000 murid di setiap jenjang pendidikan.

    “Sekolah ini akan difokuskan pada anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan adanya program ini, diharapkan keluarga miskin dapat bangkit dan meraih kesejahteraan,” ujarnya.

    Menurut Gus Ipul, salah satu tujuan dari program ini adalah memuliakan keluarga miskin dan mendukung mereka menuju kesejahteraan. Dengan pendidikan yang lebih baik, mereka diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan Indonesia.

    “Program Sekolah Rakyat ini akan dijalankan di seluruh Indonesia, dengan target satu kabupaten atau kota memiliki setidaknya satu sekolah rakyat. Dalam rangka merealisasikan program ini, Kementerian Sosial mengharapkan dukungan penuh dari para kepala daerah, termasuk Bupati Probolinggo,” tegasnya.

    Gus Ipul menegaskan Kabupaten Probolinggo sendiri termasuk dalam salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur. Namun, dengan adanya program Sekolah Rakyat dan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, diharapkan perekonomian lokal bisa berkembang dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

    “Kami memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo dalam mempersiapkan konsep Sekolah Rakyat. Kami berharap Kabupaten Probolinggo dapat menjadi contoh dalam implementasi program Sekolah Rakyat,” tambahnya.

    Sementara Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan program Sekolah Rakyat ini merupakan konsep dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menjadi program prioritas dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

    “Program ini memang harus terbreakdown dan terkonsep dengan baik. Alhamdulillah hari ini Gus Mensos yang sudah seperti keluarga ini hadir dan berdiskusi tentang program Kementerian Sosial terutama Sekolah Rakyat,” katanya.

    Bupati Haris menerangkan Kabupaten Probolinggo siap menjadi salah satu daerah prioritas untuk proyek program Sekolah Rakyat. “Kami telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan segera melanjutkan persiapan lainnya. Tinggal kita menunggu konsep lebih jauh tentang rekrutmen dan lain-lain. Prinsip kita siapkan semuanya,” jelasnya.

    Menurut Bupati Haris, Kabupaten Probolinggo sudah siap untuk menyiapkan tim yang terdiri dari beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk menyiapkan konsep Sekolah Rakyat. Memang targetnya dipertengahan tahun ini sudah harus running. “Kita mempersiapkan segala kemungkinan dan Kabupaten Probolinggo harus siap,” tegasnya.

    Bupati Haris menegaskan Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah termiskin di Jawa Timur. Hal ini menjadi salah satu atensi dari Mensos RI dan akan mendapatkan penanganan khusus. “Kami berharap Kabupaten Probolinggo dapat keluar dari data kemiskinan dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik bagi warga Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. Irawan

     

     

  • DPRD Abdurahman Dapil 3 Fraksi Gerindra Turun Langsung Perbaiki Jalan di Desa Bermi, Krucil

    DPRD Abdurahman Dapil 3 Fraksi Gerindra Turun Langsung Perbaiki Jalan di Desa Bermi, Krucil

    Probolinggo | kabarbromo.com – Kerusakan jalan di Kecamatan Krucil, khususnya di Desa Bermi, akhirnya mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi Gerindra Komisi 1, Bapak Abdurahman. Menyadari pentingnya akses jalan yang layak bagi masyarakat, beliau turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan pertama dengan sigap.

    Langkah awal yang dilakukan adalah pengurukan dan perataan tanah guna memberikan solusi sementara bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan DPRD Bapak Abdurahman, tetapi juga didukung penuh oleh Camat Krucil, Kepala Desa Bermi Bapak Yusuf, Ketua Tanah Zaha, serta masyarakat sekitar yang dengan semangat bergotong royong membantu proses perbaikan.

    Dalam keterangannya, DPRD Bapak Abdurahman menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal proses perbaikan jalan ini hingga selesai. “Saya siap dan akan terus mengawal perbaikan jalan ini sampai tuntas. Mohon doa dan dukungannya, insyaallah pada bulan Mei perbaikan jalan akan segera dilaksanakan,” ujarnya dengan penuh optimisme.

    Seperti diketahui, perbaikan jalan ini sebenarnya telah diajukan ke Dinas PUPR untuk segera direalisasikan. Namun, akibat adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, beberapa proyek infrastruktur, termasuk perbaikan jalan di Krucil, mengalami sedikit keterlambatan. Meskipun demikian, upaya untuk memastikan pembangunan tetap berjalan terus dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui inisiatif swadaya dan gotong royong masyarakat.

    Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Setempat

    Camat Krucil dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kondisi jalan di beberapa titik di wilayahnya memang cukup memprihatinkan, dan Desa Bermi menjadi salah satu yang mengalami kerusakan paling parah. Oleh karena itu, pihaknya menggerakkan masyarakat untuk melakukan kerja bakti sebagai langkah awal perbaikan sebelum proyek pembangunan utama dimulai.

    “Kami sadar bahwa kondisi jalan yang rusak ini sangat menghambat aktivitas warga, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk kepentingan ekonomi dan pendidikan. Oleh karena itu, sebelum dilakukan pembangunan permanen, kami bersama masyarakat berinisiatif untuk melakukan kerja bakti sementara agar jalan dapat digunakan dengan lebih baik,” ungkap Camat Krucil.

    Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Bremi, Bapak Yusuf, juga menyampaikan apresiasinya kepada DPRD Dapil 3 yang telah sigap membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan infrastruktur ini.

    “Kami mewakili masyarakat Desa Bermi dan bremi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Abdurahman dan jajaran yang telah turun langsung membantu kami. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa dan sangat kami apresiasi. Rakyat berharap perbaikan jalan ini dapat segera terealisasi, karena selain berdampak pada perekonomian warga, jalan yang baik juga akan mendukung sektor pariwisata di wilayah Krucil,” ujar Kepala Desa Bermi.

    Dukungan dari Bupati Probolinggo

    Di sisi lain, DPRD Bapak Abdurohman juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Probolinggo, Dr. Mohammad Haris, yang telah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo, khususnya di Kecamatan Krucil. Beliau menegaskan bahwa perbaikan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Gus Haris yang terus memberikan prioritas pada pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo. Dukungan beliau sangat berarti, terutama bagi masyarakat Krucil yang sangat membutuhkan akses jalan yang lebih baik. Dengan infrastruktur yang memadai, bukan hanya aktivitas ekonomi masyarakat yang terbantu, tetapi juga sektor pariwisata yang semakin berkembang,” ujar Bapak Abdurahman.

    Beliau juga menambahkan bahwa dirinya akan terus memastikan pembangunan jalan di Kecamatan Krucil, khususnya di Desa Bermi, bisa segera terealisasi tanpa ada hambatan berarti.

    “Saya berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga benar-benar selesai. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena kami bersama pemerintah daerah akan berusaha sebaik mungkin agar perbaikan jalan ini berjalan sesuai rencana. Insyaallah bulan Mei nanti kita bisa melihat hasilnya,” tegasnya.

    Harapan Masyarakat

    Sementara itu, warga Desa Bermi dan bremi sangat menyambut baik inisiatif yang telah dilakukan oleh DPRD Bapak Abdurahman beserta jajaran pemerintah setempat. Mereka berharap perbaikan jalan ini benar-benar dapat terealisasi sesuai dengan rencana yang telah disampaikan.

    “Kami sebagai masyarakat tentu sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari pemerintah dan para wakil rakyat yang benar-benar peduli dengan kondisi infrastruktur di desa kami. Semoga janji perbaikan ini bisa segera terwujud, karena jalan yang baik sangat kami butuhkan untuk kegiatan sehari-hari,” ungkap salah satu warga setempat.

    Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan kondisi infrastruktur di Kecamatan Krucil dapat terus membaik, sehingga mendukung kesejahteraan warga serta perkembangan sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut. (**).