Tag: #DinasKesehatan

  • Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Edukasi Anggota Pramuka SMAN 1 Gending tentang Kesehatan Remaja dan Aksi Bergizi

    Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Edukasi Anggota Pramuka SMAN 1 Gending tentang Kesehatan Remaja dan Aksi Bergizi

    Probolinggo, kabarbromo.com — Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan serta pentingnya penerapan pola hidup sehat, Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo melalui Tim Promosi Kesehatan melaksanakan kegiatan Edukasi Kesehatan Remaja dan Aksi Bergizi di SMAN 1 Gending, pada Jumat (21/08/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh 210 anggota Pramuka aktif beserta guru pendamping. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi remaja untuk memahami berbagai aspek kesehatan yang berkaitan langsung dengan kehidupan mereka, sekaligus mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat sejak usia sekolah.

    Kegiatan turut dihadiri oleh Waka Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka, Ketua Kwarran Gending, Camat Gending, Kasi Kesra Kecamatan Gending, Waka SMAN 1 Gending, perwakilan Puskesmas Gending, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, serta Tim Promosi Kesehatan.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari beberapa narasumber sesuai dengan bidangnya, yaitu Pinsaka Bakti Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo yang menyampaikan materi Sosialisasi Saka Bakti Husada. Materi tersebut bertujuan mengenalkan peran dan kegiatan Saka Bakti Husada dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap kesehatan serta mampu menjadi pelopor perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    Materi selanjutnya disampaikan oleh Subkoordinator KGM mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mengenali perubahan pada masa remaja, serta membangun sikap dan perilaku yang bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan diri.

    Sementara itu, materi Aksi Bergizi pada Remaja disampaikan oleh Ahmad Dzulkifli, S.Gz, M.Kes, Nutrisionis dari Kota Batu. Peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, kebiasaan makan sehat, serta penerapan perilaku hidup sehat untuk menunjang pertumbuhan, perkembangan, dan produktivitas remaja.

    Melalui kegiatan edukasi kesehatan dan aksi bergizi ini, diharapkan para anggota Pramuka dan guru pendamping tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pelopor kesehatan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi muda Kabupaten Probolinggo yang sehat, aktif, produktif, dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan diri serta lingkungannya. (Red)

     

  • Dugaan Bau Menyengat di SPPG Liprak Kidul: Komitmen Gizi atau Ancaman Sanitasi?

    Ilustrasi

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Sebuah potongan video amatir berdurasi singkat mendadak viral di berbagai grup WhatsApp warga Probolinggo pada 06 Mei 2026. Video tersebut diduga merekam aliran limbah di area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, yang dinarasikan menjadi sumber aroma busuk yang menusuk hidung warga sekitar.

    ​Limbah yang diduga berasal dari sisa operasional pengolahan bahan pangan tersebut memicu polemik. Di satu sisi, SPPG hadir dengan misi mulia menekan angka stunting; di sisi lain, tata kelola sanitasi yang buruk berpotensi menjadi bumerang bagi kesehatan publik.

    ​Berdasarkan rekaman yang beredar, terlihat aliran limbah organik di area selokan terbuka yang menurut narasi pengunggah video, memicu bau tak sedap.

    ​”Baunya sangat menyengat,” ujar salah satu warga dalam narasi video tersebut.

    ​Ketajaman profesionalisme Kepala SPPG kini dipertanyakan. Jika benar terjadi kelalaian dalam pengelolaan limbah, hal ini bertentangan dengan standar operasional prosedur (SOP) fasilitas pengolahan pangan yang seharusnya mengedepankan aspek higienitas, mulai dari hulu hingga ke pembuangan akhir.

    ​Redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi melalui pesan whatsapp kepada Kepala SPPG Liprak Kidul guna meminta penjelasan terkait temuan limbah tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan respons atau jawaban resmi.

    ​Publik kini menanti langkah tegas dari Dinas Kesehatan maupun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo untuk turun tangan memeriksa kelayakan pengelolaan limbah di lokasi yang seharusnya menjadi simbol kesehatan tersebut. (Redaksi)