Tag: #MuktamarNUJombang

  • Kawal Kesehatan Muktamirin, Kepala UPT Puskesmas Krejengan Turut Siaga di Muktamar ke-35 NU

    Kawal Kesehatan Muktamirin, Kepala UPT Puskesmas Krejengan Turut Siaga di Muktamar ke-35 NU

    JOMBANG, kabarbromo.com — Ribuan muktamirin dari berbagai daerah memadati area Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Di tengah padatnya agenda dan dinamika forum tertinggi warga Nahdliyin tersebut, kesiapan layanan kesehatan menjadi salah satu penopang utama kelancaran acara.

    Sejumlah tenaga medis dari PCNU Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, turut ambil bagian dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal di arena muktamar. Salah satu yang terlibat aktif di pos kesehatan adalah Kepala UPT Puskesmas Krejengan, Nurul Avif Dwi Sukmana, S.Kep., Ners., M.Kes.

    Nurul Avif, yang juga menjabat dalam kepengurusan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kraksaan, bersinergi dengan tim kesehatan gabungan untuk mengawal kondisi fisik para peserta maupun pengunjung selama kegiatan berlangsung.

    Mendedikasikan Pelayanan untuk Muktamirin

    Keterlibatan tenaga medis profesional berlatar belakang organisasi Nahdliyin ini menjadi sarana pengabdian langsung. Dalam mengawal arena muktamar, tim kesehatan bersiap siaga selama 24 jam untuk menangani berbagai keluhan kesehatan umum yang dialami peserta, mulai dari kelelahan, gangguan pencernaan, hingga pemantauan kondisi darurat.

    “Kehadiran kami di pos kesehatan muktamar ini adalah bentuk khidmah kepada jamaah dan jam’iyyah NU. Kami ingin memastikan para kiai, pengurus, dan seluruh muktamirin berada dalam kondisi prima sehingga rangkaian muktamar berjalan lancar,” ujar Nurul Avif di lokasi perhelatan, Jombang, Minggu (30/08/2026).

    Sebagai Kepala UPT Puskesmas Krejengan sekaligus pengurus LKNU, ia menilai pemenuhan fasilitas kesehatan dasar di ajang ber-skala nasional ini merupakan kunci penting dalam mendukung kelancaran forum.

    Pos Kesehatan Disiapkan Terpadu

    Guna mendukung dinamika muktamar, panitia lokal bekerjasama dengan LKNU dan dinas kesehatan setempat menempatkan pos pelayanan kesehatan di beberapa titik strategis, termasuk di sekitar lokasi arena utama dan pemukiman peserta.

    Tim yang bertugas dibekali dengan fasilitas pemeriksaan tekanan darah, obat-obatan esensial, hingga unit penanganan pertama bila terjadi kegawatdaruratan medis.

    Integrasi antara praktisi medis dari berbagai daerah, seperti halnya perwakilan LKNU PCNU Kraksaan, diharapkan dapat memberikan penanganan yang cepat dan responsif sepanjang berjalannya Muktamar ke-35 NU. (Redaksi)

     

  • Mengabdi di Jombang: Cerita Kepala Puskesmas Paiton Layani Kesehatan Muktamirin NU

    Mengabdi di Jombang: Cerita Kepala Puskesmas Paiton Layani Kesehatan Muktamirin NU

    JOMBANG, kabarbromo.com — Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya ribuan ulama dan kader dari seluruh pelosok negeri, tetapi juga menjadi arena panggung pengabdian bagi para tenaga medis.

    Foto: Duwi Purwadji, S.Kep.Ns. sedang memeriksa salah satu anggota Banser

    Di balik padatnya agenda permusyawaratan, sosok Duwi Purwadji, S.Kep.Ns., tampak sigap di Pos Pelayanan Kesehatan Muktamar. Pria yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Paiton, Kabupaten Probolinggo ini turun langsung melayani para muktamirin dan petugas lapangan.

    Duwi, yang juga aktif sebagai pengurus Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kraksaan, membagi fokusnya antara tugas profesional medis dan panggilan pengabdian jam’iyah. Dengan kemeja lapangan LKNU dan kopiah hitam khas Nahdliyin, ia cermat memeriksa kondisi fisik serta mencatat rekam medis para peserta hingga personel Banser yang mengalami kelelahan.

    “Tugas kami memastikan seluruh peserta, kiai, dan petugas pendukung dalam kondisi prima selama mengikuti jalannya muktamar. Mobilitas yang tinggi dan cuaca yang cukup dinamis tentu berpengaruh pada fisik,” ujar Duwi di sela aktivitas pemeriksaan pasien, pada Ahad (30/08/2026).

    Posko kesehatan tempat Duwi bertugas saban hari menangani berbagai keluhan kesehatan ringan khas ajang berkumpul massa, seperti hipertensi, kelelahan, dan gangguan pencernaan. Keterlibatan aktif tenaga kesehatan daerah seperti Duwi Purwadji menjadi penopang penting di balik kelancaran hajatan terbesar warga Nahdliyin tersebut. (Redaksi)

     

  • Kawal Muktamar Ke-35 NU, LKNU Kraksaan Buka Posko Kesehatan Gratis di Tower 6 dan 8 Tambakberas

    Kawal Muktamar Ke-35 NU, LKNU Kraksaan Buka Posko Kesehatan Gratis di Tower 6 dan 8 Tambakberas

    JOMBANG, kabarbromo.com — Ribuan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru tanah air memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, untuk menghadiri Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Di tengah padatnya agenda organisasi tersebut, faktor fisik dan stamina para peserta menjadi perhatian penting.

    Mengantisipasi tingginya kebutuhan medis selama helatan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kraksaan mengambil peran aktif dengan mendirikan pos layanan kesehatan di area muktamar.

    “Obat-obatan hingga peralatan medis sudah kami persiapkan secara maksimal. Semua diperuntukkan bagi muktamirin maupun warga nahdliyin yang membutuhkan penanganan medis,” ungkap Ketua LKNU PCNU Kraksaan, Sugianto.

    Menjangkau Dua Point Strategis

    Untuk memastikan penanganan medis dapat menjangkau peserta dengan cepat, LKNU Kraksaan menyebarkan personel dan logistik kesehatannya di dua lokasi utama, yakni area Tower 6 dan Tower 8.

    Penyebaran titik posko ini dinilai penting agar peserta yang mengalami penurunan kondisi fisik tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pertolongan pertama.

    “Harapan kami, fasilitas dan layanan yang disiagakan ini bisa membawa manfaat nyata, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jamaah selama berkegiatan di Jombang,” tambah Sugianto.

    Inisiatif PCNU Kraksaan dalam menerjunkan tim medis ini menjadi wujud kepedulian nyata organisasi terhadap keselamatan jamaah, sekaligus bagian dari khidmah untuk mensukseskan helatan tertinggi di tubuh Nahdlatul Ulama tersebut. (Redaksi)