Tag: Pengembangan Kompetensi ASN

  • BKPSDM Kab Probolinggo Tutup Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan II, Mendorong Budaya Kepemimpinan yang Memberdayakan

    BKPSDM Kab Probolinggo Tutup Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan II, Mendorong Budaya Kepemimpinan yang Memberdayakan

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com — Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi menutup Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan II bagi Pejabat Administrator Tahun 2026 pada Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 November 2026 ini, merupakan hasil kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

    Sebanyak 40 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo berpartisipasi aktif dalam pelatihan berdurasi 28 Jam Pelajaran (JP) tersebut. Para peserta berasal dari berbagai unsur instansi, mulai dari Inspektorat, perangkat daerah, badan, UOBK RSUD Waluyo Jati dan RSUD Tongas, hingga jajaran kecamatan.

    Pelatihan ini diselenggarakan untuk menanamkan filosofi bahwa seorang pemimpin yang baik tidak sekadar memberi arahan atau instruksi. Lebih dari itu, pemimpin dituntut untuk mampu mendengarkan, membimbing, serta menumbuhkan potensi terbaik yang dimiliki oleh bawahannya.

    Dalam sesi materi kepemimpinan, Deputi Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, menggarisbawahi pentingnya konsep Leader as Coach. Melalui pendekatan ini, para pejabat diajak untuk menggeser paradigma kepemimpinan konvensional. Pemimpin diharapkan lebih banyak mendengar, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat dan konstruktif, serta memberikan kepercayaan kepada anggota tim agar mereka mandiri dan bertanggung jawab atas tugasnya.

    Sebelumnya, saat pembukaan acara, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto, yang hadir mewakili Bupati Probolinggo, turut menyampaikan pesan mendalam. Ia menekankan pentingnya memulai setiap kebaikan dari diri sendiri melalui tutur kata dan tindakan nyata, sekaligus meninggalkan jejak atau legacy positif dalam perjalanan kepemimpinan.

    Memasuki hari terakhir, para peserta langsung dipraktikkan dalam sesi Live Coaching and Mentoring untuk menguji keterampilan yang telah dipelajari, diikuti dengan evaluasi dan umpan balik secara menyeluruh. Saat melepas para peserta, Asisten III Sekretariat Daerah mengingatkan agar seluruh ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebatas pemahaman teori di kelas pelatihan saja.

    “Hasil pembelajaran ini harus dibawa dan diterapkan di unit kerja masing-masing. Bangun komunikasi yang terbuka, dengarkan gagasan staf, bimbing mereka menemukan solusi, serta dorong peningkatan kompetensi pegawai,” tegasnya.

    Momentum pelepasan ini sekaligus menandai komitmen Pemkab Probolinggo dalam memperkuat implementasi Corporate University. Langkah strategis ini menempatkan pembelajaran berkelanjutan sebagai bagian utama dalam menjawab berbagai tantangan dan dinamika organisasi.

    Melalui program yang terencana, aplikatif, dan berdampak ini, BKPSDM Kabupaten Probolinggo optimistis dapat mewujudkan budaya kerja yang kolaboratif. Sebab, keberhasilan seorang pemimpin sejati tidak hanya diukur dari capaian target tim, melainkan dari seberapa besar kemampuannya mencetak dan menumbuhkan sumber daya manusia di dalamnya. (*)