Peringati Hari Santri 2026, DKC Garda Bangsa Probolinggo Napak Tilas ke Makam Ulama Besar

Ditulis oleh

di

Probolinggo, Kabarbromo.com – Mengingat kembali rekam jejak dan jasa para kiai, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo menggelar agenda Napak Tilas Ulama pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 ini diikuti oleh jajaran pengurus, mulai dari Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Mohammad Badrul Kamal, Sekretaris Irfan Ardiansyah, Bendahara Fina Farhana, hingga belasan kader Garda Bangsa.

Rangkaian perjalanan religi ini diawali dengan ziarah ke makam KH. Hasan Sepuh di kawasan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, untuk menziarahi makam perintis dan pengasuh pesantren, yakni KH. Zaini Mun’im serta KH. Abdul Haq Zaini.

Tidak berhenti di situ, perjalanan dilanjutkan lintas daerah menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kabupaten Situbondo. Di sana, para pengurus dan kader memanjatkan doa bersama di makam Pahlawan Nasional KH. R. As’ad Syamsul Arifin dan KH. R. Fawaid As’ad.

Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal, menegaskan bahwa napak tilas ini bukan sekadar tradisi rutin, melainkan upaya konkret menanamkan kembali sejarah perjuangan pesantren kepada generasi muda.

“Melalui napak tilas ini, kami ingin terus mengenang perjuangan para ulama dan meneladani nilai keikhlasan serta pengabdian mereka. Semangat para kiai harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Badrul Kamal.

Ia juga mengungkapkan rencana DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo untuk memperluas jangkauan kegiatan safari religi tersebut di masa mendatang.

“Insyaallah, ke depan kami berencana menggelar ziarah Wali Lima. Kami berharap agenda ini dapat mempererat kebersamaan antaranggota sekaligus menumbuhkan rasa tazim terhadap para pahlawan dan penyebar syiar Islam di Nusantara,” lanjutnya.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo berharap generasi muda tidak kehilangan akar sejarah, serta terus tergerak memberikan pengabdian terbaik bagi agama, masyarakat, dan bangsa. ( FBL )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *