Penulis: Redaksi Satu

  • Seleksi Perangkat Desa Kalisalam Digelar, Hasil Akan Segera Diumumkan

    Seleksi Perangkat Desa Kalisalam Digelar, Hasil Akan Segera Diumumkan

     

     

     

    Probolinggo – Pemerintah Desa Kalisalam menggelar seleksi pemilihan perangkat desa sebagai upaya mengisi posisi perangkat yang kosong sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan seleksi tersebut berlangsung dengan tertib dan transparan, serta diikuti oleh para peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Senin, 9 /03/2026 .

    Proses seleksi ini dilaksanakan melalui tahapan tes yang bertujuan untuk menjaring calon perangkat desa yang memiliki kemampuan, integritas, serta kesiapan dalam menjalankan tugas pemerintahan desa. Hasil dari tes tersebut rencananya akan segera diumumkan setelah seluruh proses penilaian selesai dilakukan oleh panitia.

     

    Ketua Panitia Seleksi, Sugeng Sunaryoto, menyampaikan bahwa proses seleksi ini dilakukan secara objektif dan profesional. Ia berharap siapa pun yang nantinya dinyatakan lolos benar-benar mampu mengemban amanah sebagai perangkat desa.

    “Siapapun yang nantinya terpilih, kami berharap benar-benar menjadi perangkat desa yang mumpuni, memiliki tanggung jawab, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Kalisalam,” ungkap Sugeng Sunaryoto.

    Sementara itu, Kepala Desa Kalisalam, Mat Ali, menyampaikan bahwa seleksi perangkat desa ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk memperkuat sistem pelayanan publik di tingkat desa. Menurutnya, perangkat desa memiliki peran penting dalam membantu kepala desa menjalankan program pembangunan serta pelayanan administrasi kepada warga.

    Pelaksanaan tes tersebut juga mendapat perhatian dari berbagai instansi terkait. Kegiatan seleksi turut dihadiri oleh unsur pemerintahan dan aparat keamanan, di antaranya Camat Dringu serta Kapolsek Dringu, yang hadir untuk memastikan jalannya proses seleksi berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Setelah hasil tes diumumkan, calon perangkat desa yang dinyatakan lolos akan segera dipersiapkan untuk proses pelantikan. Rencananya, pelantikan perangkat desa terpilih akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yakni sekitar tanggal 10 hingga 16 Maret 2026.

    Dengan adanya seleksi ini, Pemerintah Desa Kalisalam berharap dapat memperoleh perangkat desa yang kompeten, berdedikasi, serta mampu mendukung jalannya roda pemerintahan desa secara efektif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

     

    Hery.

     

     

     

  • Laaberyl Kacang Bawang, Camilan Gurih Karya UMKM Desa Paiton

    Laaberyl Kacang Bawang, Camilan Gurih Karya UMKM Desa Paiton

     

     

     

     

    Probolinggo – Produk camilan lokal kembali hadir dengan kualitas dan tampilan yang menarik. Kali ini datang dari Desa Paiton, Kabupaten Probolinggo, melalui produk Laaberyl Kacang Bawang yang diproduksi oleh pelaku UMKM, Ibu Verda Agustina.

    Sebagai owner, Ibu Verda Agustina . menghadirkan camilan kacang bawang dengan cita rasa gurih dan renyah yang khas. Produk ini dibuat dari kacang pilihan yang diolah dengan bumbu bawang berkualitas, sehingga menghasilkan rasa yang lezat dan cocok dinikmati oleh berbagai kalangan.  Minggu, 08/03/2026 .

     

     

    Laaberyl . Kacang Bawang juga tampil dengan kemasan modern dan elegan. Produk ini tersedia dalam kemasan standing pouch berwarna emas serta kemasan toples transparan yang praktis. Selain memberikan kesan premium, kemasan tersebut juga menjaga kualitas dan kerenyahan kacang agar tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

    Menurut Ibu Verda Agustina, usaha ini berawal dari keinginannya untuk menghadirkan camilan rumahan yang memiliki kualitas rasa tinggi sekaligus dapat bersaing di pasaran.

    “Kami ingin menghadirkan produk camilan yang enak, higienis, dan bisa dinikmati semua kalangan. Semoga Laaberyl Kacang Bawang bisa diterima masyarakat luas,” ujarnya.

    Dengan rasa yang gurih dan tekstur yang renyah, Laaberyl Kacang Bawang sangat cocok dijadikan teman bersantai, hidangan saat berkumpul bersama keluarga, maupun sebagai oleh-oleh khas daerah.

    Kehadiran Laaberyl Kacang Bawang juga menjadi bukti bahwa pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo terus berinovasi dalam menghadirkan produk berkualitas. Diharapkan produk ini mampu berkembang lebih luas dan menjadi salah satu camilan favorit masyarakat.

     

     

     

    Hery

     

  • LSM AMPP Apresiasi Kepemimpinan Supriyanto sebagai Ketua DPC PAPDESI Kabupaten Probolinggo

    LSM AMPP Apresiasi Kepemimpinan Supriyanto sebagai Ketua DPC PAPDESI Kabupaten Probolinggo

     

     

     

    Probolinggo – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) memberikan apresiasi atas kinerja dan kepemimpinan Supriyanto selaku Ketua DPC PAPDESI (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo periode 2023–2028. Minggu, 08/03/2024.

    Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua LSM AMPP, Lutfi Hamid, yang menilai bahwa kepemimpinan Supriyanto mampu membawa semangat kebersamaan dan memperkuat koordinasi antar kepala desa di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.

    Menurut Lutfi Hamid, keberadaan PAPDESI di bawah kepemimpinan Supriyanto tidak hanya menjadi wadah komunikasi antar aparatur pemerintah desa, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

     

    “LSM AMPP mengapresiasi kepemimpinan Bapak Supriyanto sebagai Ketua DPC PAPDESI Kabupaten Probolinggo. Beliau mampu memimpin dan menghimpun para kepala desa sehingga terjalin sinergi yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan desa,” ujar Lutfi Hamid.

    Ia menambahkan, kepemimpinan yang solid di tingkat desa sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga peran kepala desa dan aparatur desa sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

    Lutfi juga berharap agar PAPDESI di bawah kepemimpinan Supriyanto terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat, demi terciptanya pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

    “Kami berharap sinergitas ini terus terjaga. PAPDESI memiliki peran strategis dalam menyatukan visi pembangunan desa serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang baik di Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

    Dengan adanya dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak, diharapkan kepemimpinan Supriyanto sebagai Ketua DPC PAPDESI Kabupaten Probolinggo periode 2023–2028 dapat terus membawa kemajuan bagi aparatur desa serta memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa.

     

    Hery.

  • Berburu Takjil di Pintu Masuk Alun-Alun Kraksaan, Surganya Kuliner Buka Puasa

    Berburu Takjil di Pintu Masuk Alun-Alun Kraksaan, Surganya Kuliner Buka Puasa

     

     

    Kraksaan – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di pintu masuk Alun-Alun Kraksaan dipadati masyarakat yang berburu berbagai macam takjil. Deretan tenda pedagang yang berjajar rapi di sepanjang jalan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin mencari hidangan pembuka puasa. Sabtu, 07/03/2026.

    Berbagai jenis makanan dan minuman tersedia lengkap di lokasi ini. Mulai dari es buah segar, teler pokat, aneka gorengan, pancake, hingga berbagai jajanan kekinian yang menggugah selera. Aroma makanan yang menggoda serta warna-warni minuman segar membuat para pengunjung sulit untuk melewatkan kesempatan berburu takjil di kawasan tersebut.

    Koordinator pedagang, Mul Keramik, mengatakan bahwa keberadaan para pedagang takjil di pintu masuk Alun-Alun Kraksaan ini menjadi salah satu pusat kuliner favorit masyarakat saat bulan Ramadan.

    “Di sini tersedia berbagai macam takjil yang bisa dipilih masyarakat untuk berbuka puasa. Kami mengajak masyarakat Kraksaan dan sekitarnya untuk datang meramaikan dan membeli dagangan para pedagang kecil di sini,” ujar Mul.

    Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat berburu makanan berbuka puasa, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM lokal selama bulan Ramadan.

    Setiap sore, lokasi ini dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, anak muda, hingga para pekerja yang pulang dari aktivitas sehari-hari. Mereka terlihat berjalan menyusuri deretan tenda pedagang sambil memilih makanan favorit untuk dibawa pulang.

    Dengan suasana yang ramai namun tetap tertib, kawasan pintu masuk Alun-Alun Kraksaan kini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berburu takjil sekaligus menikmati nuansa Ramadan yang penuh kehangatan.

    Koordinator pedagang, Mul Keramik, berharap masyarakat terus mendukung para pedagang dengan berbelanja di lokasi tersebut.

    “Silakan datang dan meramaikan. Banyak pilihan takjil yang enak dan terjangkau. Semoga keberadaan para pedagang di sini bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan pedagang kecil,” pungkasnya.

    Ramainya pusat takjil ini menjadi bukti bahwa bulan Ramadan selalu membawa berkah, tidak hanya bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga bagi para pelaku usaha kecil yang menggantungkan rezekinya dari penjualan makanan berbuka puasa.

     

    Hery.

  • LSM AMPP Apresiasi Kinerja Pemerintah Desa Alas Sumur Kulon yang Dinilai Transparan dan Akuntabel

    LSM AMPP Apresiasi Kinerja Pemerintah Desa Alas Sumur Kulon yang Dinilai Transparan dan Akuntabel

     

    Probolinggo – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Desa Alas Sumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Apresiasi tersebut diberikan karena dinilai mampu menjalankan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sabtu, 07/03/2026 .

    Ketua LSM AMPP menyampaikan bahwa kepemimpinan Kepala Desa Alas Sumur Kulon, Suhud, dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini terlihat dari berbagai program desa yang dijalankan secara terbuka dan melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.

    Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan anggaran desa serta keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan pemerintahan desa yang sehat dan dipercaya oleh warganya.

    “Pemerintahan Desa Alas Sumur Kulon di bawah kepemimpinan Bapak Suhud patut diapresiasi. Kami melihat adanya komitmen yang baik dalam menjalankan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat juga cukup cepat dan mempermudah berbagai kebutuhan administrasi warga,” ujar perwakilan LSM AMPP.

    LSM AMPP juga menilai bahwa hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat berjalan harmonis. Warga dapat dengan mudah mengakses pelayanan, mulai dari pengurusan administrasi hingga penyampaian aspirasi terkait pembangunan desa.

    Selain itu, berbagai program pembangunan desa dinilai berjalan dengan baik karena adanya koordinasi antara pemerintah desa, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Hal ini dinilai mampu menciptakan suasana pemerintahan yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

     

    Kepala Desa Alas Sumur Kulon, Suhud, menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh LSM AMPP. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga transparansi dalam setiap program pemerintahan desa.

    “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pemerintahan desa harus terbuka, transparan, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” ungkap Suhud.

    Dengan adanya apresiasi dari LSM AMPP ini, diharapkan Pemerintah Desa Alas Sumur Kulon dapat terus mempertahankan kinerja positifnya serta menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjalankan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

    Adv.

     

     

     

  • Safara Gelar Buka Bersama Wartawan dan LSM se-Probolinggo, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

    Safara Gelar Buka Bersama Wartawan dan LSM se-Probolinggo, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

     

     

     

     

    Probolinggo – Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan, perusahaan layanan perjalanan haji dan umroh Safara Qolby menggelar acara buka puasa bersama dengan wartawan serta LSM se-Kabupaten Probolinggo. Kamis, 05/03/2026.

    Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban di Warteg Bu Wiwik.

    Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu penyedia layanan haji dan umroh terbaik di Jawa Timur ini beralamat di Jalan Raya Krejengan RT 004 / RW 001.

    Kegiatan buka bersama tersebut digelar sebagai bentuk silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara pihak perusahaan dengan insan pers serta aktivis LSM di wilayah Probolinggo.

    Pemilik perusahaan H. Syaiful Bahri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya wartawan dan LSM yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik.

    Menurut H. Syaiful Bahri, bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kebersamaan.

    “Melalui kegiatan buka bersama ini kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih erat dengan teman-teman wartawan dan LSM di Kabupaten Probolinggo. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

    Acara diawali dengan ramah tamah antara para undangan yang hadir. Sejumlah wartawan dari berbagai media serta perwakilan LSM tampak hadir dan berbincang santai sambil menunggu waktu berbuka puasa.

    Setelah azan Magrib berkumandang, para tamu undangan bersama-sama menikmati hidangan berbuka yang telah disediakan oleh pihak Warteg Bu Wiwik. Suasana penuh kekeluargaan terlihat jelas ketika para tamu saling berbincang dan bertukar cerita.

    Melalui kegiatan tersebut, Safara Qolby berharap hubungan baik dengan para wartawan dan LSM dapat terus terjalin dengan harmonis, sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi dalam memberikan informasi positif kepada masyarakat.

    Hery.

     

     

     

  • DPRD Probolinggo Segera “Panggil” Satgas MBG Buntut Temuan Makanan Berulat

    Gbr. ILUSTRASI

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Probolinggo tengah dihantam isu serius terkait standar keamanan pangan. Temuan ulat dalam menu makanan di beberapa titik distribusi memicu reaksi keras dari legislatif hingga aktivis, yang menilai kejadian ini sebagai ancaman nyata bagi kesehatan anak-anak penerima manfaat.

    Kasus ini mencuat pada akhir Februari 2026 di dua lokasi berbeda, yakni SPPG Sogaan (Kecamatan Pakuniran) dan SPPG Sidodadi (Kecamatan Paiton).

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, Ning Ayu Nofita Rahmawati kepada awak media menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.

    “Kami sangat prihatin. Ini bukan persoalan remeh, melainkan masalah keselamatan nyawa penerima manfaat. Jika benar ditemukan ulat, artinya ada kegagalan fatal dalam pengawasan,” tegas Ning Ayu.

    Ia mengindikasikan akan segera memanggil Satgas MBG untuk melakukan evaluasi total terhadap aspek quality control (QC) di lapangan.

    Kritik tajam juga datang dari Syaiful Bahri, Ketua Laskar Advokasi Siliwangi. Ia menilai temuan ulat dan belatung tersebut sebagai bukti lemahnya profesionalisme pihak penyedia atau SPPG dalam mengelola program negara yang bernilai besar.

    Syaiful menduga adanya pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP), khususnya dalam proses pembersihan bahan baku dan pengolahan makanan di dapur penyedia. Ia juga menduga adanya indikasi penghematan biaya produksi yang mengorbankan kualitas bahan demi mengejar keuntungan. Bahkan, ia mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk bersikap tegas.

    “Jika terbukti lalai, izin Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) SPPG tersebut harus dicabut. Jangan jadikan anak-anak kita sebagai kelinci percobaan dari manajemen dapur yang tidak higienis,” cetusnya.

    Insiden ini menjadi alarm keras bagi pelaksanaan Program MBG di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Komisi IV DPRD mendorong Satgas MBG untuk memperketat pengawasan, mulai dari memastikan rantai distribusi bebas kontaminasi, melakukan audit berkala terhadap higienitas dapur, hingga menjatuhkan sanksi tegas bagi penyedia yang terbukti mengabaikan faktor kesehatan.

    Publik kini menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo agar program “Makan Bergizi” benar-benar menghadirkan manfaat gizi bagi siswa, bukan justru menimbulkan risiko penyakit. (red)

  • Reses Tahap Kedua, Mohammad Amin Haddar Perkuat Silaturahmi di Kantor Polindes Desa Brani Kulon

    Reses Tahap Kedua, Mohammad Amin Haddar Perkuat Silaturahmi di Kantor Polindes Desa Brani Kulon

     

     

    Probolinggo – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PPP, Mohammad Amin Haddar, melaksanakan kegiatan Masa Reses Tahap Kedua Masa Persidangan II Tahun Sidang II Tahun 2026 di Kantor Polindes Desa Brani Kulon, wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Maron, Tiris, dan Krucil.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan itu tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta sejumlah warga yang antusias mengikuti jalannya acara. Rabu, 04/03/2026 .

    Dalam sambutannya, Amin Haddar menegaskan bahwa reses merupakan agenda konstitusional anggota legislatif untuk turun langsung menyapa masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan konstituennya.

    “Reses adalah momentum silaturahmi dan penguatan sinergi. Kami ingin memastikan hubungan antara DPRD dan masyarakat tetap terjalin erat,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara legislatif, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Menurutnya, kemajuan desa menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan Kabupaten Probolinggo secara keseluruhan.

     

     

    Acara berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali dengan pembukaan, sambutan, serta dialog interaktif. Kehadiran masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi yang konstruktif dengan wakilnya di parlemen daerah.

    Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Melalui agenda ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo.

     

    Hery

     

  • Reses Tahap Kedua di Desa Tamansari, Intan Cahya kurniasari Komisi IV Serap Aspirasi Warga

    Reses Tahap Kedua di Desa Tamansari, Intan Cahya kurniasari Komisi IV Serap Aspirasi Warga

     

     

     

     

    Probolinggo – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Golkar, Intan Cahya kurniasari, S.Pi., M.M., menggelar kegiatan Masa Reses Tahap Kedua Masa Persidangan II Tahun Sidang II 2026 di Desa Tamansari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di salah satu rumah warga, Irawan.

    Dalam suasana sederhana dan penuh keakraban, puluhan warga—yang mayoritas kaum perempuan—hadir dan duduk bersila di atas tikar yang digelar di teras rumah. Meski berlangsung tanpa kemewahan, kegiatan reses tersebut berjalan tertib dan sarat makna.

    Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, kesehatan, sosial, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Intan menegaskan pentingnya reses sebagai ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat.

    “Reses ini adalah kewajiban kami untuk turun langsung mendengar kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi keluhan dan harapan panjenengan semua akan kami catat dan perjuangkan,” ujarnya di hadapan warga.

    Berbagai aspirasi disampaikan dalam forum tersebut. Seperti persoalan layanan kesehatan, bantuan pendidikan, hingga kebutuhan program pemberdayaan ekonomi bagi ibu rumah tangga. Selain itu, beberapa peserta juga menyampaikan usulan pelatihan keterampilan dan dukungan permodalan usaha kecil.

    Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah warga membawa dokumen dan proposal yang langsung diperlihatkan kepada legislator tersebut. Intan tampak mencatat setiap poin aspirasi dan berdialog untuk memastikan permasalahan yang disampaikan dapat dipahami secara utuh.

    Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan dikawal sesuai mekanisme dan skala prioritas dalam pembahasan anggaran daerah. “Kita akan pilah berdasarkan urgensi dan kemampuan anggaran. Yang jelas, semua masukan tidak akan diabaikan,” tegasnya.

    Pemilik rumah, Irawan, mengaku bersyukur karena kediamannya dapat menjadi tempat terselenggaranya kegiatan reses tersebut. Ia berharap aspirasi masyarakat Desa Tamansari benar-benar mendapat perhatian dan tindak lanjut.

    Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar setiap aspirasi yang telah disampaikan dapat direalisasikan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Tamansari dan Kabupaten Probolinggo secara umum.

     

     

    Hery.

  • Pelayanan Prima Samsat Probolinggo, Kepala Bagian Cek Fisik Brian Utamakan Kecepatan dan Ketepatan

    Pelayanan Prima Samsat Probolinggo, Kepala Bagian Cek Fisik Brian Utamakan Kecepatan dan Ketepatan

     

     

    Probolinggo – Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan tanpa berbelit menjadi dambaan masyarakat. Hal itulah yang kini dirasakan warga saat mengurus administrasi kendaraan di Samsat Probolinggo. Di bawah koordinasi Kepala Bagian Cek Fisik, Brian, sistem pelayanan dinilai semakin efektif dan efisien. Rabu, 04/03/2026.

    Proses cek fisik kendaraan yang biasanya identik dengan antrean panjang, kini berlangsung lebih tertib dan terorganisir. Ketepatan verifikasi nomor rangka dan nomor mesin dilakukan secara profesional, sementara kecepatan pelayanan menjadi prioritas utama tanpa mengurangi ketelitian.

    Masyarakat yang datang mengurus balik nama, mutasi kendaraan, maupun perpanjangan administrasi tampak tidak lagi harus menunggu lama. Petugas sigap mengarahkan alur pemeriksaan, sehingga proses berjalan sistematis. Area cek fisik pun terlihat lebih kondusif, dengan petugas yang responsif memberikan arahan kepada wajib pajak.

    Menurut sejumlah warga, perubahan ini sangat terasa. Mereka mengaku lebih nyaman karena tidak perlu berdesakan atau menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk satu tahapan administrasi. “Sekarang lebih cepat, petugasnya juga ramah dan langsung sigap,” ujar salah satu warga yang ditemui usai proses cek fisik.

    Kepala Bagian Cek Fisik, Brian, menegaskan bahwa pelayanan publik harus mengedepankan profesionalitas. Ketelitian tetap menjadi standar utama, namun efisiensi waktu masyarakat juga tidak boleh diabaikan. Dengan sistem kerja yang terkoordinasi, pihaknya berupaya meminimalisir antrean serta mempercepat alur pemeriksaan.

     

    Langkah ini menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pelayanan di sektor administrasi kendaraan bermotor bukan hal yang mustahil. Ketika manajemen berjalan baik dan sumber daya manusia bekerja maksimal, pelayanan publik pun dapat menjadi lebih humanis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

     

    Hery

    Ke depan, diharapkan inovasi pelayanan seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan publik semakin kuat.

  • Kritik Keras Satgas MBG Probolinggo: “Jangan Jadi Kurir Laporan, Cabut SLHS SPPG Bermasalah!”

    Kritik Keras Satgas MBG Probolinggo: “Jangan Jadi Kurir Laporan, Cabut SLHS SPPG Bermasalah!”

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Pernyataan Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto terkait “kewenangan terbatas” dalam pengawasan program nasional tersebut menuai kritik pedas. Ketua Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri, menilai sikap tersebut sebagai bentuk penyempitan makna tanggung jawab publik dan berpotensi menjadi pengkhianatan terhadap semangat otonomi daerah.

    Menurut Syaiful, dalil yang menempatkan Satgas MBG hanya sebagai “perpanjangan tangan administratif” Badan Gizi Nasional (BGN) adalah logika yang keliru dan cukup berbahaya bagi keselamatan warga.

    Syaiful menegaskan bahwa berdasarkan UU Pemerintahan Daerah, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan perangkatnya memiliki tanggung jawab absolut terhadap kesejahteraan rakyat di wilayahnya. Ia menolak jika Satgas MBG hanya diposisikan sebagai pemantau tanpa taring.

    “Kabupaten Probolinggo bukan sekadar kantor cabang BGN. Jika ada siswa keracunan, yang pertama kali diproses hukum adalah otoritas setempat. Mengklaim kewenangan terbatas saat masalah muncul adalah upaya buang badan dari mandat otonomi,” ujar Syaiful dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

    Laskar Advokasi Siliwangi menyoroti adanya instrumen hukum berupa Diskresi dalam administrasi negara. Syaiful berargumen, Satgas tidak perlu menunggu instruksi pusat jika menemukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melanggar standar keamanan pangan.

    “Satgas bisa menggunakan kewenangan Dinas Kesehatan untuk mencabut Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Itu cara konkret menghentikan operasional SPPG nakal. Menyebut hanya bisa melapor adalah upaya mengebiri potensi diskresi daerah,” tegasnya.

    Syaiful juga menyoroti penggunaan anggaran daerah untuk operasional Satgas. Jika keberadaan Satgas hanya menghasilkan tumpukan laporan tanpa kuasa menindak, maka lembaga ini dianggap hanya menjadi beban anggaran (inefisiensi) tanpa nilai tambah bagi perlindungan konsumen.

    Lebih jauh, ia memperingatkan adanya risiko hukum bagi pengawas yang membiarkan pelanggaran terjadi.

    “Dalam manajemen risiko, pengawas yang melihat pelanggaran tapi membiarkannya tetap terjadi -meski sudah melapor- bisa dianggap lalai (omission). Satgas punya kewenangan moral dan koordinatif untuk menghentikan distribusi makanan secara sepihak jika membahayakan nyawa,” tambahnya.

    Menutup pernyataannya, Syaiful Bahri mendesak Satgas MBG Probolinggo untuk tidak menjadi “kurir laporan”, melainkan menjadi “polisi kualitas”.

    “Kewenangan menjadi terbatas bukan karena aturan yang melarang, tapi karena kurangnya keberanian politik (political will). Jangan tunggu restu pusat untuk melindungi nyawa anak-anak kita di daerah,” pungkas Syaiful.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Satgas MBG Kabupaten Probolinggo belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan pencabutan SLHS bagi SPPG yang melanggar standar tersebut. [Red]

     

  • LSM AMPP Soroti Dugaan Pemukulan Wartawan Usai RDP di DPRD Kabupaten Probolinggo

    LSM AMPP Soroti Dugaan Pemukulan Wartawan Usai RDP di DPRD Kabupaten Probolinggo

     

     

    Probolinggo – Forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (25/02/2026), berujung sorotan. Seorang wartawan diduga menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal usai kegiatan tersebut berlangsung.

    Korban diketahui bernama Fabil Is Maulana, wartawan Sorot Nuswantoro biro Probolinggo. Insiden terjadi di halaman Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, tidak lama setelah RDP selesai. Terduga pelaku hingga kini masih disebut sebagai “Mister X”.

    Kuasa hukum korban, Ahmad Mukhoffi, menegaskan bahwa kliennya mengalami tindakan kekerasan saat menjalankan tugas jurnalistik. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.

    “Kami berharap polisi tidak berhenti pada identitas Mister X, tetapi benar-benar mengungkap siapa pelaku dan bagaimana peristiwa ini terjadi,” ujarnya.

    Sorotan juga datang dari Ketua LSM AMPP, Lutfi Hamid. Ia menilai tanggung jawab tidak hanya pada pelaku pemukulan, tetapi juga pada pihak yang mengoordinir kegiatan.

    “Seharusnya koordinator RDP ikut bertanggung jawab. Jika benar kegiatan itu dikoordinir oleh Laskar Jogo Probolinggo, maka mereka tidak bisa lepas tangan. Polisi jangan hanya fokus pada pelaku, tetapi juga melihat siapa yang membawa dan menggerakkan massa,” tegas Lutfi.

    Menurutnya, kebebasan pers harus dijaga dan tidak boleh ada intimidasi terhadap jurnalis yang menjalankan tugas.

    Atas kejadian tersebut, sejumlah wartawan turut mendampingi korban melaporkan kasus ini ke Polres Probolinggo pada Kamis (26/02/2026). Ketua Komsipro, Ahmad Himildin, menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk solidaritas profesi.

    Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

     

     

    Tim