Kabupaten Probolinggo — Dugaan pemukulan terhadap seorang perawat RS Graha Sehat Kraksaan, Moh. Romli (32), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mendapat kecaman dari sejumlah pihak.
Romli diduga menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh seorang petugas keamanan berinisial IKW pada Senin malam (24/8/2026). Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat yang menilai tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan tidak dapat dibenarkan. Rabu, 26/08/2026.
Kecaman terbaru datang dari LSM Tapal Kuda Nusantara (TKN). Abdullah, salah satu perwakilan LSM TKN, menyatakan prihatin sekaligus mengecam keras dugaan tindakan pemukulan tersebut.
Menurut Abdullah, seorang tenaga kesehatan semestinya mendapatkan perlindungan dan rasa aman dalam menjalankan tugasnya. Terlebih, perawat merupakan bagian dari tenaga medis yang sehari-hari menjalankan tugas kemanusiaan untuk membantu dan merawat masyarakat yang sedang sakit.
“Kami mengecam dugaan tindakan tersebut. Sangat tidak pantas apabila benar terjadi pemukulan terhadap seorang tenaga kesehatan. Mereka bekerja menjalankan misi kemanusiaan, membantu menyembuhkan dan melayani masyarakat,” tegas Abdullah.
Ia menilai persoalan apa pun yang terjadi di lingkungan rumah sakit seharusnya diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme yang semestinya, bukan dengan tindakan kekerasan.
Abdullah juga meminta agar dugaan kasus tersebut tidak dianggap sebagai persoalan sepele. Menurutnya, apabila dugaan pemukulan benar terjadi, maka persoalan tersebut harus ditangani secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kalau memang ada persoalan atau kesalahpahaman, tentu ada mekanisme untuk menyelesaikannya. Jangan sampai tenaga kesehatan justru menjadi korban kekerasan ketika sedang menjalankan tugas,” ujarnya.
Sebelumnya, kecaman serupa juga disampaikan Lutfi Hamid, Ketua LSM Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP). Ia turut menyayangkan dugaan kekerasan terhadap perawat tersebut dan meminta agar persoalan ini mendapat perhatian serius.
Hery.

Tinggalkan Balasan