Kategori: Uncategorized

  • Dinilai Jalan di Tempat, Penanganan Kasus Perzinahan Di Demo Warga

    Probolinggo, kabarbromo.com — Ratusan warga Desa Sumberkerang mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Selasa (13/1/2026), dalam aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait penanganan perkara dugaan Tindak Pidana perzinahan yang tengah ditangani aparat kepolisian.

    Aksi tersebut turut diikuti oleh istri sah seorang pria berinisial ED, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dimaksud oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo.

    Kekecewaan mendalam disampaikan Anta Rohma dalam orasinya di hadapan aparat kepolisian dan masyarakat. Ia menyoroti mandeknya penanganan laporan dugaan perzinahan yang telah ia ajukan secara resmi ke Mapolres Probolinggo, namun hingga kini dinilai tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.

    Dalam orasinya, Anta Rohma mengaku keberatan karena perkara yang ia laporkan sejak beberapa waktu lalu justru terkesan jalan di tempat. Padahal, laporan tersebut telah diterima secara sah dan saat ini berada dalam penanganan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo.

    “Laporan sudah masuk, bukti sudah disampaikan, saksi juga ada. Tapi sampai hari ini tidak ada kejelasan. Kami mempertanyakan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum,” tegas Anta Rohma di hadapan massa aksi.

    Ia menilai lambannya proses hukum menimbulkan dugaan adanya perlakuan tidak adil serta berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat. Menurutnya, apabila laporan masyarakat dibiarkan berlarut tanpa kepastian hukum, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin terkikis.

    Anta Rohma juga mempertanyakan alasan penanganan perkara perzinahan tersebut justru dilimpahkan ke Unit PPA, sementara substansi laporan yang disampaikan berkaitan langsung dengan dugaan tindak pidana kesusilaan yang semestinya diproses secara transparan dan profesional.

    “Kami tidak menuntut lebih, hanya meminta hukum ditegakkan secara adil dan terbuka. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ujarnya lantang.

    Menanggapi aspirasi warga, Kapolres Probolinggo AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menemui langsung perwakilan massa. Ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menangani setiap perkara secara profesional dan sesuai prosedur.

    “Kami memastikan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Kapolres.

    Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dengan tertib. Pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan dan penyidikan perkara tersebut masih berlangsung, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta perlindungan hak hukum bagi seluruh pihak yang terlibat. (*)

     

  • Somasi Dilayangkan, Dugaan Gagal Pembayaran Rp.165 Juta di Proyek Tol Probowangi Mencuat

    Gbr. Ilustrasi

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Sengketa pembayaran dalam pembangunan proyek pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) mencuat ke ruang publik. Seorang pelaku usaha lokal asal Kabupaten Probolinggo, M. Farid Hafifi, melayangkan somasi hukum terhadap salah seorang subcontractor, Siswanto, atas dugaan gagal pembayaran senilai Rp.165 juta atas material timbunan (Borrow Material).

    Somasi tersebut dikirimkan melalui kuasa hukum A. Mukhoffi, S.H., M.H. dan Feriyanto, S.H., tertanggal 5 Januari 2026. Dalam surat bernomor Dum.005/I/2026 itu, kuasa hukum menyatakan bahwa kliennya telah menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai Purchase Order (PO) Nomor 010/ADHI-ABIPRAYA-MKN KSO/VI/2024.

    Namun demikian, disebutkan masih terdapat sisa pembayaran sebesar Rp.165.000.000 yang hingga kini belum dilunasi oleh pihak terlapor. Padahal, kedua belah pihak sebelumnya telah menandatangani kesepakatan pada 29 Oktober 2025 yang menetapkan batas akhir pembayaran pada 20 Desember 2025. “Faktanya, sampai dengan somasi ini dikirimkan, kewajiban pembayaran tersebut belum dipenuhi,” kata Khofy, SH., MH., Selasa (13/01/2026).

    Khofy, SH., MH. menegaskan, apabila kewajiban tersebut tetap tidak dipenuhi, maka pihaknya akan menempuh langkah hukum lanjutan, baik melalui jalur pidana, perdata, maupun langkah hukum lain yang dianggap perlu sesuai ketentuan perundang-undangan.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak Siswanto belum memberikan tanggapan resmi terkait somasi tersebut, meskipun telah diklarifikasi via seluler.

    Kasus ini menambah daftar persoalan non-teknis yang mengiringi proyek strategis nasional, sekaligus menjadi pengingat pentingnya profesionalisme dan kepastian hukum dalam setiap kerja sama bisnis, khususnya pada proyek infrastruktur berskala besar. (Red)

  • Kepala Desa Karanggeger Ajak Pelaku Usaha Lokal Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    Kepala Desa Karanggeger Ajak Pelaku Usaha Lokal Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

     

     

    PROBOLINGGO – Wujud kepedulian terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus pemenuhan gizi anak-anak, Kepala Desa Karanggeger, Kecamatan pajarakan. Kabupaten Probolinggo, Bawon Santoso, mengajak warga yang memiliki usaha untuk berkontribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program pemerintah pusat. Senin, 12/01/2026 .

    Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan pertemuan bersama para pelaku usaha desa yang digelar di kantor desa Karanggeger. Dalam kegiatan itu, pemerintah desa secara khusus mengundang berbagai pelaku usaha yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dapur Program MBG.

    Sejumlah pedagang dan pengusaha lokal tampak hadir, mulai dari pedagang tahu dan tempe, ayam potong, telur, beras, sayuran, buah-buahan, hingga pelaku usaha lainnya yang berpotensi mendukung penyediaan bahan pangan bergizi.

    Kepala Desa Karanggeger, Bawon Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar program pemenuhan gizi bagi anak-anak, namun juga menjadi peluang besar untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa.

    “Tujuan utama kami bagaimana Program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar memberikan manfaat. Khususnya bagi anak-anak untuk peningkatan gizi, dan bagi masyarakat Desa Karanggeger untuk peningkatan ekonomi,” ujar Bawon Santoso.

    Ia menegaskan, pemerintah desa ingin agar kebutuhan bahan pangan dalam program tersebut diprioritaskan dari pelaku usaha lokal, sehingga perputaran uang dapat dirasakan langsung oleh warga desa sendiri.

    “Kami ingin warga yang punya usaha bisa ikut terlibat, ikut merasakan manfaat program pemerintah ini. Dengan begitu, ekonomi desa bisa tumbuh bersama,” tambahnya.

     

     

    Sementara itu, Ketua SPPG Desa Karanggeger, Duwi, dalam kesempatan yang sama menjelaskan terkait standar kualitas dan aturan teknis bagi para pelaku usaha yang ingin menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG. Menurutnya, kualitas bahan pangan dan ketepatan suplai menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

    “Kami menjelaskan bagaimana standar kualitas bahan, tata cara pengiriman, serta aturan yang harus dipatuhi oleh para pemasok agar makanan yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan bergizi,” jelas Duwi.

    Ia berharap, melalui sosialisasi tersebut, para pelaku usaha lokal dapat memahami mekanisme kerja Program MBG dan mampu berpartisipasi secara profesional sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

    Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, SPPG, dan pelaku usaha lokal, Program Makan Bergizi Gratis di Desa Karanggeger diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

     

     

    Hery.

  • Sigap Tanggap, Koramil 0820/21 Maron Bersama Forkopimcam Tinjau Dampak Banjir di Desa Satreyan

    Sigap Tanggap, Koramil 0820/21 Maron Bersama Forkopimcam Tinjau Dampak Banjir di Desa Satreyan

     

    PROBOLINGGO – Respons cepat ditunjukkan jajaran Koramil 0820/21 Maron bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Maron dengan melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi terdampak banjir di Desa Satreyan, RT 01 RW 01, Dusun Krajan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Minggu, 11 /01/2025.

    Banjir tersebut mengakibatkan sekitar 60 rumah warga terdampak, dengan kondisi air menggenangi permukiman dan fasilitas lingkungan warga. Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Maron dan sekitarnya.

    Salah satu warga Desa Satreyan, Diana, mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi pada pukul 15.00 WIB. Air dengan cepat meluap dan masuk ke area permukiman warga, sehingga membuat sebagian warga harus mengamankan barang-barang rumah tangga mereka.

    “Sekitar jam tiga sore air mulai naik, awalnya hanya di jalan, tapi tidak lama kemudian masuk ke rumah-rumah warga,” ujar Diana.

    Mengetahui kejadian tersebut, jajaran Koramil 0820/21 Maron bersama Forkopimcam Maron langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan, pemantauan kondisi warga, serta pendataan awal terhadap rumah-rumah yang terdampak banjir.

    Aparat menyusuri area permukiman untuk memastikan keselamatan warga serta melihat langsung dampak yang ditimbulkan.

    Dalam kegiatan tersebut, Forkopimcam juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat, termasuk antisipasi apabila terjadi banjir susulan. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

    Selain melakukan peninjauan, aparat gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga keselamatan, mengamankan peralatan listrik, serta segera melapor apabila debit air kembali meningkat. Kehadiran aparat di lokasi memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga yang terdampak.

    Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kesigapan TNI, dan unsur Forkopimcam yang cepat hadir di tengah warga saat terjadi bencana. Warga berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pihak terkait, terutama dalam upaya penanganan jangka panjang agar kejadian banjir tidak terus berulang.

    Hingga berita ini diturunkan, kondisi air di Desa Satreyan dilaporkan mulai berangsur surut, namun sejumlah rumah warga masih memerlukan pembersihan akibat sisa lumpur dan genangan air. Aparat bersama pemerintah desa terus melakukan pemantauan situasi guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.

     

     

    Hery.

     

     

     

     

  • Diduga Bermasalah, Aliansi L3GAM Kepung Kantor Bupati Probolinggo: Calon Dirut Perumdam Masih Berperkara di PTUN

    Diduga Bermasalah, Aliansi L3GAM Kepung Kantor Bupati Probolinggo: Calon Dirut Perumdam Masih Berperkara di PTUN

     

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Aroma dugaan ketidakberesan dalam proses rekrutmen Direktur Utama Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo kian menguat. Enam LSM yang tergabung dalam Aliansi L3GAM menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (05/01/2026), mendesak transparansi serta kehati-hatian penuh dari Bupati Probolinggo dan Panitia Seleksi (Pansel).

    Enam LSM tersebut yakni Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Tapalkuda Nusantara (LPLH TN), Libas’88, Lembaga Investigasi Negara (LIN), G-APKM, AMPP, dan Madas Nusantara. Dalam orasinya, Aliansi L3GAM menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk permusuhan, melainkan peringatan keras agar Pemkab Probolinggo tidak “kecolongan” dalam mengambil keputusan strategis yang berdampak jangka panjang.

    Salah satu orator aksi, Ust. Muhyiddin, mengungkapkan bahwa terdapat satu calon Direktur Utama Perumdam Tirta Argapura yang saat ini masih terlibat sengketa hukum aktif di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Calon tersebut diketahui menggugat pemberhentiannya oleh Wali Kota Semarang melalui perkara Nomor 100/G/2025/PTUN.SMG, yang terdaftar sejak 25 November 2025.

    “Di satu sisi yang bersangkutan tidak menerima pemberhentian dan menggugat ke PTUN, namun di sisi lain justru mendaftar dan diloloskan sebagai salah satu calon Dirut Perumdam di Probolinggo. Ini logika publik yang patut dipertanyakan,” tegas Muhyiddin di hadapan massa aksi.

    Aliansi L3GAM menilai kondisi tersebut berpotensi menjadi bom waktu hukum dan administrasi. Menurut mereka, jabatan Dirut Perumdam merupakan posisi strategis yang mengelola hajat hidup masyarakat luas, sehingga tidak boleh diisi oleh figur yang masih menyisakan persoalan hukum.

    “Kalau sejak awal sudah bermasalah secara hukum lalu dipaksakan, siapa yang bertanggung jawab ketika muncul konflik hukum lanjutan? Jangan sampai Perumdam menjadi korban dari keputusan yang ceroboh,” lanjutnya.

    Aliansi L3GAM mendesak agar rekam jejak seluruh kandidat dibuka secara transparan kepada publik, serta meminta Pansel dan Bupati Probolinggo mengevaluasi pencalonan pihak yang masih berstatus berperkara aktif di pengadilan. Mereka juga mengisyaratkan akan menempuh langkah lanjutan, termasuk pelaporan ke lembaga pengawas dan penegak hukum, apabila aspirasi tersebut diabaikan.

    Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Panitia Seleksi Calon Dirut Perumdam Tirta Argapura, Ugas Irwanto, sebelumnya telah memberikan pernyataan setelah dikonfirmasi terkait adanya problem hukum salah satu calon.

    “Terima kasih atas informasi dan masukannya. Semua akan menjadi pertimbangan panitia seleksi dan Bapak Bupati untuk menentukan calon direktur yang terbaik dari yang baik. Saat ini kami mulai merumuskan rekapan nilai, dan beberapa masukan dari publik juga menjadi bahan pertimbangan Pansel,” ujar Ugas.

    Aksi ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kewaspadaan dan kontrol publik terhadap proses rekrutmen pejabat BUMD di Kabupaten Probolinggo. Kini, perhatian publik tertuju pada langkah yang akan diambil Pemkab Probolinggo: mengutamakan kehati-hatian dan kepastian hukum, atau tetap melangkah dengan risiko yang dipersoalkan masyarakat. (Red)

  • MUSKERCAB I PCNU Kraksaan Masa Khidmat 2025–2030 Berjalan Sukses dan Khidmat

    MUSKERCAB I PCNU Kraksaan Masa Khidmat 2025–2030 Berjalan Sukses dan Khidmat

    Probolinggo, kabarbromo.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (MUSKERCAB) I Masa Khidmat 2025–2030 pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertempat di Villa UNSANA, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

    Kegiatan MUSKERCAB diikuti oleh jajaran Mustasyar, Syuriyah, A’wan, Tanfidziyah, seluruh MWCNU se-wilayah Kraksaan, lembaga, badan otonom (Banom), serta badan khusus di lingkungan PCNU Kraksaan. Kehadiran peserta yang hampir penuh mencerminkan soliditas dan keseriusan organisasi dalam menyusun arah khidmat lima tahun ke depan.

    Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan. Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kraksaan KH. Chafidzul Hakim Noer, S.Ag., M.H. menegaskan bahwa MUSKERCAB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk memastikan program kerja NU benar-benar berpijak pada kebutuhan umat.

    “Musyawarah Kerja Cabang ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyusun program kerja yang aplikatif dan berdampak langsung bagi jam’iyyah dan jamaah. PCNU Kraksaan harus hadir memberi solusi, bukan sekadar wacana,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarstruktur, lembaga, dan Banom NU agar seluruh program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

    “Keberhasilan NU tidak ditentukan oleh satu lembaga atau satu figur, tetapi oleh kerja kolektif seluruh elemen NU. Karena itu, hasil MUSKERCAB ini harus dikawal bersama, dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan dievaluasi secara berkala,” imbuhnya.

    Sementara itu, Rais PCNU Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan dalam taujihat dan keynote speech menekankan pentingnya menjaga khidmah NU dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, memperkuat kaderisasi, serta merespons dinamika sosial-keumatan secara arif dan bijaksana.

    Rangkaian MUSKERCAB dilanjutkan dengan sidang pleno dan sidang komisi yang membahas serta merumuskan program kerja seluruh lembaga, Banom, dan MWCNU. Seluruh agenda berjalan tertib, dinamis, dan mengedepankan musyawarah mufakat.

    Pada Sidang Pleno III, seluruh program kerja hasil pembahasan komisi secara resmi disahkan dan ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan khidmat PCNU Kraksaan Masa Khidmat 2025–2030.

    MUSKERCAB I PCNU Kraksaan ditutup dengan doa dan komitmen bersama untuk menjalankan hasil musyawarah secara amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

    Dengan terselenggaranya MUSKERCAB I ini, PCNU Kraksaan meneguhkan langkah menuju organisasi yang semakin solid, progresif, dan berdaya guna bagi masyarakat luas. (red)

     

  • Rumah Adat Cafe DAM 8 Resmi Buka Kembali, Kini Siap Jadi Pilihan Meeting dan Perayaan Keluarga

    Rumah Adat Cafe DAM 8 Resmi Buka Kembali, Kini Siap Jadi Pilihan Meeting dan Perayaan Keluarga

     

     

    PROBOLINGGO – Setelah beberapa bulan menjalani proses renovasi, Rumah Adat Cafe DAM 8 . Desa brabe. akhirnya resmi dibuka kembali. Kehadiran kembali cafe bernuansa tradisional ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat dan para pelanggan setia yang merindukan suasana hangat, nyaman, serta cita rasa khas rumahan.

    Pasca renovasi, Rumah Adat Cafe DAM 8 tampil dengan wajah baru yang lebih tertata, bersih, dan nyaman. Konsep rumah adat dengan dominasi ornamen kayu, ukiran tradisional, serta pencahayaan yang hangat tetap dipertahankan, sehingga memberikan nuansa tenang dan akrab bagi setiap pengunjung. Kamis, 1 Januari 2026 .

    Tidak hanya sebagai tempat bersantai, Rumah Adat Cafe DAM 8 kini juga sangat cocok dijadikan lokasi berbagai agenda, mulai dari meeting santai, pertemuan komunitas, hingga perayaan ulang tahun keluarga. Suasana yang tenang dan luas membuat pengunjung dapat menikmati kebersamaan tanpa kehilangan privasi.

    Dari sisi kuliner, Rumah Adat Cafe DAM 8 tetap menyajikan menu andalan yang menggugah selera, seperti rawon kikil dan soto kikil, serta aneka minuman favorit seperti kopi, teh, dan jeruk yang cocok dinikmati di segala suasana.

    Pemilik Rumah Adat Cafe DAM 8, H. Dolla, menyampaikan bahwa renovasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung.

    “Kami ingin Rumah Adat Cafe DAM 8 tidak hanya menjadi tempat nongkrong, tetapi juga menjadi pilihan utama untuk meeting, acara keluarga, dan perayaan ulang tahun. Kami mengajak seluruh sahabat dan masyarakat untuk datang, mengagendakan momen terbaik, dan menikmati suasana yang kami hadirkan,” ujar H. Dolla.

    Dengan konsep tradisional yang kuat, menu khas yang lezat, serta fasilitas yang kini semakin mendukung berbagai kegiatan, Rumah Adat Cafe DAM 8 siap kembali menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

    Ayo para sahabat pecinta cafe Rumah Adat DAM 8, segera agendakan momen Anda—baik untuk meeting, ulang tahun keluarga, maupun sekadar bersantai—dan rasakan sendiri kehangatan suasananya.

     

    Hery.

     

  • MPC Pemuda Pancasila Probolinggo Bersinergi dengan TNI–Polri Amankan Malam Tahun Baru di Exit Tol Gending

    MPC Pemuda Pancasila Probolinggo Bersinergi dengan TNI–Polri Amankan Malam Tahun Baru di Exit Tol Gending

    Probolinggo, kabarbromo.com – Ketua dan puluhan anggota Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan TNI dan Polri dalam pengamanan malam pergantian tahun baru 2025–2026 di Pos Pengamanan Exit Tol Gending, Rabu malam (31/12/2025).

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Probolinggo, H. Samiran, SH, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di titik strategis arus lalu lintas keluar-masuk wilayah Probolinggo.

    Exit Tol Gending menjadi salah satu fokus pengamanan karena diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan saat malam tahun baru. Kehadiran Pemuda Pancasila bersama aparat negara dinilai efektif dalam membantu pengaturan arus lalu lintas, memberikan imbauan kepada pengguna jalan, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

    H. Samiran, SH menegaskan bahwa keterlibatan Pemuda Pancasila merupakan wujud nyata peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis TNI–Polri.

    “Pemuda Pancasila hadir bukan sekadar simbol, tetapi sebagai kekuatan sipil yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi ini adalah bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat dan negara,” tegasnya.

    Menurutnya, pengamanan malam tahun baru bukan hanya soal lalu lintas, tetapi juga pencegahan potensi gangguan keamanan, seperti kecelakaan, konvoi liar, maupun tindak kriminal yang kerap meningkat pada momen pergantian tahun.

    Sementara itu, aparat TNI dan Polri menyambut positif keterlibatan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Probolinggo. Kolaborasi lintas elemen ini dinilai memperkuat soliditas pengamanan serta menunjukkan bahwa stabilitas daerah merupakan tanggung jawab bersama.

    Hingga pergantian tahun, situasi di sekitar Exit Tol Gending terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemuda Pancasila menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menciptakan rasa aman di tengah euforia malam tahun baru. (Red)

     

  • Pemerintah Desa Ganting Kulon Sambut Tahun Baru 2026 dengan Pesan Religius dan Ajakan Perkuat Kebersamaan

    Pemerintah Desa Ganting Kulon Sambut Tahun Baru 2026 dengan Pesan Religius dan Ajakan Perkuat Kebersamaan

     

    PROBOLINGGO – Dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026, malam nanti. Pemerintah Desa Ganting Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru kepada seluruh masyarakat. Momentum pergantian tahun ini dijadikan sebagai sarana refleksi diri sekaligus penguatan komitmen dalam membangun desa yang lebih maju, religius, dan bermartabat. Rabu, 31/12/2025 .

    Kepala Desa Ganting Kulon, Ali Baksin, menegaskan bahwa Tahun Baru 2026 harus dimaknai sebagai awal baru untuk memperbaiki niat, meningkatkan keimanan, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

    “Pergantian tahun bukan hanya tentang bertambahnya usia waktu, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk melakukan muhasabah, memperbaiki kekurangan, dan melangkah ke depan dengan niat yang lebih baik serta penuh tanggung jawab,” ujar Ali Baksin.

    Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antara pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta keberlanjutan pembangunan desa. Menurutnya, sinergi dan persatuan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

    Sementara itu, Ibu Imroati Sholeha turut menyampaikan harapan agar Tahun Baru 2026 membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh warga Desa Ganting Kulon. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan, saling menghormati, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari.

    “Semoga di tahun 2026 ini, Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, dan keberkahan kepada kita semua. Mari kita jadikan setiap langkah pengabdian sebagai amal ibadah dan setiap amanah dijalankan dengan keikhlasan,” ungkapnya.

    Pemerintah Desa Ganting Kulon juga mengajak masyarakat untuk mengisi Tahun Baru 2026 dengan kegiatan-kegiatan positif, memperbanyak amal saleh, serta menjaga persatuan demi terciptanya lingkungan desa yang aman, rukun, dan sejahtera.

    Dengan semangat Tahun Baru 2026, Pemerintah Desa Ganting Kulon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa secara berkelanjutan, seraya memohon ridha Allah SWT agar setiap ikhtiar yang dilakukan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.

     

     

     

    Hery

     

     

  • Terendus Kabar Calon Dirut Perumdam Pernah Diberhentikan Pimpinan, Bupati Diminta Jangan Salah Pilih

    Gbr. Ilustrasi

    Probolinggo, kabarbromo.com – Panitia Seleksi Calon Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo telah mengumumkan tiga nama calon yang dinyatakan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 030/PANSEL/XII/2025 tertanggal 29 Desember 2025.

    Tiga calon Direktur Utama yang dinyatakan lolos UKK masing-masing adalah Mohammad Indra Gunawan, H. Suwito, dan Yudhi Wibowo. Setelah melewati tahapan UKK, ketiganya dijadwalkan mengikuti wawancara langsung dengan Bupati Probolinggo pada Selasa, 30 Desember 2025.

    Menanggapi tahapan akhir seleksi tersebut, Ketua Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri, meminta agar Bupati Probolinggo bersikap sangat selektif, objektif, dan berhati-hati dalam menentukan Direktur Utama Perumdam Tirta Argapura.

    Ia menegaskan bahwa jabatan Direktur Utama pada Perumdam Tirta Argapura tidak hanya menuntut kemampuan administratif dan manajerial, tetapi juga rekam jejak yang bersih, integritas tinggi, serta etika profesional yang teruji.

    “Informasi yang beredar menyebutkan adanya calon yang diduga pernah diberhentikan oleh pimpinannya di tempat kerja sebelumnya. Jika informasi ini benar, tentu harus menjadi perhatian serius dan ditelusuri secara mendalam sebelum mengambil keputusan,” tegas Syaiful, pada Rabu (31/12/2025).

    Menurutnya, proses seleksi pimpinan Perumdam harus mengedepankan prinsip good governance, transparansi, dan akuntabilitas, mengingat Perumdam Tirta Argapura mengelola sektor strategis pelayanan publik, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.

    “Kesalahan dalam memilih pimpinan akan berdampak jangka panjang, tidak hanya pada kinerja perusahaan, tetapi juga pada kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah,” pungkasnya.

    Dikonfirmasi terkait adanya masukan dari Laskar Advokasi Siliwangi, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direktur Utama Perumdam Tirta Argapura, Ugas Irwanto, menyampaikan bahwa seluruh informasi dan masukan yang diterima akan menjadi bahan pertimbangan.

    “Terima kasih atas informasi dan masukannya. Semua akan menjadi pertimbangan panitia seleksi bersama Bapak Bupati untuk menentukan calon direktur terbaik dari yang terbaik. Kemarin telah dilaksanakan tes wawancara terakhir atau pantukhir oleh Bapak Bupati yang didampingi pansel. Saat ini kami mulai merumuskan rekapan nilai, dan beberapa masukan dari publik juga menjadi pertimbangan pansel,” ujarnya. (Red)

     

  • Sambut Tahun Baru 2026, Hery Kabiro kabarbromo.com Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Kebaikan

    Sambut Tahun Baru 2026, Hery Kabiro kabarbromo.com Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Kebaikan

     

     

     

     

    PROBOLINGGO – Tahun Baru 2026 tinggal menghitung hari. Momentum pergantian tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi waktu untuk muhasabah diri dan memperbaiki kualitas iman serta kehidupan sosial masyarakat. Selasa, 30 /12/2025 .

    Tahun 2025 yang telah dilalui menyimpan berbagai peristiwa dan pelajaran berharga. Dari setiap ujian dan nikmat yang Allah SWT berikan, manusia diajak untuk mengambil hikmah sebagai bekal melangkah menuju tahun yang baru dengan hati yang lebih bersih dan niat yang lebih lurus.

    Menanggapi datangnya Tahun Baru 2026, Hery, Kepala Biro (Kabiro) Media kabarbromo.com, menyampaikan harapannya agar pergantian tahun dimaknai sebagai momentum hijrah menuju kebaikan, baik secara pribadi maupun kolektif.

    Pergantian tahun sejatinya adalah pengingat bahwa usia terus berkurang. Sudah sepatutnya kita memperbanyak muhasabah, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Mari jadikan Tahun 2026 sebagai tahun untuk lebih taat, lebih jujur, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Hery.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat persaudaraan, serta menjauhi perpecahan dan fitnah yang dapat merusak persatuan bangsa.

    Perbedaan adalah sunnatullah. Namun persaudaraan dan persatuan adalah perintah. Dengan saling menghormati, saling mendoakan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan, insyaAllah Tahun 2026 akan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

    Menurut Hery, insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan informasi yang jujur, menyejukkan, dan bermanfaat bagi masyarakat, sebagaimana nilai-nilai Islam yang mengajarkan kebenaran dan keadilan.

    Pergantian Tahun Baru 2026 diharapkan menjadi awal yang baik untuk menata kehidupan yang lebih bermakna, penuh rasa syukur, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

    Semoga Tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik dari sebelumnya, penuh rahmat, keberkahan, dan ampunan dari Allah SWT. Aamiin,” pungkasnya.

     

     

    Hery, S.Sos.

  • SD Al-Irsyad Buka SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Tawarkan Program Unggulan dan Prestasi Juara

    SD Al-Irsyad Buka SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Tawarkan Program Unggulan dan Prestasi Juara

    Probolinggo, kabarbromo.com – SD Al-Irsyad resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang dikenal dengan tagline “Sekolah Sang Juara” ini kembali membuka kesempatan bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan berkualitas dengan keseimbangan akademik, karakter, dan keterampilan bagi putra-putrinya.

    Berdasarkan informasi yang dirilis pihak sekolah, SD Al-Irsyad menawarkan berbagai program unggulan, di antaranya Tahfidzul Qur’an, Tahsin Al-Qur’an, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Pramuka Penggalang, Pendidikan Karakter, Hadroh, serta pengembangan minat dan bakat seperti pencak silat, melukis, dan tari. Program-program tersebut dirancang untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berdaya saing.

    Selain itu, sekolah juga menekankan pengembangan bakat dan keterampilan, seperti ekstrakurikuler olahraga, seni, serta pembiasaan lingkungan belajar yang baik dan kondusif. SD Al-Irsyad menargetkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter islami dan keterampilan sosial yang kuat.

    Dalam seleksi penerimaan, terdapat beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon peserta didik, antara lain fotokopi Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, KTP orang tua, serta pas foto. Informasi lebih lanjut terkait alur pendaftaran dapat diperoleh langsung melalui panitia SPMB SD Al-Irsyad.

    Pihak sekolah berharap, melalui SPMB ini, SD Al-Irsyad dapat menjaring peserta didik yang siap tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang religius, inspiratif, dan berorientasi pada prestasi. Orang tua yang berminat diimbau segera mendaftarkan putra-putrinya mengingat kuota penerimaan terbatas. (Red)