PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus berkomitmen mengembangkan potensi pariwisata daerah dengan meningkatkan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM). Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan “Pemantapan Kompetensi dan Persiapan Lisensi Pemandu Wisata” yang diselenggarakan pada 20–22 Oktober 2026.
Kabupaten Probolinggo dianugerahi ragam potensi wisata yang luar biasa. Namun, kekayaan alam dan budaya tersebut membutuhkan dukungan SDM yang unggul dan berkompeten agar mampu menghadirkan pengalaman berkunjung yang berkesan serta berkualitas bagi wisatawan.
Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, S.STP., M.Si, menegaskan pentingnya peran pemandu wisata sebagai garda terdepan industri pariwisata.
“Pemandu wisata memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan, menyampaikan informasi, serta memperkenalkan keunikan destinasi dan budaya lokal,” ujar Heri Mulyadi.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa pemandu wisata masa kini tidak hanya dituntut menguasai wawasan destinasi, tetapi juga wajib menguasai keterampilan komunikasi, etika profesi, pelayanan prima, hingga jaminan keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Melalui program pelatihan dan pemantapan ini, Pemkab Probolinggo berupaya membangun SDM pariwisata yang profesional, berintegritas, serta berdaya saing tinggi. Pengurusan sertifikasi kompetensi dan lisensi resmi menjadi landasan utama untuk meningkatkan standar profesionalisme tersebut. Kegiatan ini dirancang guna membantu para peserta memahami seluruh aspek dan persyaratan yang dibutuhkan untuk memperoleh lisensi sesuai regulasi yang berlaku.
Selain penguatan kapasitas individu, agenda ini turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi yang erat antara pemandu wisata, pelaku industri pariwisata, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Pengembangan pariwisata membutuhkan sinergi antara pemandu wisata, pelaku industri pariwisata, dan Pokdarwis. Melalui kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan pelayanan yang berkualitas, memperkuat pengalaman wisatawan, serta mengembangkan destinasi yang berkelanjutan,” tambah Heri Mulyadi.
Dengan terselenggaranya kegiatan pemantapan ini, diharapkan kualitas pelayanan turis di Kabupaten Probolinggo semakin meningkat, kepercayaan wisatawan semakin kuat, dan sektor pariwisata dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Mari bersama-sama mewujudkan pariwisata Kabupaten Probolinggo yang berkualitas dan berdaya saing!. (*)

Tinggalkan Balasan