PROBOLINGGO, kabarbromo.com — Sebuah video aksi tidak terpuji yang melibatkan oknum anggota kepolisian di Kabupaten Probolinggo mendadak viral di media sosial. Oknum polisi berinisial Aipda R diduga menantang warga sekitar untuk berduel setelah tak terima ditegur lantaran mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi di area permukiman.
Kronologi Kejadian di Area Perumahan
Berdasarkan rekaman video yang beredar di platform jejaring sosial Facebook, insiden tersebut diperkirakan terjadi di kompleks Perumahan Jati Asri, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan.
Peristiwa bermula saat oknum polisi tersebut melintas dengan kecepatan tinggi di jalan dalam perumahan. Sejumlah warga yang merasa terganggu dan khawatir akan keselamatan lingkungan lantas memberikan teguran. Namun, teguran itu justru direspons dengan emosi. Oknum tersebut malah melepas baju dinas yang dikenakannya dan mengisyaratkan ajakan berkelahi kepada warga setempat.
Sorotan Penggunaan Seragam Polantas
Selain tindakan emosionalnya, hal lain yang memicu perhatian publik adalah seragam yang dikenakan pelaku. Aipda R yang diketahui bertugas di Polsek Gading terlihat mengenakan seragam Polisi Lalu Lintas (Polantas). Padahal, yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kesatuan lalu lintas tersebut.
Video berdurasi singkat itu pun dengan cepat memicu gelombang kritik dan tanggapan beragam dari para pengguna internet.
Tanggapan Resmi Polres Probolinggo dan Pemeriksaan Propam
Menanggapi gejolak di masyarakat, pihak Polres Probolinggo langsung mengambil langkah tegas melalui pemeriksaan internal oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).
Plt. Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, menegaskan bahwa penanganan kasus ini menjadi perhatian utama pimpinan kepolisian daerah setempat.
“Terkait informasi yang beredar, saat ini fungsi Propam sedang melakukan penyelidikan mendalam. Polres Probolinggo berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini secara profesional dan transparan sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Ipda Widy.
Selain mengusut aksi perselisihan dengan warga, pihak Propam juga tengah menginvestigasi alasan Aipda R masih menggunakan seragam unit lantas meski sudah berpindah unit tugas. (*)

Tinggalkan Balasan