Penulis: Redaksi Satu

  • SMA ZAHA 1 Genggong Bangun Pojok Literasi, Gandeng Dinas Perpustakaan Kabupaten Probolinggo

    SMA ZAHA 1 Genggong Bangun Pojok Literasi, Gandeng Dinas Perpustakaan Kabupaten Probolinggo

    Probolinggo, KabarBromo.com – SMA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong secara resmi menggagas kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo untuk mendirikan Pojok Literasi di lingkungan sekolah.

    Kunjungan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin yang akrab disapa Mr. Bogel ke kantor dinas pada Jumat (8/8/2025), menjadi langkah awal sinergi dalam meningkatkan budaya baca di kalangan santriwan dan santriwati.

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghafur, membenarkan kerja sama tersebut. “Nanti akan kerja sama perpustakaan keliling, kemudian akan melakukan pembinaan perpustakaan yang ada di SMA Zainul Hasan 1 Genggong,” ujarnya saat dikonfirmasi.

    Fasilitas Pojok Literasi ini nantinya akan menjadi pusat baca sekaligus ruang pembinaan literasi. Mr. Bogel menjelaskan, program ini bukan hanya soal penyediaan buku, tetapi juga membangun ekosistem literasi yang aktif dan dinamis.

    “Kami ingin pojok ini menjadi tempat yang hidup, bukan hanya rak-rak buku yang diam, tapi ruang diskusi, tempat berbagi ide, dan penguatan karakter lewat bacaan,” ucapnya.

    Ia berharap kolaborasi tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi sekolah lain, khususnya di lingkungan pesantren.

    “Santri tidak hanya perlu pandai mengaji dan memahami ilmu agama, tapi juga harus melek informasi, berpikir kritis, dan terbiasa membaca,” tambahnya.

    Dalam implementasinya, Dinas Perpustakaan akan memberikan dukungan berupa penyediaan buku, pelatihan pengelolaan pojok baca (tatakol), serta propgram literasi berbasis diskusi dan tukar ide.

    “Insyaallah, program ini akan memperluas cakrawala berpikir santri kita. Tidak lagi terpaku pada teks, tapi belajar menyelami makna di balik bacaan,” tutup Mr. Bogel.

  • Santriwati SMA ZAHA 1 Genggong Belajar Berbahasa Jerman lewat Ekstrakurikuler Deutsch Club

    Santriwati SMA ZAHA 1 Genggong Belajar Berbahasa Jerman lewat Ekstrakurikuler Deutsch Club

    Probolinggo, KabarBromo.com – Kalimat “Ich möchte ein Brot kaufen” terdengar fasih diucapkan seorang Santriwati di SMA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong, Kabupaten Probolinggo, dalam sebuah sesi pelatihan bahasa Jerman. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari ekstrakurikuler Deutsch Club yang digelar pada Rabu, 7 Agustus 2025.

    Pelatihan menghadirkan Aisyah Dinda Balqis, B.A., seorang pengajar muda dengan latar belakang pendidikan bahasa Jerman, sebagai pemateri. Ia membimbing para santri memahami dasar-dasar komunikasi dalam bahasa asing tersebut.

    Materi yang disampaikan meliputi perkenalan diri, tanya jawab sederhana, praktik membeli barang di toko, hingga memesan makanan di restoran. Selain itu, peserta juga diajak mempelajari tata bahasa dasar, seperti penggunaan artikel, konjugasi kata kerja, serta struktur kalimat dalam kasus Nominativ dan Akkusativ.

    “Kami ingin santri tidak hanya mengenal bahasa asing secara teori, tapi juga bisa menggunakannya dalam konteks sehari-hari,” ujar Aisyah.

    Para peserta yang seluruhnya merupakan santri aktif di ZAHA 1 Genggong tampak antusias mengikuti rangkaian sesi. Selain aspek linguistik, mereka juga dikenalkan pada kultur dan kebiasaan masyarakat di negara-negara berbahasa Jerman.

    Pihak sekolah menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan literasi global serta kecakapan abad ke-21 yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah.

  • Digitalisasi Ujian di Pesantren, ANBK 2025 Berlangsung Tertib di SMA Zainul Hasan 1 Genggong 

    Digitalisasi Ujian di Pesantren, ANBK 2025 Berlangsung Tertib di SMA Zainul Hasan 1 Genggong 

    Probolinggo, KabarBromo.com – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 di SMA Zainul Hasan 1 Genggong menjadi ujian, tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi kesiapan infrastruktur pendidikan digital. Dengan sistem dua sesi selama dua hari, yakni 6–7 Agustus 2025, serta pendampingan intensif, sekolah berbasis pesantren ini berupaya menjawab tantangan asesmen nasional di era teknologi.

    Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., atau yang akrab disapa Gus Bos, menegaskan bahwa pelaksanaan ANBK telah dipersiapkan jauh hari, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, termasuk pendampingan mental siswa.

    “Kami menyiapkan secara menyeluruh karena ANBK ini bukan sekadar ujian biasa. Ini bagian dari cermin mutu pendidikan kita di mata nasional,” ungkapnya.

    Persiapan infrastruktur menjadi perhatian utama. Laboratorium komputer ditata ulang, perangkat diperiksa secara berkala, dan koneksi internet diperkuat guna menghindari gangguan saat ujian berlangsung.

     

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Abdullah, S.Pd., menjelaskan bahwa pembagian sesi menjadi strategi utama untuk memastikan stabilitas jaringan dan kenyamanan peserta selama asesmen.

    “Dengan dua sesi, beban sistem bisa lebih ringan. Ini bagian dari mitigasi teknis yang kami terapkan,” ujarnya.

    Selain kesiapan teknis, aspek psikologis siswa juga menjadi perhatian. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, yang akrab disapa Mr Bogel, menegaskan bahwa pendekatan personal terus dilakukan agar para siswa tidak mengalami tekanan berlebihan.

    “Kami sampaikan bahwa ini asesmen untuk evaluasi sekolah, bukan penentu kelulusan. Ini penting agar mereka tetap tenang,” kata Mr Bogel.

    Pelaksanaan ANBK di SMA Zainul Hasan 1 Genggong mencerminkan tantangan sekaligus peluang di tengah transformasi pendidikan nasional. Di saat sebagian sekolah masih berjuang menghadapi keterbatasan digital, sekolah ini menjadi contoh bagaimana asesmen nasional tidak hanya menilai siswa, tetapi juga kapasitas lembaga pendidikan dalam menjawab tuntutan zaman.

  • PLN dan Pemkab Probolinggo Duduk Satu Meja, Ivan Kadin Dampingi Penandatanganan Kesepakatan

    PLN dan Pemkab Probolinggo Duduk Satu Meja, Ivan Kadin Dampingi Penandatanganan Kesepakatan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sejumlah pejabat dari PT PLN (Persero) UP3 Pasuruan tampak memasuki ruang pertemuan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Selasa (5/8/2025). Audiensi kali ini sebuah kesepakatan strategis tengah dirancang untuk memperkuat pelayanan kelistrikan di wilayah tapal kuda.

    Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, PLN UP3 Pasuruan diwakili oleh Hans Tua M. Sinaga selaku Manager ULP Kraksaan. Mereka disambut langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus Haris.

    Tak hanya itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, turut mendampingi dalam pertemuan strategis itu bersama jajaran pengurusnya.

    “Audiensi ini bukan hanya soal listrik, tapi tentang membangun sinergi antarinstansi demi mendorong percepatan ekonomi daerah,” ungkap Gede Vandana Wijaya yang akrab disapa Ivan.

    Ia menjelaskan, keterlibatan Kadin dalam audiensi ini bertujuan menjembatani komunikasi antara pelaku usaha lokal dengan penyedia layanan publik seperti PLN. Harapannya, kebutuhan listrik industri dan UMKM di Kabupaten Probolinggo bisa lebih cepat direspons dan terakomodasi.

    “Langkah ini sekaligus membuka ruang kolaborasi ke depan yang lebih luas, untuk meningkatkan PAD baik dalam bentuk investasi maupun peningkatan pelayanan publik,” tutup Ivan.

    Sebagai tindak lanjut, pertemuan itu menghasilkan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pasuruan.

  • Santri Melek Digital, SMA ZAHA 1 Genggong Luncurkan Ekstrakurikuler Content Creator

    Santri Melek Digital, SMA ZAHA 1 Genggong Luncurkan Ekstrakurikuler Content Creator

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Bukan ceramah agama atau pelajaran fikih, laboratorium komputer SMA Zainul Hasan 1 Genggong, pada Senin (4/8/2025), berubah menjadi seperti studio kreatif. Ratusan santri tampak duduk rapi, mendengarkan dan menyimak secara saksama, sementara di kursi paling depan, duduk seorang pria dengan komputer utama: Mas Aan Altamis, praktisi konten digital yang dikenal aktif di berbagai platform media sosial.

    Kehadirannya bukan tanpa alasan. Ia didatangkan khusus oleh pihak sekolah dalam program ekstrakurikuler bertajuk Content Creator. Materi yang disajikan pun bukan materi biasa, melainkan seputar dunia yang kini menjadi pusat perhatian generasi muda: media sosial dan konten digital.

    Dalam sesi yang berlangsung intens sejak pagi, Mas Aan memaparkan berbagai materi, mulai dari pengelolaan akun media sosial, penentuan genre niche konten, hingga teknik menulis naskah. Tak hanya itu, ia juga memperkenalkan konsep hook, yakni teknik membuka video agar penonton tertarik dalam tiga detik pertama.

    Selain itu, para peserta juga dikenalkan pada dasar-dasar public speaking, teknik videografi, pencahayaan (lighting), serta kualitas audio sebagai elemen penting dalam produksi konten.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para santri. Banyak di antara mereka mengaku termotivasi untuk mulai membuat konten bernilai edukatif.

    Pihak sekolah menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari visi pendidikan digital yang inklusif. Diharapkan, santri-santri SMA ZAHA 1 Genggong Genggong dapat menjadi agen perubahan positif di dunia maya, memanfaatkan platform media sosial untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan keilmuan.

    Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, yang akrab disapa Mr. Bogel, turut mengapresiasi antusiasme para santri dalam mengikuti kegiatan tersebut.

    “Ini adalah langkah awal untuk mengenalkan santri pada dunia kreatif digital secara bertanggung jawab. Harapan kami, mereka tidak hanya bisa membuat konten, tetapi juga menyampaikan nilai dakwah yang menyejukkan,” ungkap Mr. Bogel.

    Ia berharap program ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang membuka lebih banyak peluang kreatif bagi para santri.

    “Kalau bisa, ke depan akan ada praktik langsung yang lebih intensif, agar skill mereka semakin terasah,” tutup Mr. Bogel.

  • Gubernur Jatim dan Bupati Haris Lakukan Peletakan Keramik Pertama Renovasi Rutilahu

    Gubernur Jatim dan Bupati Haris Lakukan Peletakan Keramik Pertama Renovasi Rutilahu

     

    PAITON – Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Dua TNI I G. P. Alit Jaya dan Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Arya Delano melakukan peletakan keramik pertama renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Gilin RT 6/RW 2 Desa Randutatah Kecamatan Paiton, Senin (4/8/2025).

    Turut mendampingi Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Forkopimka Paiton.

    Usai melakukan peletakan keramik pertama renovasi Rutilahu, Gubernur Khofifah, Bupati Haris, Pangkoarmada II dan Danlantamal V melakukan peninjauan ke lokasi bhakti kesehatan dan bhakti sosial.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah dan Bupati Haris menyapa masyarakat yang sedang menikmati pelayanan kesehatan yang dilayani oleh 56 tenaga kesehatan (nakes). Mereka diberi promosi kesehatan dan edukasi untuk penyakit kusta.

    Bhakti kesehatan ini memberikan pelayanan pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tensi, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan asam urat, pemeriksaan gigi serta pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata baca.

    Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan 250 paket sembako dalam kegiatan bhakti sosial. Dimana secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Khofifah, Bupati Haris, Pangkoarmada II dan Danlantamal V Surabaya.

    Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen kuat pemerintah dan TNI AL dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

    “Tahun ini ada 300 rumah yang akan direnovasi. Rinciannya, 100 rumah di Kabupaten Probolinggo, 100 rumah di Kota Probolinggo, 70 rumah di Kabupaten Pasuruan dan 30 rumah di Kabupaten Magetan,” ujarnya.

    Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Lantamal V Surabaya yang telah berkomitmen membangun rumah layak huni sejak 10 tahun lalu. “Harapannya, kualitas hidup masyarakat akan makin membaik dan pengentasan kemiskinan bisa lebih signifikan,” tambahnya.

    Dalam momen kemerdekaan RI ini, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang Agustus. “Kami keluarkan surat edaran untuk mengibarkan Merah Putih sebanyak-banyaknya, baik di rumah, kendaraan maupun fasilitas publik,” terangnya.

    Sementara Danlantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Arya Delano menegaskan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AL terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

    “Hari ini merupakan hari yang sangat luar biasa karena Ibu Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Probolinggo melaksanakan kerja sama dengan Lantamal V untuk renovasi rumah tidak layak huni,” ungkapnya.

    Menurut Arya Delano, Lantamal V mendapat tugas untuk merenovasi 300 rumah di tahun 2025 dengan rincian 100 rumah di Kabupaten Probolinggo, 100 rumah di Kota Probolinggo, 70 rumah di Kabupaten Pasuruan dan 30 rumah di Kabupaten Magetan. “Kami mentargetkan waktu pelaksanaan sekitar 90 hari. Tentunya kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pendataan dan verifikasi fisik di lapangan,” jelasnya.

    Arya berharap ke depan peran TNI AL dalam membantu masyarakat semakin luas. “Kami mohon doa agar TNI AL terus bisa aktif membantu kesulitan masyarakat, terutama di wilayah pesisir,” tegasnya.

    Sedangkan Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menyampaikan apresiasi atas dimulainya renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kabupaten Probolinggo. Program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Lantamal V Surabaya dalam rangka Bhakti TNI AL 2025.

    “Kami pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur, Pangkoarmada dan Lantamal. Kehadiran TNI Angkatan Laut di sini merupakan bentuk gotong royong antara negara dan masyarakat,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, program renovasi Rutilahu tidak sekedar pembangunan fisik, melainkan juga membangun harapan baru bagi warga. “Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kepedulian negara terhadap kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah rumah atau permukiman,” tambahnya.

    Bupati Haris berharap program ini bisa terus berlanjut dan sejalan dengan target pemerintah pusat yang ingin membangun tiga juta rumah dalam lima tahun ke depan. “Mudah-mudahan ke depan agar perhatian pemerintah tidak berhenti di bidang perumahan saja. Semoga berkembang ke sektor kesehatan, ekonomi dan kesejahteraan nelayan di daerah pesisir,” pungkasnya. Hery.

     

     

  • SMA ZAHA 1 Genggong Gelar Pertemuan Wali Santri, Bahas Arah Pendidikan

    SMA ZAHA 1 Genggong Gelar Pertemuan Wali Santri, Bahas Arah Pendidikan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Suara mikrofon menggema di aula Barozain SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, pada Ahad pagi (3/8/2025). Satu per satu wali santri baru duduk bersisian, menyimak pemaparan jajaran pimpinan sekolah dalam forum resmi pembukaan tahun ajaran 2025/2026.

    Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan forum strategis yang membahas arah kebijakan pendidikan kepada para wali santri kelas X.

    Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, membuka forum secara langsung.

    “Kami ingin pendidikan di ZAHA berjalan dengan prinsip keterbukaan, baik dalam hal akademik dan arah kebijakan akan kami sampaikan secara berkala kepada wali santri,” ujar Gus Bos.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter.

    “Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Komunikasi dan kepercayaan antara wali dan lembaga harus dibangun sejak awal,” lanjutnya.

    Dalam pertemuan itu, Gus Bos juga menjelaskan sejumlah kebijakan baru yang akan diterapkan pada tahun ajaran ini. Di antaranya adalah integrasi pembelajaran, keseimbangan antara pelajaran akademik dan diniyah, serta penguatan karakter berbasis pesantren.

    Didampingi para pimpinan struktural seperti Waka Kurikulum Abdullah, S.Pd., Bendahara Najmuddin, S.Kom., dan Waka Kesiswaan Muhammad Syifauddin, forum berlangsung secara interaktif. Beberapa wali santri turut mengajukan pertanyaan, mulai dari  skema pelaporan keuangan, hingga pembinaan akhlak di tengah tantangan globalisasi.

    Pertemuan ditutup dengan penyusunan notulen resmi oleh Muzammil, S.H.I., dan Siti Rubiah, S.Psi., serta pembacaan doa bersama untuk kelancaran dan keberkahan proses pendidikan.

    Forum ini menjadi penanda komitmen SMA ZAHA 1 Genggong untuk membangun kepercayaan publik melalui prinsip transparansi, keterlibatan wali santri, dan visi pendidikan yang menyeluruh.

  • Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 . Padepokan dimas kanjeng . Gelar pembukaan lomba Voleyball Rod cup 2025 . 

    Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 . Padepokan dimas kanjeng . Gelar pembukaan lomba Voleyball Rod cup 2025 . 

     

     

    padepokan dimas kanjeng taat pribadi saat ini menggelar kegiatan Pembukaan Lomba voleyball Rod cup 2025 . dengan katagori junior dan katagori umum . Untuk katagori junior perlombaan tersebut diikuti oleh tim yang ada di daerah probolinggo raya. Kemudian untuk katagori umum di ikuti oleh para peserta tim sejawatimur. dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 . Yang digelar di depan istana padepokan dimas kanjeng Taat Pribadi. Desa gading wetan, kecamatan gading, Probolinggo.

    Yang dihadiri oleh unsur muspika kecamatan gading, pengurus PBSI. kabupaten probolinggo, manager serta pelatih dari tim Gama Indoras dan Samator. Keluarga besar padepokan dimas kanjeng dan warga setempat maupun warga dari luar daerah. Sabtu, 02/08/2025 . Malam.

     

    Dalam sambutannya ketua umum Peringatan Hari Besar Nasional ( PHBN).  Pangeran , RADENY. Mengungkapkan tahun tersebut merupakan tahun ke – tiga yang secara berturut-turut mengadakan berbagai perlombaan di setiap tahun di bulan Agustus. Dan dirinya juga menegaskan bahwa perlombaan tersebut tidak ada kaitannya dengan unsur politik .

     

    Tahun ini merupakan tahun ke -3 secara berturut-turut . Kami mengadakan berbagai perlombaan . Dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan republik Indonesia. Dan perlu kami tegaskan kembali . Kegiatan ini tidak megandung unsur politik. Atau apapun . Perlombaan ini dari hati yang paling dalam kami beserta keluarga besar padepokan. Dan inilah bukti padepokan kita cinta terhadap negeri ini “ Ungkapnya.

    Pangeran , RADENY. Juga menyebut ada berbagai lomba yang disajikan dalam setiap tahunnya dan dari masing – masing perlombaan itu. Akan mendapat hadiah sebagai wujud Dan bentuk penghargaan kepada peserta .

    Adapun jenis lomba dalam kegiatan ini. Ada jenis tiga lomba. Yaitu lomba bola volley , lomba kesenian atau karnaval dan lomba tarik tambang. Dengan total keseluruhan hadiah seratus lima puluh juta rupiah. ( 150.000.000 ) . Tahun lalu kami sudah berjanji bahwa tahun ini akan lebih meriah lagi. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras Dengan sepenuh hati demi kelancaran kegiatan Yang berlangsung pada malam. Hari ini ” . Pungkasnya lagi.

    Kemudian di sela – sela sambutan ahir . Pangeran  RADENY. juga memberikan sebuah kata- kata filsafat. Yang memberikan refleksi mendalam dan merangsang pemikiran kritis, dari sudut pandang filosofis.

    Tidak perlu berambisi agar disegani , dihormati bahkan ditakuti cukup memberi manfaat yang bermakna. Karena hinaan dan cacian , bahkan direndahkan perlu dibalas dengan tepuk tangan. ” Dalihnya.  Hery.

     

  • Gebyar Agustusan di Padepokan Dimas Kanjeng: Hadiah Rp30 Juta Diperebutkan!

    Gebyar Agustusan di Padepokan Dimas Kanjeng: Hadiah Rp30 Juta Diperebutkan!

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Turnamen bola voli RDD CUP Tahun 2025 yang di selenggarakan oleh Padepokan Kanjeng Taat Pribadi resmi dibuka pada Sabtu malam (2/8/2025) di Desa Wangkal, Kecamatan Gading. Kegiatan ini menjadi bagian dari gebyar peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

    Pembukaan turnamen diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari perwakilan Kecamatan Gading dan Ketua PBVSI Kabupaten Probolinggo. Doa bersama dipanjatkan sebelum dilakukannya pengguntingan pita dan peluncuran kembang api sebagai penanda resmi dimulainya pertandingan.

    Ajang ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp30 juta, dan diikuti oleh berbagai klub bola voli dari wilayah Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.

    “Acara ini sangat bagus. Momen peringatan HUT RI dikemas dalam bentuk turnamen olahraga, sekaligus mengenang jasa para pahlawan dan mempererat kekompakan antarwarga,” ujar Badri, perwakilan dari PT Surya Madistrindo, anak perusahaan PT Gudang Garam, selaku sponsor kegiatan.

     

     

    Menurutnya, dukungan Padepokan Dimas Kanjeng terhadap kegiatan ini sangat maksimal, dan mampu menghadirkan hiburan positif bagi masyarakat lokal maupun para pendatang yang ikut menyaksikan.

    “Kami juga mendapatkan banyak manfaat. Produk Gudang Garam Merah semakin dikenal masyarakat, dan penjualan juga meningkat sejak sore sebelum pembukaan dimulai,” imbuh Badri yang menjabat sebagai marketing event.

    RDD CUP 2025 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan ke depan, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Agustusan yang akan digelar di kawasan Desa Wangkal.

  • Dua Hari Besar Sekaligus! SMA ZAHA Genggong Rayakan HUT RI & Hari Pramuka dengan Semangat Juang

    Dua Hari Besar Sekaligus! SMA ZAHA Genggong Rayakan HUT RI & Hari Pramuka dengan Semangat Juang

    Probolinggo, KabarBromo.com – Semangat itu tidak sekadar dikibarkan lewat bendera. Di tengah gemuruh usia kemerdekaan yang memasuki delapan dekade, dan saat bangsa ini menatap tantangan baru, SMA Zainul Hasan 1 Genggong memilih untuk tak hanya merayakan tetapi juga menegaskan peran penting pendidikan dan kepramukaan dalam membentuk ketahanan generasi muda.

    Dua momentum besar mewarnai suasana sekolah di Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (2/8/2025). Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia dan Hari Pramuka Nasional ke-64 dirangkai dalam satu nafas perjuangan: membangun bangsa dari ruang kelas dan lapangan upacara.

    Flayer bertuliskan “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” dan slogan Pramuka “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” bukan hanya pajangan visual. Ia menjadi pernyataan sikap, bahwa pendidikan di tangan para guru dan siswa SMA ZAHA 1 adalah ujung tombak peradaban.

    Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, menegaskan bahwa nilai-nilai kepramukaan adalah pilar utama dalam mendidik karakter pelajar zaman kini.

    “Kemerdekaan ini tidak boleh hanya dikenang, tapi harus diteladani dalam tindakan nyata. Dan Pramuka adalah jembatan untuk membentuk generasi yang tangguh, disiplin, dan berjiwa sosial. Di sekolah ini, kami tidak hanya mendidik dengan ilmu, tetapi juga membentuk watak,” ujar Gus Bos.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan peringatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga sarana menguatkan kebersamaan antar warga sekolah.

    “Kami ingin siswa-siswi menyadari bahwa mereka adalah bagian dari perjalanan bangsa. Maka momentum 17 Agustus dan Hari Pramuka ini harus jadi pengingat bahwa masa depan Indonesia tergantung pada karakter mereka hari ini,” tambahnya.

    Peringatan Hari Kemerdekaan dan Hari Pramuka tahun ini juga dirangkaikan dengan berbagai lomba edukatif, apel bersama, dan doa kebangsaan, yang melibatkan seluruh civitas akademika dan tokoh masyarakat sekitar.

  • PPLK UNZAH Genggong Dampingi Pelajar MA Zaha 4 Pakuniran Jalani Program Dua Bahasa

    PPLK UNZAH Genggong Dampingi Pelajar MA Zaha 4 Pakuniran Jalani Program Dua Bahasa

    Pakuniran, KabarBromo.com – Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA Zaha) 4 Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, mulai menerapkan kebijakan baru terkait jam belajar dan program pembelajaran bilingual sejak awal Agustus 2025. Kebijakan tersebut diumumkan usai rapat wali murid yang digelar pihak madrasah pada Sabtu (2/8/2025).

    Salah satu perubahan signifikan adalah dimajukannya waktu masuk siswa menjadi pukul 06.50 WIB. Selain itu, madrasah juga menambahkan sesi istigasah dan kultum hingga pukul 07.50 WIB, serta mengintegrasikan penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Arab ke dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada hari Sabtu.

    Dalam mendukung pelaksanaan program bilingual di MA Zaha 4 Pakuniran, sejumlah mahasiswa-mahasiswi dari Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong turut berperan aktif melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK).

    Mereka terdiri atas Najmah Syakiartun Ni’am dari program studi Tadris Bahasa Inggris selaku ketua kelompok, Dian Qurrotul Aini dari program studi Tadris Matematika, Mohammad Said dari program studi Tadris Bahasa Indonesia, serta Maulidatul Hasanah dari program studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial.

    Keempat mahasiswa ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, Fika Anjana, M.Pd., dan secara langsung terlibat dalam proses pendampingan siswa-siswi, khususnya dalam penerapan metode pembelajaran aktif berbasis bilingual di lingkungan madrasah.

    Najmah Syakiartun Ni’am selaku ketua kelompok PPLK menyampaikan, perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pola belajar siswa agar lebih efektif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

    “Rapat wali murid kami laksanakan untuk merespons kebutuhan penyesuaian jadwal belajar agar lebih efektif,” ujar Najmah.

    Menurut Najmah, program bilingual ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dalam dua bahasa asing, melalui pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual.

    “Kami akan menggunakan metode yang interaktif dan menyenangkan, agar siswa tidak hanya memahami bahasa secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

    Ia menyebutkan, para siswa menyambut baik kebijakan ini. Banyak yang merasa tertantang sekaligus bersemangat karena memiliki kesempatan mengembangkan diri melalui penguasaan dua bahasa asing.

    Kebijakan ini sejalan dengan visi madrasah untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki keterampilan bahasa asing dan mampu beradaptasi dengan dinamika global, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta komunikasi lintas negara.

    “Tantangan terbesarnya adalah memastikan siswa tidak merasa kewalahan dengan materi dalam dua bahasa. Namun, kami optimistis, dengan pendampingan yang tepat, mereka bisa beradaptasi secara bertahap,” tambahnya.

    Najmah berharap program ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi MA Zaha 2 Pakuniran, tetapi juga menjadi inspirasi bagi madrasah lain, khususnya yang berbasis pesantren, untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan kompetitif.

    “Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari transformasi pendidikan di lingkungan madrasah,” pungkasnya.

  • CCTV Mati, Dompet Mahasiswi Hilang di Area Pemkab: Satpol PP Tak Terima Laporan

    CCTV Mati, Dompet Mahasiswi Hilang di Area Pemkab: Satpol PP Tak Terima Laporan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Suasana di area parkir sisi timur Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tampak biasa pada Senin siang, 28 Juli 2025. Tak ada yang menyangka, di sela aktivitas rutin perkantoran, sebuah insiden kehilangan menimpa salah satu mahasiswi magang.

    Dompetnya raib. Dan ironisnya, seluruh kamera pengawas (CCTV) di lingkungan kantor Pemkab disebut dalam kondisi tidak berfungsi saat kejadian berlangsung.

    Informasi ini pun langsung mengundang perhatian publik, terlebih dengan dugaan lemahnya sistem pengawasan di pusat pemerintahan daerah itu. Pihak redaksi KabarBromo.com mengonfirmasi kebenaran informasi ini kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng.

    “Satpol selalu keliling mengontrol lokasi area Pemda. Masing-masing grup terdiri dari dua personel,” terang Sugeng saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Kamis (31/7/2025).

    Sugeng menegaskan, tidak ada laporan yang diterima oleh petugasnya terkait insiden kehilangan tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Meski begitu, ia berjanji akan melakukan pembinaan internal.

    “Saya akan melakukan pembinaan kepada personel agar selalu waspada,” ujarnya.

    Terkait kondisi CCTV yang disebut tak berfungsi, Sugeng menjelaskan bahwa hal itu berada di bawah wewenang Bagian Umum Sekretariat Daerah, bukan Satpol PP.

    Di sisi lain, belum ada keterangan resmi dari pihak Bagian Umum Pemkab mengenai kondisi kamera pengawas tersebut saat kejadian.

    Peristiwa ini menjadi pengingat serius akan pentingnya sistem pengawasan dan keamanan di lingkungan perkantoran pemerintah. Terlebih, dengan keberadaan tamu atau tenaga magang dari kalangan mahasiswa yang membutuhkan rasa aman selama menjalankan tugasnya.