Penulis: Redaksi Satu

  • Gus Bos Dorong Pendidikan Karakter Lewat Kolaborasi TNI AL di SMA Zaha 1 Genggong

    Gus Bos Dorong Pendidikan Karakter Lewat Kolaborasi TNI AL di SMA Zaha 1 Genggong

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Pagi itu, Kamis (31/7/2025), derap langkah sepatu loreng menyusuri halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Probolinggo. Siswa-siswi yang biasanya riuh menyambut hari belajar, mendadak hening dan terpaku. Sebuah peristiwa tak biasa tengah terjadi institusi pendidikan ini kedatangan tamu kehormatan: pasukan dari Poskamla TNI AL Paiton.

    Bukan untuk operasi militer. Bukan pula dalam rangka pengamanan. Namun demi satu misi penting: menanamkan kembali wawasan nusantara dan kesadaran kebaharian di kalangan generasi muda.

    Dipimpin langsung oleh Kapten Laut (P) Abson Nizam, S.Sos., Danpos TNI AL Paiton, seminar bertema “Wawasan Nusantara dan Kebaharian” digelar sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan. Ia didampingi oleh jajaran personel TNI AL lainnya: Peltu Mes Agus Suyono, Kopka Nav Soni Al Riawan, dan Kopka Isy Muhammad Soleh.

    Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., atau yang akrab disapa Gus Bos, mengungkapkan pentingnya penguatan karakter kebangsaan di era digital saat ini.

    “Kami menyambut baik kehadiran TNI AL dalam memberikan pemahaman tentang wawasan nusantara dan kebaharian. Ini adalah bentuk pendidikan karakter yang aplikatif dan menyentuh langsung kesadaran siswa,” ungkap Gus Bos.

    Ia menjelaskan, keberadaan TNI AL di lingkungan sekolah memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa, terutama dalam mengenal peran militer dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah laut.

    “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan menginspirasi siswa untuk lebih cinta tanah air, tidak hanya di daratan, tetapi juga terhadap laut dan seluruh wilayah kedaulatan NKRI,” papar Gus Bos.

    “Semoga sinergi antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan semakin kuat demi mencetak generasi yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis,” tutup Gus Bos.

  • Dukung Kesejahteraan Guru, Gus Bos, Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gandeng Bank Jatim Kraksaan

    Dukung Kesejahteraan Guru, Gus Bos, Kepala SMA ZAHA 1 Genggong, Gandeng Bank Jatim Kraksaan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Tangan dua perwakilan lembaga itu bergerak serempak, membubuhkan tanda tangan di atas kertas perjanjian. Momen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya kerja sama antara institusi pendidikan dan perbankan yang diharapkan membawa dampak positif bagi para tenaga pendidik.

    Rabu (30 Juli 2025), bertempat di Aula Barozain, SMA Zainul Hasan 1 Genggong menjalin kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Kraksaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan payroll dan kredit pegawai.

    Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., yang akrab disapa Gus Bos, bersama Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, Siska Diah, S.E., serta disaksikan oleh jajaran dari kedua belah pihak.

    Gus Bos menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

    “Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan sekolah,” ujar Gus Bos.

    Ia menambahkan, fasilitas payroll dan layanan kredit yang ditawarkan akan memberikan kemudahan dalam mengakses keuangan, khususnya terkait pencairan gaji dan pembiayaan yang bersifat produktif maupun konsumtif.

    Pihak sekolah juga merencanakan program literasi keuangan yang akan melibatkan guru dan staf sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama tersebut.

    “Kami akan mendorong penguatan pemahaman keuangan secara bertahap. Harapannya, guru tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga lebih bijak dalam pengelolaan keuangan,” tutup Gus Bos.

  • Koordinasi Ekstrakurikuler SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Tekankan Tiga Pilar Pembinaan

    Koordinasi Ekstrakurikuler SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Tekankan Tiga Pilar Pembinaan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Jarum jam nyaris menyentuh pukul 12.15 WIB, Selasa (29/7/2025), ketika beberapa guru mulai memasuki ruang guru SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Wajah-wajah serius menghiasi ruangan. Dalam suasana yang hening, Wakil Kepala Kesiswaan Muhammad Syifauddin, yang akrab disapa Mr. Bogel, duduk membuka rapat koordinasi.

    Rapat siang itu bukan agenda biasa. Di balik singkatnya durasi, pembahasan mengerucut pada satu hal krusial: keaktifan santri dan pelaksanaan koordinasi bersama para pembina ekstrakurikuler serta Olimpiade Sains Nasional (OSN).

    “Keaktifan santri bukan sekadar kewajiban administratif,” ujar Mr. Bogel dengan nada tegas namun tenang, “melainkan cerminan karakter mereka sebagai calon pemimpin masa depan.”

    Dalam forum yang dihadiri para pembina OSN dan kegiatan ekstrakurikuler itu, Mr. Bogel turut menyoroti pentingnya perhatian terhadap pengembangan minat dan bakat santri.

    “Setiap santri memiliki potensi unik. Tugas kita sebagai pendidik adalah menggali dan mengasah potensi tersebut agar mereka tumbuh dengan percaya diri dan siap bersaing secara positif,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa penguatan karakter, minat, dan bakat tidak boleh dipisahkan dari proses pendidikan. “Dengan mengenali minat dan bakatnya, santri akan lebih bersemangat belajar dan memiliki arah yang jelas dalam meraih prestasi,” tandasnya.

    Rapat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan pembinaan terhadap santri agar menjadi generasi yang aktif, berdaya saing, dan berakhlak.

  • OSIS & Pramuka Bersatu! SMA Zainul Hasan 1 Genggong Tunjukkan Disiplin Lewat Upacara Bendera

    OSIS & Pramuka Bersatu! SMA Zainul Hasan 1 Genggong Tunjukkan Disiplin Lewat Upacara Bendera

    Probolinggo, KabarBromo.com – Senin pagi, 28 Juli 2025, halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong mendadak hening. Semua berdiri tegak, mata menatap langit, menanti Sang Merah Putih perlahan naik diiringi lagu kebangsaan. Suasana haru, semangat, dan khidmat bercampur menjadi satu dalam gelaran upacara bendera yang tak sekadar rutinitas, tetapi juga cermin semangat kebangsaan.

    Upacara bendera kali ini menjadi penanda dimulainya Tahun Pelajaran 2025–2026 di SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Laila Fitriyah, S.Si., yang menyampaikan pesan kebangsaan dan kedisiplinan di hadapan ratusan peserta.

    Petugas upacara merupakan gabungan anggota OSIS dan Pramuka. Sementara itu, peserta terdiri atas pimpinan lembaga, dewan guru, staf karyawan, serta seluruh santri putra. Acara berlangsung di halaman sekolah (Area P5) dari pukul 07.15 hingga 08.15 WIB.

    Pesan kedisiplinan dan nasionalisme kembali digaungkan melalui barisan yang rapi, seragam yang dikenakan sesuai hari, serta kekompakan yang tampak dari awal hingga akhir upacara.

    “Momentum ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pengingat bahwa kita adalah bagian dari bangsa yang besar, yang harus terus bergerak maju dengan ilmu dan akhlak,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., yang akrab disapa Mr. Bogel.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian program pendidikan karakter berbasis kebangsaan yang akan terus dikembangkan selama tahun pelajaran berjalan.

  • Gangguan Makhluk Gaib? Ahmed Bukgubuk Juga Layani Bekam, Suwuk, dan Konsultasi Spiritual

    Gangguan Makhluk Gaib? Ahmed Bukgubuk Juga Layani Bekam, Suwuk, dan Konsultasi Spiritual

    Lumajang, KabarBromo.com – Pemandangan tak biasa terlihat di sebuah rumah sederhana di Dusun Jugil, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Seorang pria tampak berbaring dengan sejumlah gelas bekam menempel di punggungnya. Darah mengalir perlahan dari titik-titik tubuh yang telah ditusuk jarum, bagian dari proses terapi bekam yang kini kembali diminati warga.

    Praktik tersebut dijalankan oleh Ahmed Bukgubuk, seorang terapis bekam yang mengusung konsep “Sehat dengan Sunnah”. Ia memadukan pengobatan alternatif dengan pendekatan spiritual, berlandaskan tradisi sunnah yang diyakini sebagai salah satu bentuk ikhtiar menjaga kesehatan.

    “Ini bukan sekadar pengobatan biasa. Kami berikhtiar sesuai sunnah Nabi,” ujar Ahmed. Ia menyebutkan, terapi bekam yang dilakukannya dapat membantu mengatasi berbagai keluhan seperti sakit punggung, kesemutan, kelelahan, sakit kepala, sesak napas, hingga pegal linu dan asam urat.

    Tidak hanya pengobatan fisik, Ahmed juga membuka layanan konsultasi spiritual. Ia kerap diminta warga untuk menangani gangguan yang berkaitan dengan hal-hal nonmedis, termasuk gangguan makhluk gaib, serta melayani suwuk untuk orang yang sedang sakit.

    Layanan ini tersedia bagi masyarakat yang ingin berikhtiar secara tradisional maupun spiritual. Warga dapat mengunjungi langsung praktiknya di Dusun Jugil atau menghubungi melalui WhatsApp di nomor 0823-3867-9148. Informasi dan kegiatan terapi juga dapat diakses melalui akun TikTok @BUKGUBUK.

     

  • PPLK UNZAH di SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Ajak Mahasiswa Hadapi Dunia Nyata Pendidikan

    PPLK UNZAH di SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Ajak Mahasiswa Hadapi Dunia Nyata Pendidikan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sebanyak enam mahasiswa Universitas Zainul Hasan (UNZAH) Genggong melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan. Kegiatan dimulai pada Sabtu (26/7/2025) dengan pengarahan langsung dari pihak sekolah.

    Mahasiswa tersebut terdiri atas dua mahasiswa dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dua dari Pendidikan Bahasa Indonesia, satu dari Pendidikan Matematika, dan satu dari Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Mereka akan menjalani praktik mengajar dan pembelajaran di bawah bimbingan dosen pembina, Loviga Denny Pratama.

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., yang akrab disapa Mr. Bogel, menyambut baik pelaksanaan PPLK ini dan berharap para mahasiswa dapat menjalani proses pembelajaran secara maksimal.

    “Mahasiswa harus mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di kampus, serta menjalin komunikasi yang baik dengan guru dan siswa,” ujarnya.

    Para mahasiswa PPLK akan didampingi oleh guru pamong, yakni Ilham Amin, S.Pd.; Muhammad Ghola, M.Pd.; Wahid Qomaruddin, S.Pd.; Laila Fitriyah, S.Si.; Aisyah Dinda Balqis, B.A.; Nurul Laily Syaadah, S.Hum.; dan Nailis Salamah, S.Pd.

    Mr. Bogel juga menyampaikan harapannya agar kegiatan PPLK ini tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi juga membentuk karakter dan memberikan pengalaman nyata bagi para mahasiswa.

    “Kami berharap mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar memahami dinamika pendidikan di lapangan,” katanya.

    Program PPLK ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dan menjadi bagian penting dalam proses akademik mahasiswa sebelum mereka terjun ke dunia kerja sebagai pendidik.

  • Pagi di SMA ZAHA 1 Genggong Tak Pernah Biasa: Sholawat, Surah Tujuh, hingga Nadhom Safinatunnajah Warnai Hari Santri

    Pagi di SMA ZAHA 1 Genggong Tak Pernah Biasa: Sholawat, Surah Tujuh, hingga Nadhom Safinatunnajah Warnai Hari Santri

    Probolinggo, KabarBromo.com – Pagi baru saja menyapa halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Sabtu (26/7/2025), namun lantunan sholawat, zikir, dan ayat-ayat suci telah mengalun syahdu dari para santri. Tradisi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembentukan karakter yang telah melekat dalam denyut kehidupan pesantren.

    Setiap hari sebelum memulai pembelajaran, para santri mengikuti pembacaan sholawat Nabi, Asmaul Husna, serta Surah Tujuh sebutan untuk tujuh surat Al-Qur’an yang dibaca rutin, yakni As-Sajdah, Yasin, Ad-Dukhan, Ar-Rahman, Al-Waqi’ah, Al-Hadid, dan Al-Mulk.

    Selain itu, pembacaan nadhom Safinatunnajah karya Al-‘Arif Billah KH. Mohammad Hasan Genggong juga menjadi bagian dari kegiatan pagi. Nadhom tersebut berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai dasar fikih dan spiritualitas sejak dini kepada para santri.

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., menyampaikan bahwa pembiasaan ini memiliki tujuan strategis dalam membentuk kepribadian santri.

    “Pertama, untuk membiasakan dan menghafal Surah Tujuh. Kedua, agar para santri menguasai nadhom Safinatunnajah dan Maulid Nabi. Ketiga, melatih hafalan Asmaul Husna. Semuanya ditujukan sebagai bekal spiritual dan akademik, terutama bagi santri baru yang sedang membentuk identitas keislamannya,” ujar Syifauddin.

    Kegiatan maulid sendiri dilaksanakan dua kali dalam sebulan, sebagai bentuk pembinaan ruhiyah dan penanaman cinta kepada Rasulullah SAW.

    Menurut para pendidik di lingkungan SMA ZAHA 1 Genggong, suasana pagi bukan hanya momentum awal belajar. Lebih dari itu, ia adalah waktu emas untuk menanamkan nilai, disiplin, dan kecintaan terhadap ilmu dan agama warisan spiritual yang terus dijaga dalam arus zaman.

  • “MAPEM adalah Pintu Awal”: Pesan Kuat dari MADITA ZAHA Genggong untuk Generasi Baru

    “MAPEM adalah Pintu Awal”: Pesan Kuat dari MADITA ZAHA Genggong untuk Generasi Baru

    Probolinggo, KabarBromo.com – Malam itu, Jumat (25/7/2025), suasana berbeda terasa menyelimuti halaman depan daerah E Pondok SMP Pesantren Zainul Hasan Genggong. Di bawah gemerlap lampu dan lantunan doa, ratusan santri baru duduk bersila secara khidmat menyambut fase awal pendidikan mereka. Suasana religius berpadu dengan harapan dan semangat baru. Malam itu menjadi saksi dimulainya kegiatan Masa Pengenalan Madrasah (MAPEM) di lingkungan Madrasah Diniyah Ta’lim (MADITA) Zainul Hasan Genggong.

    MAPEM merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk membekali santri baru dengan pemahaman awal mengenai kehidupan madrasah dan tata kehidupan pesantren. Para santri diperkenalkan pada nilai-nilai dasar pendidikan Islam, kedisiplinan, serta pembiasaan adab dan akhlak yang menjadi fondasi utama pembelajaran di lingkungan pesantren.

    Kepala MADITA Zainul Hasan Genggong, KH. Muhammad Hasan Maulana, M.Pd, memimpin lembaga ini dengan pendekatan visioner dan pembinaan karakter. Bidang kurikulum dikoordinasikan oleh Sholehudin, M.Pd, yang berfokus pada integrasi ilmu agama dan ilmu umum. Sementara itu, pengembangan kepribadian santri menjadi tanggung jawab Wakil Kepala Kesiswaan, Ach. Rosuli Zaid, S.H., M.Pd.I. Bidang sarana prasarana dan hubungan masyarakat dikelola oleh Muhammad Syifauddin atau yang akrab dipanggil Ustadz Bogel.

    Dalam keterangannya, Ustadz Bogel selaku Wakil Kepala Sarpras dan Humas menjelaskan bahwa MAPEM bukan sekadar orientasi teknis, melainkan pembekalan mental dan spiritual sejak awal.

    “MAPEM adalah pintu awal untuk mengenalkan jati diri madrasah kepada santri baru. Harapannya, mereka siap lahir batin untuk menapaki proses pembelajaran dan pengembangan diri di lingkungan pesantren,” ujarnya.

    Selama kegiatan, para pengurus dan panitia mendampingi santri dalam berbagai sesi, mulai dari pengenalan lingkungan, pemaparan visi dan misi madrasah, hingga pembinaan motivasi. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercermin dalam setiap sesi, mempererat hubungan awal antara santri, guru, dan lingkungan pesantren.

    Dengan dimulainya MAPEM ini, MADITA Zainul Hasan Genggong menaruh harapan besar kepada para santri baru agar kelak tumbuh menjadi generasi pembelajar yang unggul secara intelektual, matang secara spiritual, dan kuat secara moral.

  • Bukan Rapat Biasa, SMA Zaha 1 Genggong Bangun Sinergi Antar-Mapel demi Siswa

    Bukan Rapat Biasa, SMA Zaha 1 Genggong Bangun Sinergi Antar-Mapel demi Siswa

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sambutan kepala sekolah menjadi pertanda dimulainya forum penting di Aula Barozain, Kamis (24/7/2025). Seluruh guru SMA Zainul Hasan 1 Genggong tampak serius menyimak. Bukan sekadar rapat biasa, pertemuan kali ini menjadi momentum strategis dalam menyiapkan capaian pembelajaran (CP) antarmata pelajaran untuk Tahun Ajaran 2025/2026.

    Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., atau yang dikenal dengan sapaan Mr. Bogel, turut memberikan penjelasan teknis mengenai urgensi pemetaan tersebut.

    “Pemetaan CP ini adalah fondasi. Dari sini kita bisa pastikan proses pembelajaran berjalan sesuai arah Kurikulum Merdeka,” ungkap Mr. Bogel.

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun persepsi bersama antarpedidik agar capaian pembelajaran yang dirancang tidak hanya sesuai standar, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan siswa.

    “Dengan pemetaan yang tepat, guru dapat berkolaborasi lintas mapel. Ini akan memperkuat kompetensi siswa secara menyeluruh,” tambahnya.

    Mr. Bogel menyampaikan harapan agar hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk rencana kerja tim guru per mata pelajaran.

    “Semoga ini jadi langkah awal untuk penguatan mutu pembelajaran yang lebih merata dan terukur,” tutupnya.

    Rapat dinas ini menjadi bagian dari komitmen SMA Zaha 1 Genggong dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis kolaborasi dan perencanaan yang matang.

  • Pekarangan Disulap Jadi Sumber Gizi: PKK Patokan Gagas Langkah Nyata Tekan Stunting Balita

    Pekarangan Disulap Jadi Sumber Gizi: PKK Patokan Gagas Langkah Nyata Tekan Stunting Balita

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sebidang tanah di sudut rumah yang selama ini dibiarkan kosong, kini menjadi harapan baru bagi ratusan keluarga di Kelurahan Patokan. Di balik kesederhanaannya, pekarangan-pekarangan itu kini ditanami sayuran kaya gizi bagian dari gerakan sunyi yang tengah dijalankan oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Patokan.

    Program pemanfaatan lahan pekarangan rumah tersebut bukan sekadar ajakan menanam. Ia adalah ikhtiar serius untuk menekan angka stunting pada anak usia balita, sekaligus mendekatkan keluarga pada pola konsumsi sehat dan gizi seimbang.

    Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Patokan, Fely Urip Mujiyono, menyebutkan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan atas masih tingginya kasus kekurangan gizi pada anak-anak. “Kami tidak hanya menanam sayur, tapi menanam kesadaran. Kesadaran bahwa pemenuhan gizi bisa dimulai dari rumah sendiri,” ujarnya pada Rabu (23/7).

    Melalui bantuan paket polybag dan benih sayuran, warga diberdayakan untuk menanam bayam, kangkung, tomat, hingga cabai di lahan sempit milik mereka. Hasilnya? Bisa langsung dimasak untuk keluarga lebih segar, lebih bergizi, dan tentu saja lebih hemat.

    Langkah PKK Kelurahan Patokan ini sejalan dengan program prioritas nasional untuk percepatan penurunan stunting. Dengan pendekatan berbasis komunitas, PKK berharap inisiatif ini bisa direplikasi di wilayah lain.

    “Perubahan besar tak harus selalu dimulai dari gedung tinggi. Kadang, cukup dari halaman kecil yang ditanami harapan,” tutur Fely menutup pernyataannya.

    Dengan semangat gotong royong dan edukasi gizi, Kelurahan Patokan membuktikan bahwa solusi atas masalah besar bisa tumbuh dari tanah yang sering terabaikan: pekarangan rumah sendiri.(fy)

  • Ridwan Ikut Hadir di Pelepasan Kajari Situbondo: Simbol Kedekatan Media dan Kejaksaan

    Ridwan Ikut Hadir di Pelepasan Kajari Situbondo: Simbol Kedekatan Media dan Kejaksaan

    Situbondo, KabarBromo.com – Rabu malam (23/7/2025), suasana kantor Pemkab Situbondo mendadak berbeda dari biasanya. Lampu-lampu menyala lembut, kursi-kursi tertata rapi, dan sejumlah tamu terlihat berdatangan dengan langkah tenang. Di tengah malam yang hening itu, satu nama bergema dari mimbar: Ginanjar Cahya Permana, S.H., M.H. sinyal bahwa malam itu bukanlah malam biasa.

    Malam itu, Ginanjar resmi berpamitan dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo. Ia mendapatkan promosi sebagai Asisten Tindak Pidana Umum di Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, menandai babak baru dalam karier kejaksaan yang telah ia emban dengan rekam jejak yang dikenal solid di kalangan aparat penegak hukum dan media.

    Ridwan (jongkok kanan), bersama Ginanjar Cahya Permana (tengah mengenakan batik) dan para insan pers lainnya. (Dok. Ridwan)

    Sejumlah tokoh dan wartawan senior hadir dalam momen tersebut. Salah satunya, Ridwan, wartawan senior asal Probolinggo, yang secara khusus datang untuk menyampaikan apresiasi.

    “Semoga karier Pak Ginanjar terus naik dan mendapatkan amanah yang lebih tinggi jabatannya, amin!,” ucap Ridwan.

    Ia menilai, selama menjabat, Ginanjar dikenal memiliki hubungan baik dengan media serta mampu menciptakan suasana kerja yang komunikatif dan profesional.

    “Beliau sangat terbuka dalam memberikan informasi yang dibutuhkan wartawan, selama itu tidak mengganggu proses hukum,” pungkasnya.

  • Musdes RKPDes 2026 Digelar, Desa Patemon Soroti Gotong Royong dan Pembangunan

    Musdes RKPDes 2026 Digelar, Desa Patemon Soroti Gotong Royong dan Pembangunan

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Suara tawa dan tepuk tangan sesekali pecah dari dalam Balai Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu siang (23/7/2025). Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 baru saja dimulai, namun atmosfer kehangatan dan semangat gotong royong sudah terasa sejak awal.

    Forum tahunan yang digelar Pemerintah Desa Patemon itu dihadiri oleh berbagai elemen penting desa mulai dari kepala desa, perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, hingga para kader PKK. Hadir pula unsur Forkopimka Krejengan, termasuk Camat Krejengan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

    Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas antusiasme warga dan kekompakan lembaga desa yang dinilainya luar biasa.

    “Pak Camat bahkan menyebut, setiap Musdes ataupun rapat desa, Desa Patemon selalu paling ramai se-Kecamatan Krejengan. Bahkan, dalam lomba desa setiap Agustus, Patemon selalu jadi juara satu,” ujar Baginda Purnomo disambut tepuk tangan peserta.

     

    Ia juga menyampaikan rasa kagum atas semangat kebersamaan seluruh komponen desa mulai dari perangkat, BPD, kader, hingga masyarakat yang aktif menjaga kebersihan lingkungan dan turut membangun desa.

    “Inilah kekuatan Desa Patemon: kebersamaan. Tanpa itu, kami tak akan bisa mencapai semua ini,” jelasnya.

    Lebih jauh, Baginda Purnomo berharap hasil Musdes ini dapat menjadi fondasi yang kuat untuk perencanaan pembangunan tahun depan. Ia menekankan pentingnya aspirasi warga diakomodasi dengan cermat, serta sinergi yang terus terjaga antarelemen desa.

    “Semoga hasil Musdes ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi pijakan yang baik untuk Desa Patemon ke depan,” tutup Baginda Purnomo.