Probolinggo, kabarbromo.com – SD Al-Irsyad resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang dikenal dengan tagline “Sekolah Sang Juara” ini kembali membuka kesempatan bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan berkualitas dengan keseimbangan akademik, karakter, dan keterampilan bagi putra-putrinya.
Berdasarkan informasi yang dirilis pihak sekolah, SD Al-Irsyad menawarkan berbagai program unggulan, di antaranya Tahfidzul Qur’an, Tahsin Al-Qur’an, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Pramuka Penggalang, Pendidikan Karakter, Hadroh, serta pengembangan minat dan bakat seperti pencak silat, melukis, dan tari. Program-program tersebut dirancang untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berdaya saing.
Selain itu, sekolah juga menekankan pengembangan bakat dan keterampilan, seperti ekstrakurikuler olahraga, seni, serta pembiasaan lingkungan belajar yang baik dan kondusif. SD Al-Irsyad menargetkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter islami dan keterampilan sosial yang kuat.
Dalam seleksi penerimaan, terdapat beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon peserta didik, antara lain fotokopi Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, KTP orang tua, serta pas foto. Informasi lebih lanjut terkait alur pendaftaran dapat diperoleh langsung melalui panitia SPMB SD Al-Irsyad.
Pihak sekolah berharap, melalui SPMB ini, SD Al-Irsyad dapat menjaring peserta didik yang siap tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang religius, inspiratif, dan berorientasi pada prestasi. Orang tua yang berminat diimbau segera mendaftarkan putra-putrinya mengingat kuota penerimaan terbatas. (Red)


Kepala SMP Al-Irsyad Kraksaan, Ust. Mubarak Banawir, menyampaikan bahwa jalur prestasi diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, dengan keringanan biaya daftar ulang sebesar 50 persen. Sementara itu, jalur reguler diperuntukkan bagi calon siswa umum yang memenuhi persyaratan administrasi sekolah.


Dalam laporannya, Panitia Seleksi dinilai telah menetapkan persyaratan yang bertentangan dengan regulasi nasional, khususnya terkait kewajiban kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja Manajemen Air Minum bagi calon Direktur Perumdam.



Ketua DPC Perhimpunan Al Irsyad Kraksaan, Ustadz Mubarak Banawir, menyampaikan bahwa khitan massal ini merupakan bagian dari program sosial dan dakwah Al Irsyad yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Khitan massal ini adalah bentuk kepedulian Al Irsyad kepada umat. Selain membantu secara ekonomi, kami juga ingin menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan,” ujar Ustadz Mubarak Banawir.



