Penulis: Redaksi Satu

  • Gema Aksi Santri di Panggung OASIS MADITA ZAHA 2025: “Mondok Itu Keren” Bukan Sekadar Slogan

    Gema Aksi Santri di Panggung OASIS MADITA ZAHA 2025: “Mondok Itu Keren” Bukan Sekadar Slogan

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Malam baru saja turun saat halaman depan Pondok D.E SMP PZH Genggong mulai disulap menjadi panggung seni. Ratusan santri telah berkumpul sejak selepas Isya, Sabtu malam, 12 Juli 2025. Mereka datang bukan sekadar menonton. Mereka hadir sebagai bagian dari sejarah yang berulang setiap tahunnya: Lomba Aksi Santri (OASIS), persembahan OSIM Madrasah Diniyah Ta’limiyah (MADITA) Zainul Hasan Genggong.

    Dengan tema “Junjung Prestasi, Wujudkan Kemenangan Bersama”, OASIS 2025 bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah. Di atas panggung, lantunan tartil Al-Qur’an dan Nasyid Kitab Safinatun Najah bergantian dengan teaterikal puisi berjudul “Santri Baru Mondok, Mondok Itu Keren.” Tepuk tangan menggelegar setiap kali santri tampil, menyatukan semangat ukhuwah dan cinta ilmu yang tumbuh di lingkungan pesantren.

    Di balik keberhasilan gelaran ini, ada sosok Ustaz Bogel, panitia yang tak henti mendorong para santri untuk melampaui batas kemampuan mereka.

    “Lomba Aksi Santri ini adalah kegiatan tahunan MADITA yang berjalan dengan lancar dan khidmat. Tujuannya untuk mengasah kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an, nasyid nadzhom kitab Safinatun Najah, dan teaterikal puisi. Ini bekal penting bagi mereka saat kembali ke tengah masyarakat nanti,” ujarnya, dengan mata berbinar penuh bangga.

    Ia mengungkapkan bahwa lomba ini rutin digelar setiap semester ganjil dan genap sebagai ajang pembinaan akhlak, kreativitas, dan solidaritas antarsantri.

    “Yang juara, jangan terlalu bangga. Tapi banggalah karena kekompakan, usaha keras, dan ketelatenan kalian sampai di titik itu. Dan yang belum juara, ini bukan akhir. Ini baru awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses di masa depan,” lanjutnya, memberi motivasi kepada seluruh peserta.

    Deretan Juara OASIS MADITA Genggong 2025, Santri Takhassus Mendominasi Panggung Prestasi

    Di tingkat SMP, dominasi ditunjukkan oleh kelas 1 Takhassus yang berhasil menyapu bersih sejumlah kategori lomba.

    Untuk Lomba Tartil Al-Qur’an, juara pertama diraih oleh kelas 2 Takhassus, disusul kelas 1 Takhassus di posisi kedua.

    Dalam Lomba Nasyid Nadzhom Safinah, giliran kelas 1 Takhassus unjuk gigi sebagai juara pertama, diikuti kelas 2 Takhassus.

    Pada kategori Teaterikal Puisi bertajuk “Santri Baru Mondok, Mondok Itu Keren”, panggung dikuasai oleh kelas 1 Takhassus sebagai juara pertama, dan kelas 2A SMP sebagai juara kedua.

    Konsistensi ini menjadikan kelas 1 Takhassus berhak menyandang gelar Juara Umum SMP.

    Sementara itu, di tingkat SMA, persaingan tak kalah ketat. Kelas 1 SMA tampil sebagai bintang baru, merebut Juara I Tartil Al-Qur’an dan Juara I Teaterikal Puisi.

    Di kategori puisi ini, mereka bersaing ketat dengan kelas 2 SMA yang meraih posisi kedua.

    Untuk Lomba Nasyid Nadzhom Safinah, kelas 4 SMA membuktikan kematangannya dengan menyabet juara pertama, sedangkan kelas 2 SMA kembali berada di posisi kedua.

    Berkat pencapaian gemilang tersebut, kelas 1 SMA berhasil dinobatkan sebagai Juara Umum SMA.

    Saat acara ditutup pada Ahad malam, bukan hanya hadiah yang didapat. Para santri membawa serta rasa bangga, kepercayaan diri, dan semangat baru. Di atas panggung sederhana itu, mereka belajar bahwa mondok bukan sekadar menimba ilmu, tetapi juga menapaki jalan prestasi yang menyatukan iman, intelektualitas, dan solidaritas.

    📍 Laporan: Jhon Qudsi

    📸 Foto: Dokumentasi Jhon Qudsi

  • Malam Penuh Rindu di Pesisir Paiton: Abah Zainul Tuan Rumah Majelis Sholawat Bersama Majelis Alwaly

    Malam Penuh Rindu di Pesisir Paiton: Abah Zainul Tuan Rumah Majelis Sholawat Bersama Majelis Alwaly

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Malam Rabu (16 Juli 2025), ribuan jemaah diperkirakan akan memadati TPI Dusun Pesisir, Desa Sumber Anyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, untuk mengikuti majelis sholawat bertajuk “Bersyair Syahdu di Samudera Rindu – Sumber Anyar Paiton Bershalawat with Majelis Alwaly.”

    Acara dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB, dengan Abah Zainul sebagai tuan rumah. Kegiatan ini akan menghadirkan mubalig kondang asal Madura, KH. M. Musleh Adnan, serta dilantunkan bersama Majelis Alwaly dalam suasana malam pesisir yang tenang dan penuh kekhusyukan.

    Panitia mengimbau seluruh jemaah yang hadir agar mengikuti rute dari arah utara pertigaan menuju TPI Paiton guna menghindari kemacetan dan memperlancar arus kedatangan.

    Majelis ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum spiritual bagi masyarakat untuk menyatukan hati dalam lantunan sholawat, mempererat ukhuwah, serta menebar cinta kepada Rasulullah SAW.

    “Mari hadir bersama keluarga dan sahabat. Jangan biarkan hati kering tanpa zikir dan syair cinta,” imbau panitia melalui ajakan terbuka.

  • Empat Hari yang Mengubah Arah: Raker SMA Zainul Hasan 1 Genggong Penuh Gagasan dan Spirit Baru

    Empat Hari yang Mengubah Arah: Raker SMA Zainul Hasan 1 Genggong Penuh Gagasan dan Spirit Baru

    Probolinggo, KabarBromo.com – Di balik meja-meja rapat yang sederhana, para dewan guru di Genggong tengah merancang masa depan bukan hanya untuk sekolah mereka, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Rapat kerja tahunan SMA Zainul Hasan 1 Genggong kali ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan perjalanan batin menuju pendidikan yang lebih bermakna.

    Selama empat hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2025, para guru dan pengurus sekolah larut dalam suasana serius namun penuh semangat. Raker dibuka langsung oleh Kepala SMA Zaha, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah, S.Pd., atau akrab disapa Gus Bos. Ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi guru untuk menciptakan pendidikan unggul yang spiritual dan berdaya saing.

    “Raker ini bukan rutinitas tahunan biasa. Ini momentum membangun fondasi masa depan,” ucap Gus Bos, menyemangati peserta raker.

    Hari pertama dan ketiga difokuskan pada pembahasan teknis oleh tim pra-raker yang dibagi menjadi delapan tim berdasarkan delapan standar pendidikan nasional. Evaluasi mendalam dilakukan, tidak hanya pada kinerja, tetapi juga pada pendekatan yang selama ini dijalankan.

    Puncaknya terjadi pada hari kedua. Semua guru hadir, termasuk Pengawas SMA, Bapak Agus Nurjito, M.M., yang memantik diskusi hangat lewat materi bertajuk “Sosialisasi Konsep Pembelajaran Mendalam.” Konsep ini menyentuh akar pembelajaran yang menggembirakan, bermakna, dan berkesadaran, bukan sekadar tuntutan administratif.

    “Ini bukan kurikulum baru. Ini cara berpikir baru untuk mencapai lulusan yang ideal,” tegas Pak Agus, merujuk pada Permendikbud Nomor 10 Tahun 2025.

    Hari keempat menjadi ajang presentasi dari delapan tim kerja. Gagasan demi gagasan bermunculan: penguatan kegiatan belajar mengajar, optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler, hingga bimbingan Al-Qur’an yang lebih terstruktur. Diskusi berlangsung intens, kadang memanas, tetapi tetap menjunjung etika kolektif.

    “Rangkaian raker ini tidak hanya menghasilkan susunan program baru, tetapi juga memperkuat semangat kolektif para guru untuk terus belajar dan berkembang. Hasil raker diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” pungkas Gus Bos.

    Di balik lembaran-lembaran program kerja itu, tersimpan harapan besar: agar SMA Zaha tetap menjadi mercusuar pendidikan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bermakna dan membumi.

    Kontributor: Nur Aise

  • Semarak OASIS 2025: Wujud Istiqamah OSIM MADITA Genggong dalam Bina Bakat Santri

    Semarak OASIS 2025: Wujud Istiqamah OSIM MADITA Genggong dalam Bina Bakat Santri

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sorotan cahaya lampu panggung menyinari halaman depan Pondok D.E SMP PZH Genggong, tempat ratusan santri berkumpul dalam semangat kebersamaan pada Sabtu malam, 11 Juli 2025. Lomba Aksi Santri (OASIS) bertajuk “Junjung Prestasi, Wujudkan Kemenangan Bersama” resmi digelar oleh Organisasi Santri Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Diniyah Ta’limiyah (MADITA) Zainul Hasan Genggong hingga Ahad malam, 12 Juli 2025.

    Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut menampilkan sejumlah lomba yang menitikberatkan pada pengembangan bakat dan minat santri, mulai dari seni, teater, hingga syair keislaman.

    Wakil Kepala Kesiswaan MADITA, Al-Ustaz Achmad Rosuli Zaid, M.Pd.I., dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan OASIS merupakan program unggulan OSIM yang rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni seusai semester ganjil dan semester genap.

    “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberi ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi, bakat, serta minat mereka di berbagai bidang,” ujar Ustaz Rosuli.

    Adapun tiga cabang lomba yang dipertandingkan pada edisi OASIS kali ini mencerminkan semangat integrasi antara nilai keagamaan, seni, dan warisan pesantren.

    Cabang pertama adalah Tartil Al-Qur’an, yang menjadi ruang bagi para santri untuk menampilkan kemampuan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan tajwid yang benar serta lantunan yang khusyuk. Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wujud kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam.

    Cabang kedua, yakni Lomba Nasyid Kitab Safinatun Najah, menjadi daya tarik tersendiri. Para peserta membawakan nasyid berdasarkan isi Kitab Safinatun Najah, sebuah karya monumental yang ditulis oleh Almarhum Al-‘Arif Billah Kiai Haji Mohammad Hasan Genggong. Melalui syair dan nada, para santri menyampaikan pesan-pesan fikih dasar dalam balutan seni suara yang menyentuh hati.

    Sementara itu, cabang ketiga adalah Lomba Teaterikal Puisi, yang menampilkan sisi kreatif santri dalam mengolah kata menjadi pertunjukan. Dalam cabang ini, ekspresi sastra dan emosi dipadukan dalam bentuk teatrikal yang menggugah, membawakan puisi bertema nilai-nilai keislaman, perjuangan, dan kemanusiaan.

    Ketiga cabang tersebut tidak hanya menguji kemampuan teknis para santri, tetapi juga menjadi medium pembentukan karakter serta pelestarian nilai-nilai luhur pesantren.

    Tak hanya sebagai ajang adu kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan santri.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara istiqamah setiap tahunnya. Kami juga mohon dukungan dari seluruh wali santri, khususnya wali santri MADITA, untuk terus mendukung putra-putrinya agar aktif dalam kegiatan positif seperti ini,” imbuhnya.

    Apresiasi turut disampaikan kepada para pengurus pondok, khususnya dari Daerah E Pondok SMP dan Daerah A Pondok SMA, atas dukungan mereka terhadap keberlangsungan program tahunan ini.

    Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Lomba Aksi Santri 2025 ini bukan hanya menjadi panggung prestasi, tetapi juga menjadi wadah untuk menempa generasi muda yang siap menginspirasi.

  • Mesin Rumput dan Keteladanan Sang Kades: Giat Bersih Jalan Desa Petemon

    Mesin Rumput dan Keteladanan Sang Kades: Giat Bersih Jalan Desa Petemon

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Denting mesin rumput meraung pelan di sepanjang jalan utama Desa Petemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jumat pagi (12 Juli 2025). Bukan sekadar suara biasa, sebab alat itu dikendalikan langsung oleh Kepala Desa Petemon, Baginda Purnomo. Ia mengenakan topi dan sepatu bot, tanpa ragu memotong semak serta rumput liar yang mulai menyentuh badan jalan.

    Bersama para perangkat desa, Baginda memimpin langsung kegiatan kebersihan lingkungan yang dilakukan secara gotong royong. Tak ada jarak antara pemimpin dan warganya. Semua membaur dalam kerja bakti demi menjaga kebersihan desa.

    “Kami ingin desa ini tetap bersih dan rapi. Kalau jalannya bersih, siapa pun yang melintas akan merasa nyaman,” ujar Baginda Purnomo.

    Perangkat Desa Petemon bersama warga membersihkan semak dan rumput liar di sepanjang jalan desa dalam giat kerja bakti rutin setiap Jumat

    Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bagian dari program desa, melainkan juga bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

    “Semangat gotong royong ini yang ingin kami rawat terus. Jika pemimpinnya turun langsung, saya yakin perangkat dan warga akan ikut termotivasi,” imbuhnya.

    Menurut Baginda, giat kebersihan akan dijadikan agenda rutin setiap Jumat oleh pemerintah desa. Ia mengajak masyarakat agar ikut terlibat secara aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

    “Desa yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kita semua. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

  • Dasawarsa Penuh Cinta: Apresiasi Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, atas Kiprah Majelis TaMRU pada Milad ke-10

    Dasawarsa Penuh Cinta: Apresiasi Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, atas Kiprah Majelis TaMRU pada Milad ke-10

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Majelis TaMRU Genggong genap berusia sepuluh tahun. Sebuah dekade yang tak hanya mencatat waktu, tetapi juga menanamkan jejak kuat dalam pembinaan akhlak, keilmuan, dalam menuntun umat. Peringatan hari lahir ke-10 ini mengangkat tema “Dasawarsa Penuh Cinta”. Acara akan diselenggarakan di Lapangan Selogudik Wetan pada malam Kamis (10/7/2025).

    Apresiasi datang dari Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo. Ia menyampaikan harapannya semoga eksistensi Majelis TaMRU  membawa keberkahan dan manfaat yang luas di penjuru dunia.

    “Ied milad Majelis TaMRU, semoga keberkahan selalu mengiringi di tahun baru ini,” ujar Baginda Purnomo.

    Ia menilai, kehadiran majelis seperti TaMRU menjadi salah satu kekuatan sosial dan spiritual masyarakat desa. “Majelis ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman,” ujarnya.

    Majelis TaMRU yang merupakan akronim dari Majelis Ta‘līm wal Maulid Raudhatul ‘Ulūm Genggong telah menjadi wadah pendidikan keagamaan dan sholawat yang terbuka bagi semua kalangan. Di dalamnya ditanamkan ajaran Islam yang ramah, moderat, dan menjunjung tinggi nilai sosial.

    Kini, memasuki satu dekade, Majelis TaMRU tetap konsisten menjadi ruang tumbuhnya literasi spiritual serta penguatan budaya cinta ilmu.

  • Tak Ada Model Titipan PPDB SMP, Gasppol Apresiasi Kinerja Dinas Pendidikan Kota Probolinggo

    Tak Ada Model Titipan PPDB SMP, Gasppol Apresiasi Kinerja Dinas Pendidikan Kota Probolinggo

    PROBOLINGGO – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2025 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Probolinggo berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur. Pemerintah Kota dan Dinas Pendidikan setempat mendapat apresiasi dari masyarakat karena pelaksanaan PPDB dinilai bersih dari praktik titip-menitip dan dilakukan secara transparan.

    Sejak dibukanya pendaftaran pada awal Juli 2025, ratusan calon wali murid telah mengakses sistem PPDB online yang tersedia secara terbuka melalui laman resmi Dinas Pendidikan Kota Probolinggo. Sistem ini memungkinkan pendaftar untuk memantau proses seleksi secara real time berdasarkan kriteria objektif: zonasi, prestasi, afirmasi, dan perpindahan tugas orang tua.

    Menurut pantauan di lapangan, suasana pendaftaran berlangsung tertib di berbagai SMP negeri. Para orang tua dan calon siswa tampak antusias mengikuti tahapan seleksi tanpa adanya kekhawatiran akan adanya “titipan” atau intervensi dari pihak tertentu.

    Sekretaris Ormas Gerakan Aksi Sosial Peduli Pendidikan dan Olahraga (Gasppol),  Probolinggo Raya Wage Adi Sostro, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan PPDB tahun ini.

    “PPDB SMP 2025 di Kota Probolinggo berjalan sangat baik dan sesuai prosedur. Tidak ada titipan. Ini bukti bahwa pemerintah serius mewujudkan pendidikan yang adil dan transparan,” ujar  Wage saat memantau proses verifikasi data calon siswa, Senin (8/7/2025).

    Ia menambahkan bahwa Gasppol telah mengawal proses PPDB selama beberapa tahun terakhir. Tahun ini dinilai paling transparan dan tertib.

    “Kami melihat langsung petugas di sekolah menjalankan tugasnya dengan integritas. Bahkan data dan hasil seleksi dapat dilihat secara terbuka. Masyarakat bisa mengakses dan menilai sendiri,” tegasnya. (Tim)

     

     

  • Probolinggo SAE Travel Mart 2025 Siap Digelar, Lima Destinasi Wisata Jadi Daya Tarik

    Probolinggo SAE Travel Mart 2025 Siap Digelar, Lima Destinasi Wisata Jadi Daya Tarik

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo bakal menggelar kegiatan promosi wisata bertajuk Probolinggo SAE Travel Mart 2025. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2025.

    Event ini menjadi upaya memperkuat promosi potensi wisata daerah kepada para pelaku usaha pariwisata. Kegiatan tersebut akan melibatkan pertemuan antara buyer dan seller dari sektor wisata, sekaligus memperkenalkan ragam destinasi unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo.

    Beberapa destinasi wisata yang akan diperkenalkan dalam gelaran ini antara lain Jembatan Kaca Seruni Point di kawasan Bromo, Rafting Sungai Pekalen, Ranu Agung di Kecamatan Tiris, Snorkeling di Gili Ketapang, hingga Pantai Bentar di Kecamatan Gending.

    “Travel Mart ini menjadi terobosan dalam mengenalkan potensi wisata Kabupaten Probolinggo secara langsung kepada buyer dan seller pariwisata. Ini saatnya Probolinggo naik kelas,” ujar Gede Vandana Wijaya, salah satu panitia pelaksana, saat dikonfirmasi pada Selasa (8/7/2025).

    Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo serta berada di bawah branding pariwisata nasional “Wonderful Indonesia”.

    Dengan agenda kolaboratif tersebut, penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal, tetapi juga membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis wisata.

  • Bukan Sekadar Seremonial, Ini Wujud Nyata Baznas Kabupaten Probolinggo untuk Anak Yatim

    Bukan Sekadar Seremonial, Ini Wujud Nyata Baznas Kabupaten Probolinggo untuk Anak Yatim

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sebanyak 1.600 anak yatim di Kabupaten Probolinggo menerima santunan dalam rangka Gebyar 10 Muharram 1447 H, yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo di Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Selasa (8/7/2025).

    Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Hijrah, Kita Jaga Anak Yatim Menjadi Generasi yang Tangguh dan Handal” ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo, Gus Haris, sejumlah kepala OPD, tokoh agama, serta ratusan anak yatim dari berbagai kecamatan.

    Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Achmad Muzammil, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk komitmen Baznas yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan terus ditingkatkan setiap tahunnya. Menurutnya, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas, koordinator wilayah pendidikan, serta masyarakat.

    “Alhamdulillah, tahun ini Baznas Kabupaten Probolinggo kembali menyalurkan bantuan kepada 1.600 anak yatim. Sebanyak 1.440 anak berasal dari 24 kecamatan, dan 160 anak lainnya direncanakan untuk mengikuti program lanjutan bekerja sama dengan Baznas RI,” ungkap Muzammil.

    Ia menjelaskan, setiap anak menerima paket bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, pensil, pulpen, kotak alat tulis, serta uang tunai sebesar Rp100.000. Nilai bantuan per anak diperkirakan mencapai antara Rp250.000 hingga Rp400.000, tergantung kebutuhan.

    Baznas juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,2 juta untuk konsumsi selama kegiatan berlangsung, berupa makanan ringan dan nasi kotak. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp413.200.000.

    Selain pada momen 10 Muharram, program santunan untuk anak yatim ini juga dilaksanakan secara berkala dalam momentum penting lainnya, termasuk dukungan terhadap madrasah dan lembaga pendidikan nonformal.

    “Kami berharap ke depan jumlah penerima bisa meningkat hingga 2.000 anak yatim. Rencana ini juga sudah kami komunikasikan dengan Gus Haris,” kata Muzammil.

    Pihaknya juga mengimbau para muzaki agar menunaikan zakat melalui Baznas. Menurutnya, pengelolaan zakat yang terpusat akan memaksimalkan penyaluran kepada mereka yang berhak, termasuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

    “Zakat bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga tanggung jawab sosial. Jika kita lebih terorganisir, dampaknya akan lebih terasa,” tegas Muzammil.

  • Waspada Penipuan Berkedok Hibah, Bupati Probolinggo Gus Haris Ingatkan Warga Tak Tertipu Janji Manis

    Waspada Penipuan Berkedok Hibah, Bupati Probolinggo Gus Haris Ingatkan Warga Tak Tertipu Janji Manis

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sejumlah kiai dan habaib di Kabupaten Probolinggo dilaporkan menjadi korban penipuan. Modus yang digunakan adalah mengatasnamakan program hibah pesantren dari pemerintah kabupaten. Fakta ini diungkap langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, melalui status WhatsApp pribadinya, Selasa (8/7/2025).

    Dalam unggahannya, Gus Haris menyampaikan peringatan tegas agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan bantuan hibah, tetapi disertai permintaan imbalan.

    “Waspada, nggih… Mulai banyak penipuan berkedok program hibah pesantren dari pemkab. Beberapa kiai dan habaib sudah menjadi korban,” tulis Gus Haris.

    Ia menegaskan bahwa program hibah dalam bentuk apa pun tidak dipungut biaya. Jika ditemukan pungutan liar atau permintaan uang terkait bantuan pemerintah, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak yang berwenang.

    “Jika ada yang menawarkan jabatan dengan tarif tertentu, gas pol sikat, Boskuhhh,” tambahnya dengan gaya bahasa khas.

    Pesan tersebut menjadi peringatan penting di tengah maraknya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan beredar di kalangan masyarakat, khususnya pondok pesantren dan tokoh agama. Gus Haris pun menutup unggahannya dengan ucapan menyambut Tahun Baru Islam.

    “Berkah Muharam, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

    Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hanya merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui saluran pemerintah untuk menghindari potensi penipuan serupa.

  • Tausiah 10 Muharram: Haji Ahmad Sudiarto Ajak Umat Hidupkan Sunah Menyantuni Anak Yatim

    Tausiah 10 Muharram: Haji Ahmad Sudiarto Ajak Umat Hidupkan Sunah Menyantuni Anak Yatim

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – “Barang siapa menghidupkan sunahku, salah satunya menyantuni anak yatim, maka ia adalah kekasihku dan kelak bersamaku di surga,” ujar Pembina Majelis Taklim Al-Kautsar, Haji Ahmad Sudiarto, S.Pd., M.M., dalam tausiah yang digelar di Masjid Baiturrahman, Perumahan Sumber Taman Indah (STI), Kota Probolinggo, Senin (7/7/2025).

    Tausiah tersebut disampaikan dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H. Di hadapan jemaah yang memadati masjid, Ahmad menegaskan bahwa momentum Asyura adalah saat yang tepat untuk memperkuat nilai kasih sayang, kepedulian sosial, serta semangat berbagi, khususnya kepada anak-anak yatim.

    “Nabi Muhammad sendiri adalah anak yatim. Sejak dalam kandungan, beliau telah ditinggal ayahnya. Tak lama setelah dilahirkan, ibundanya pun wafat. Maka, menyantuni anak yatim berarti meneladani perjuangan Rasulullah,” jelas pria yang biasa disapa Abah Ahmad, yang juga merupakan kepala sekolah SMAN 1 Kraksaan.

    Dalam tausiahnya, ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan empat karakter utama sebagaimana termaktub dalam Surah Ali Imran ayat 133–135. Keempatnya adalah: suka bersedekah dalam kondisi sempit maupun lapang, mampu menahan amarah, mudah memaafkan kesalahan orang lain, dan gemar beristigfar saat melakukan kesalahan.

    “Empat hal ini adalah tiket menuju surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi. Maka, jangan takut kehilangan kavling surga,” ujarnya, disambut tepuk tangan hadirin.

    Menutup tausiahnya, Ahmad menyampaikan pesan spiritual dari Sayidina Ali bin Abi Thalib yang menyebutkan bahwa suatu kaum tidak akan ditimpa musibah selama mereka menjaga tiga hal: memakmurkan masjid dengan salat berjamaah, menjaga tali silaturahmi, dan memperbanyak istigfar.

    “Empat bulan mulia, termasuk Muharram ini, adalah waktu yang sangat sakral. Amal dilipatgandakan, tetapi dosa pun demikian. Maka, mari kita jaga hati, jaga amal, dan jaga lisan,” tegasnya.

    Peringatan 10 Muharram tahun ini menjadi ruang pertautan antara nilai spiritual dan sosial. Kehadiran warga, takmir, serta jemaah yang berpartisipasi aktif dalam berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim menjadi bukti bahwa semangat keteladanan Rasulullah SAW masih hidup di tengah masyarakat.

  • Tak Perlu Lagi Dirujuk ke RSJ Lawang, Kini RSUD Waluyo Jati Probolinggo Miliki Bangsal Kejiwaan Sendiri

    Tak Perlu Lagi Dirujuk ke RSJ Lawang, Kini RSUD Waluyo Jati Probolinggo Miliki Bangsal Kejiwaan Sendiri

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Selama ini, pasien dengan gangguan kejiwaan di Kabupaten Probolinggo harus menempuh perjalanan jauh ke Rumah Sakit Jiwa Lawang atau Menur. Namun kini, sebuah terobosan besar mengubah segalanya.

    Selasa (1/7/2025), Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris meresmikan Ruang Rawat Inap Psikiatri atau Bangsal Kejiwaan pertama di RSUD Waluyo Jati, disaksikan para pejabat kesehatan dan tokoh medis. Peresmian dilakukan dengan simbolik pemotongan untaian bunga, menandai babak baru layanan kesehatan jiwa di daerah ini.

    Dalam sambutannya, Bupati Haris menyebut langkah ini sebagai pencapaian luar biasa. Menurutnya, tidak semua rumah sakit memiliki semangat dan keberanian untuk membuka bangsal khusus kejiwaan. “Pasien ke sini tidak hanya butuh obat, tapi juga pelayanan prima dan harapan untuk sembuh. Saya bangga RSUD Waluyo Jati bisa mewujudkan itu,” ucapnya.

    Direktur RSUD Waluyo Jati, dr. Yessi Rahmawati, menjelaskan bangsal ini merupakan kelanjutan dari Poli Klinik Psikiatri yang sudah beroperasi setahun terakhir, didukung dokter spesialis lokal. Dengan adanya fasilitas ini, pasien jiwa tak perlu dirujuk keluar daerah untuk penanganan lebih lanjut.

    Bangsal kejiwaan ini dilengkapi tiga kamar inap ber-AC dengan enam tempat tidur, masing-masing dilengkapi teralis berpemberat demi keamanan. Tak hanya itu, tersedia pula area terbuka untuk relaksasi dan pemulihan emosional pasien.

    Peresmian bangsal ini juga dibarengi dengan peluncuran sejumlah fasilitas baru hasil konstruksi tahun 2024, termasuk paving area rumah sakit, genset 555 KVA, CSSD Laundry, dan jalur doorloop untuk menunjang kelancaran operasional RSUD.(Hendra Trisianto/Jhon Qudsi)