Penulis: Redaksi Satu

  • Iqbal Gaungkan Ekonomi Kerakyatan, Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Temenggungan

    Iqbal Gaungkan Ekonomi Kerakyatan, Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Temenggungan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – “Pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Prabowo Subianto Nomor 9 Tahun 2025 tentang penguatan ekonomi desa,” ungkap Moch Iqbal Ali Warsa, Kepala Desa Temenggungan, saat membuka Musyawarah Desa Khusus (Musdessus), Jumat (22/5), di pendopo kantor desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.

    Dalam forum resmi tersebut, Pemerintah Desa Temenggungan secara sah membentuk Koperasi Merah Putih, yang disebut-sebut bakal menjadi tulang punggung baru penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah desa.

    Pria yang akrab disapa Iqbal itu memaparkan bahwa pembentukan koperasi merupakan amanah langsung dari pemerintah pusat. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk awak media, yang telah hadir dan turut mendukung proses Musdessus.

    “Musdessus hari ini merupakan bagian dari percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagaimana diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Iqbal menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah untuk membentuk struktur pengurus dan pengawas koperasi secara musyawarah dan demokratis. Ia berharap hasil dari musyawarah kali ini melahirkan kepengurusan yang benar-benar kompeten dan memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

    “Kami ingin koperasi ini benar-benar dikelola oleh orang-orang yang punya semangat, kapasitas, dan kepedulian terhadap pembangunan ekonomi desa,” tegasnya.

    Musdessus tersebut diikuti oleh unsur BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Kecamatan.

    “InsyaAllah, koperasi ini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa mandiri, maju, dan sejahtera,” tutup Iqbal.

  • Kades Opo-opo Muhaimin Asyatta Resmikan Koperasi Merah Putih: Harapan Baru Ekonomi Desa

    Kades Opo-opo Muhaimin Asyatta Resmikan Koperasi Merah Putih: Harapan Baru Ekonomi Desa

    Probolinggo, KabarBromo66.com – “Warga itu sebenarnya antusias, tapi mereka juga masih khawatir, takut salah, dan belum paham teknisnya,” ujar Kepala Desa Opo-opo, Muhaimin Asyatta, saat meresmikan pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Opo-opo, Kamis (22/5), dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar di kantor desa dan dihadiri oleh 80 peserta.

    Menurut Muhaimin, koperasi ini dibentuk sebagai upaya untuk menciptakan kemandirian ekonomi warga desa melalui lapangan pekerjaan dan pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan. Pembentukan koperasi ini menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 yang mendorong penguatan ekonomi berbasis desa.

    “Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kita ingin warga bisa mandiri dan punya usaha sendiri,” tambahnya.

    Kendati antusiasme warga tinggi, kekhawatiran muncul karena belum semua memahami teknis operasional koperasi, seperti manajemen, pembukuan, hingga pembagian peran dalam struktur kepengurusan.

    Muhaimin memastikan bahwa Pemerintah Desa Opo-opo akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada warga agar koperasi bisa berjalan sesuai harapan. Ia juga mengajak seluruh warga untuk aktif terlibat demi keberhasilan koperasi ini.

    “Kita akan terus edukasi. Ini bukan sekadar program, tapi upaya bersama membangun ekonomi desa dari bawah,” tegasnya.

    Dengan resmi berdirinya Koperasi Merah Putih, masyarakat Desa Opo-opo kini menapaki langkah baru menuju kemandirian ekonomi yang berlandaskan semangat gotong royong.

  • Resmi Berdiri! Koperasi Merah Putih Siap Ubah Nasib Ekonomi Desa Karangren

    Resmi Berdiri! Koperasi Merah Putih Siap Ubah Nasib Ekonomi Desa Karangren

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Jika sebelumnya warga Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, harus bergantung pada tengkulak dan sistem ekonomi informal, kini babak baru dimulai. Pada Kamis (22/5/2025), Pemerintah Desa Karangren resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar di Gedung Perpustakaan Cahaya.

    Langkah ini menandai transformasi signifikan dalam pengelolaan ekonomi desa. Tak lagi hanya menjadi penonton dalam arus pembangunan, kini warga diberi ruang lebih luas untuk menjadi pelaku utama ekonomi berbasis potensi lokal.

    Pembentukan koperasi ini merupakan implementasi langsung dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di pelosok Nusantara.

    Musdessus tersebut dihadiri berbagai elemen penting, termasuk Firman Yuliadi, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Krejengan mewakili Camat; Kepala Desa Karangren, Subandi, perangkat desa, BPD, karang taruna, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan harapannya agar koperasi ini menjadi kekuatan ekonomi nyata, bukan hanya berdiri di atas kertas.

    “Kami ingin koperasi ini dikelola profesional dan transparan. Tujuannya bukan hanya mengelola uang, tapi menciptakan lapangan kerja, memperkuat permodalan warga, dan membangun kemandirian desa,” ujar Subandi.

    Firman Yuliadi turut menggarisbawahi bahwa koperasi ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan daya saing warga, sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.

    Forum berlangsung terbuka, memberi kesempatan warga untuk menyampaikan gagasan terkait bentuk usaha, struktur kepengurusan, hingga mekanisme tata kelola koperasi. Semua masukan itu akan menjadi landasan finalisasi koperasi.

    Koperasi Merah Putih disiapkan untuk menjalankan berbagai fungsi: dari simpan pinjam, distribusi hasil pertanian, hingga pengembangan UMKM lokal. Pemerintah desa menargetkan koperasi ini menjadi motor penggerak utama perekonomian Karangren dalam jangka panjang.

  • Bawa Misi Prabowo, Desa Widoro Dirikan Koperasi Merah Putih untuk Kesejahteraan Warga

    Bawa Misi Prabowo, Desa Widoro Dirikan Koperasi Merah Putih untuk Kesejahteraan Warga

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Kabar gembira untuk warga Desa Widoro. Bersiaplah menyambut babak baru dalam pembangunan ekonomi desa. Sebab, pada Kamis (22/5/2025), Pemerintah Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, secara resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) di Aula Desa.

    Langkah ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah implementasi langsung dari program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong terbentuknya koperasi desa di seluruh penjuru Nusantara sebagai pusat penggerak ekonomi berbasis potensi lokal.

    Musdessus tersebut menghadirkan berbagai pihak penting, mulai dari Kasie Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Krejengan, Firman Yuliadi, mewakili Camat Krejengan; Kepala Desa Abdul Jalal beserta perangkat; ketua dan anggota BPD; karang taruna; pendamping desa; tokoh masyarakat; hingga warga setempat.

    Dalam sambutannya, Abdul Jalal menegaskan tekadnya agar koperasi ini tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    “Kami akan pastikan koperasi ini dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Tujuannya jelas: menyerap tenaga kerja, memperkuat permodalan warga, dan membangun ekonomi desa yang berdaya saing,” tegas Jalal.

    Sementara itu, Firman Yuliadi menyampaikan bahwa koperasi desa ini adalah peluang besar bagi masyarakat untuk bangkit secara ekonomi.

    “Koperasi ini menjadi sarana strategis dalam memperkuat ekonomi warga serta menghidupkan kembali semangat gotong royong. Ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dari desa,” ujarnya.

    Dalam forum yang berlangsung terbuka itu, warga diberi ruang menyampaikan aspirasi, mulai dari bentuk usaha, struktur kepengurusan, hingga sistem tata kelola. Seluruh masukan tersebut akan menjadi dasar dalam finalisasi pembentukan koperasi.

    Koperasi Desa Merah Putih dirancang menjadi pusat kegiatan ekonomi warga: dari simpan pinjam, distribusi hasil pertanian, hingga pengembangan UMKM lokal. Pemerintah desa berharap koperasi ini bukan hanya simbol kemandirian ekonomi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Desa Widoro secara berkelanjutan.

  • Ivan, Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo, Tinjau PLC demi Ekosistem Bisnis yang Sehat dan Berkelanjutan

    Ivan, Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo, Tinjau PLC demi Ekosistem Bisnis yang Sehat dan Berkelanjutan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Suasana kawasan Probolinggo Logistic Center (PLC) tampak lebih sibuk dari biasanya pada Selasa (20/5/2025). Deretan truk dan aktivitas bongkar muat logistik menjadi saksi kedatangan dua pucuk pimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari Kabupaten dan Kota Probolinggo yang meninjau langsung ke lokasi tersebut.

    Kunjungan lapangan itu dilakukan bersama Badan Revitalisasi Ekosistem Bisnis dan Perekonomian Daerah. Tujuannya jelas: memastikan aktivitas bisnis di pusat logistik berjalan sesuai regulasi, sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada pelaku usaha yang terlibat di dalamnya.

    Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, yang akrab disapa Ivan, hadir bersama jajaran pengurusnya. Ia didampingi Ketua Kadin Kota Probolinggo, Roy Gunadi. Keduanya terlihat aktif berdialog dengan pengelola PLC serta meninjau langsung fasilitas dan operasional di lapangan.

    “Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk membina dan mengawasi pelaku usaha agar mampu tumbuh secara sehat dan profesional,” ungkap Ivan.

    Menurut Ivan, keberadaan PLC sebagai simpul distribusi barang di wilayah Tapal Kuda memiliki peran vital dalam mendukung pergerakan ekonomi daerah. Karena itu, pengelolaan yang transparan dan taat aturan menjadi keharusan.

    “Kami ingin mendorong agar pusat logistik ini bisa menjadi model pengelolaan yang efisien, ramah UMKM, dan berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” paparnya.

    Ivan juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara Kadin dan lembaga ekonomi daerah terus ditingkatkan demi menciptakan ekosistem usaha yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

    “Kami akan terus mendampingi pelaku usaha, tidak hanya soal profit, tapi juga dalam membangun nilai-nilai ekonomi yang berkeadilan,” tutup Ivan.

     

  • Laksanakan Intruksi Presiden Pemerintah Desa Wangkal Adakan Musdes pembentukan Koperasi Merah Putih

    Laksanakan Intruksi Presiden Pemerintah Desa Wangkal Adakan Musdes pembentukan Koperasi Merah Putih

     

     

    Pemerintah Desa wangkal kecamatan gading , Probolinggo .Mengadakan musdes mengenai desa khusus pembentukan pengurus, KOPERASI DESA MERAH PUTIH.
    yang diselenggarakan di pendopo kantor desa wangkal . Yang di hadiri oleh Camat gading , Satrio Sinong Raharjo, perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, jajaran anggota polsek gading ,jajaran anggota koramil , 0820/23 . Kepala Desa beserta Perangkat Desa, BPD,

    Pendamping Desa, Ketua RT dan Ketua RW , Tokoh agama, serta tokoh Masyarakat setempat. Rabu, 20 /05 / 2025 .

    Bisa diketahui bersama bahwa Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah Intruksi Presiden Nomor 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Nomor 1 tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dimana setiap desa atau kelurahan harus menjalankan musdes pembentukan koperasi desa merah putih tersebut.

    Kepala desa wangkal, Ahmad Taufiq di sela- sela musdes tersebut mengungkapkan ucapan terimaksihnya kepada seluruh undangan yang menghadiri musdes tersebut. Dan memfasilitasi dalam pembentukan musdes kopdes itu.

    ” Kami atas nama pemerintah Desa mengucapkan terimakasih atas adanya musdes ini. Karena ini merupakan program pemerintah pusat yang mendorong penguatan ekonomi yang harus kami laksanakan dan kami dukung” Paparnya.

    Sementara Camat Gading , Satrio Sinong Raharjo . dalam sambutannya mengungkapkan musdes pembentukan koperasi desa merah putih ini harus cepat dilaksanakan. Karena ini merupakan nawacita dari presiden. Yang di bulan Mei harus sudah di selesaikan. Dengan harapan sudah terbentuk semua. Khususnya di kecamatan gading .

    ” Pembentukan koperasi desa merah putih ini nawacita dari president. Yang mana dibulan ini semua harus selesai. Dan alhamdulilah pada siang hari ini. Sudah terlaksana dan tidak ada hambatan ” . Ungkapnya.

    Senada dengan yang diungkapkan oleh camat gading, Toni. Perwakilan dari dinas DKUPP . Juga Memberikan statment bahwasannya dengan adanya koperasi desa merah putih ini . Diharapkan perekonomian yang ada di desa Wangkal ini meningkat. Dan bisa menyiapkan tenaga kerja di desa wangkal khususnya.

    ” Dengan adanya pembentukan koperasi desa merah putih ini. Nantinya bisa menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian khusunya warga wangkal. Dan alhamdulillah sudah dibentuk. Terkait penamaan Kopdes, Domisili kopdes. dan pengurus serta Pengawas model pembentukannya. besaran simpanan pokok dan simpanan wajibnya . beserta unit usaha yang nantinya akan dijalankan oleh kopdes merah putih desa wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo ” Imbuhnya. Hery

  • Laksanakan Intruksi Presiden Pemerintah Desa Wangkal Adakan Musdes Pembentukan Koperasi Merah Putih

    Laksanakan Intruksi Presiden Pemerintah Desa Wangkal Adakan Musdes Pembentukan Koperasi Merah Putih

     

     

    Pemerintah Desa wangkal kecamatan gading , Probolinggo .Mengadakan musdes mengenai desa khusus pembentukan pengurus, KOPERASI DESA MERAH PUTIH.

    yang diselenggarakan di pendopo kantor desa wangkal . Yang di hadiri oleh Camat gading , Satrio Sinong Raharjo,

    perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, jajaran anggota polsek gading ,jajaran anggota koramil , 0820/23 .

    Kepala Desa beserta Perangkat Desa, BPD, Pendamping Desa, Ketua RT dan Ketua RW , Tokoh agama, serta tokoh Masyarakat setempat.Rabu, 20 /05 / 2025 .

    Bisa diketahui bersama bahwa Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah Intruksi Presiden Nomor 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Nomor 1 tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dimana setiap desa atau kelurahan harus menjalankan musdes pembentukan koperasi desa merah putih tersebut.

    Kepala desa wangkal, Ahmad Taufiq di sela- sela musdes tersebut mengungkapkan ucapan terimaksihnya kepada seluruh undangan yang menghadiri musdes tersebut. Dan memfasilitasi dalam pembentukan musdes kopdes itu.

    ” Kami atas nama pemerintah Desa mengucapkan terimakasih atas adanya musdes ini. Karena ini merupakan program pemerintah pusat yang mendorong penguatan ekonomi yang harus kami laksanakan dan kami dukung” Paparnya.

    Sementara Camat Gading , Satrio Sinong Raharjo . dalam sambutannya mengungkapkan musdes pembentukan koperasi desa merah putih ini harus cepat dilaksanakan. Karena ini merupakan nawacita dari presiden. Yang di bulan Mei harus sudah di selesaikan. Dengan harapan sudah terbentuk semua. Khususnya di kecamatan gading .

    ” Pembentukan koperasi desa merah putih ini nawacita dari president. Yang mana dibulan ini semua harus selesai. Dan alhamdulilah pada siang hari ini. Sudah terlaksana dan tidak ada hambatan ” . Ungkapnya.

    Senada dengan yang diungkapkan oleh camat gading, Toni. Perwakilan dari dinas DKUPP . Juga Memberikan statment bahwasannya dengan adanya koperasi desa merah putih ini . Diharapkan perekonomian yang ada di desa Wangkal ini meningkat. Dan bisa menyiapkan tenaga kerja di desa wangkal khususnya.

    ” Dengan adanya pembentukan koperasi desa merah putih ini. Nantinya bisa menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian khusunya warga wangkal. Dan alhamdulillah sudah dibentuk. Terkait penamaan Kopdes, Domisili kopdes. dan pengurus serta Pengawas model pembentukannya. besaran simpanan pokok dan simpanan wajibnya . beserta unit usaha yang nantinya akan dijalankan oleh kopdes merah putih desa wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo ” Imbuhnya.  Hery.

     

     

  • Bukan Sekadar Bola, Ini Cara KADIN Probolinggo Rayakan Hari Kebangkitan Nasional

    Bukan Sekadar Bola, Ini Cara KADIN Probolinggo Rayakan Hari Kebangkitan Nasional

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Satu per satu gol tercipta, mengalir tanpa perlawanan. Sorak sorai menggema di Lapangan Mini Soccer Jalan Mastrip No. 20 Kedepok, Selasa malam (20/5), saat KADIN Kabupaten Probolinggo menutup laga persahabatan dengan kemenangan telak atas KADIN Kota Probolinggo, skor akhir 3-0.

    Laga bertema KADIN Friendly Match Soccer Party itu digelar dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2025. Di balik skor yang mencolok, terselip semangat kebersamaan dan sportivitas antar pengusaha dua wilayah yang dikemas lewat pertandingan penuh tawa dan adu strategi.

    Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, menuturkan bahwa momentum ini menjadi cara menghidupkan kembali semangat nasionalisme di tengah persaingan dunia usaha.

    “Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya milik masa lalu, tapi bagaimana kita para pelaku usaha bangkit bersama hari ini,” ujar pria yang akrab disapa Ivan.

    Menurutnya, pertandingan ini tidak sekadar ajang olahraga. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai momen menyatukan ide, semangat, serta peluang sinergi antara KADIN kabupaten dan kota.

    “Kita ingin hubungan yang lebih cair dan kolaboratif antar pelaku usaha. Pertandingan ini simbol bahwa kita bisa bersaing secara sehat dan tetap bersaudara,” pungkasnya.

  • 18 SSB Club Probolinggo Rebut Piala Soeratin

    PROBOLINGGO – Sebanyak 18 Sekolah Sepakbola (SSB) Club Kota Probolinggo akan berebut piala Soeratin jenjang Propinsi Jawa Timur. Mereka berlaga di stadion Bayuangga Kota Probolinggo pada Selasa (20/5/2025) hingga final 10 Juni 2025 mendatang.

    Ketua Askot PSSI Kota Probolinggo, Eko Purwanto mengungkapkan, belasan SSB Club ini terdiri dari kelompok Umur 13 tahun dan 15 tahun.

    “Untuk U- 13 ada sebanyak 7 SSB Club, sedang untuk U-15 ada sebanyak 11 SSB Club,” tandasnya saat pembukaan komotesi, Selasa (20/5/2025).

    Eko Purwanto yang juga anggota DPRD Kota Probolinggo menjelaskan, jika kompetisi ini akan digelar setiap tahun. “Ya tujuannya untuk mencari bibit-bibit atlet muda,” katanya.

    Kompetisi tahunan ini, kata Eko Purwanto, merupakan salah satu upaya Askot dalam rangka mencari bibit atlet yang ada di Kota Probolinggo.
    Sementara itu, pembukaan kompetisi atau turnamen internal ini tidak hanya dihadiri oleh para pengurus Askot, namun juga dihadiri oleh Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan. (bang)

  • Cari Bibit Atlet, PSSI Kota Probolinggo Gelar Kompetisi U-13-15

    Cari Bibit Atlet, PSSI Kota Probolinggo Gelar Kompetisi U-13-15

    PROBOLINGGO – Askot PSSI Kota Probolinggo menggelar kompetisi sepakbola untuk U-13-15. Gelar kompetisi internal ini bakal dihelat pada Selasa (20/5/2025) besok di stadion Bayuangga.
    (lebih…)

  • Cekrek! Hayo, siapa anggota dewan yang akan berurusan dengan KPK di Kabupaten Probolinggo?

    Cekrek! Hayo, siapa anggota dewan yang akan berurusan dengan KPK di Kabupaten Probolinggo?

    Probolinggo, KabarBromo66.com – “Langgunah engko’ epanggil KPK neng Polres…” ucap seorang pegawai Kecamatan Kotaanyar berbahasa Madura (Saya besok dipanggil KPK di Polres), dengan nada lirih sambil menunjukkan selembar surat panggilan. Suasana mendadak hening. Tak ada yang menyangka, kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyentuh langsung Kabupaten Probolinggo.

    Pegawai yang enggan disebutkan namanya itu sebut saja Dor-dor membenarkan bahwa dirinya dijadwalkan hadir di Polres wilayah Probolinggo pada Selasa besok (19/5), sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana hibah DPRD Provinsi Jawa Timur.

    Surat panggilan yang ia perlihatkan menyiratkan bahwa penyelidikan ini tak lagi sebatas rumor. “KPK ongguen deteng, engko eyolok, reah tak congucoh,” ujar Dor-dor dalam bahasa Madura yang berarti (KPK benar-benar datang, ini bukan bohong).

    Temuan awal menunjukkan bahwa kasus ini berkaitan dengan dana hibah yang dialokasikan melalui anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan Kabupaten Probolinggo. Keterlibatan sejumlah pihak di daerah ini sedang didalami lebih lanjut oleh penyidik antirasuah.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK. Namun, gelombang pemanggilan yang dilakukan secara bertahap memunculkan pertanyaan besar: siapa saja yang terlibat, dan sejauh mana jaring korupsi ini membentang?

  • HPN dan Halalbihalal Wartawan, F-WAMIPRO Ingatkan Diskominfo soal Perlakuan Setara dalam Kemitraan Pemberitaan

    HPN dan Halalbihalal Wartawan, F-WAMIPRO Ingatkan Diskominfo soal Perlakuan Setara dalam Kemitraan Pemberitaan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Suasana mendadak hening. Ketua Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-WAMIPRO), M. Suhri, tiba-tiba menghentikan pembicaraannya sejenak ketika diwawancarai.

    “Ulang, Mas. Ulang,” ucap Suhri dengan serius kepada Mamat, wartawan CB News Indonesia, di depan ruang Sekretariat F-WAMIPRO, Jumat (16/5/2025).

    Sejenak kebingungan itu terasa, namun suasana cepat mencair.

    “Gak papa. Nanti tak potong,” jawab Mamat sambil menanyakan ulang.

    Momen itu menjadi pembuka dalam pertemuan sederhana namun penuh makna. Belasan jurnalis mingguan dari berbagai media berkumpul memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang dikemas bersamaan dengan halalbihalal. Meski peringatannya sudah lewat, namun semangat para jurnalis tetap khidmat.

    Menurut Suhri, kegiatan ini menjadi bentuk kekompakan di tengah tantangan yang dihadapi jurnalis mingguan.

    “Kegiatan ini bisa terlaksana karena dukungan dan kekompakan teman-teman. Harapan saya, mari tingkatkan kualitas pemberitaan yang terkonfirmasi, akurat, dan mengedukasi masyarakat,” katanya.

    Apresiasi juga datang dari Nanang, Pembina F-WAMIPRO. Ia mengaku bangga dengan soliditas yang terus dijaga anggota forum tersebut.

    “Saya salut. Dalam kondisi sulit, acara tetap meriah. Semoga tahun depan bisa lebih besar, lebih wah,” ujarnya.

    Dukungan terhadap F-WAMIPRO juga disampaikan Dody Kasman, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Probolinggo. Ia menyebut F-WAMIPRO mampu bertahan lebih dari satu dekade di tengah dinamika dunia pers.

    “Saya saksi sendiri perjalanan mereka pengurus berganti, dinamika naik turun, tapi semangat tetap hidup. Ini bukti soliditas,” kata Dody.

    Pemkab Probolinggo, lanjut Dody, membuka pintu kemitraan pemberitaan seluas-luasnya bagi media mingguan yang tergabung dalam F-WAMIPRO.

    “Kami terbuka untuk kerja sama. Asalkan sesuai prosedur dan ketentuan, silakan. F-WAMIPRO sudah paham ritme kemitraan yang sehat,” tegasnya.