Penulis: Redaksi Satu

  • Disdikdaya Gelar Lomba Mewarnai Mamamia dan Lomba Cipta Menu Gizi Balita

     

    KRAKSAAN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-279, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar lomba mewarnai Mamamia TK dan lomba cipta menu gizi balita di Alun-alun Kota Kraksaan, Rabu (7/5/2025).

     

    Lomba mewarnai Mamamia jenjang PAUD Formal (TK) sebanyak 2.440 anak dan jenjang PAUD Non Formal (KB, TPA, SPS) sebanyak 2.377 anak serta lomba cipta menu bergizi balita dengan peserta 48 kelompok.

    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE didampingi Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur.

    Pembukaan ini dihadiri oleh Pemimpin Bank Jatim Cabang Kraksaan Siska Dian Permatasari, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Dikdaya Kecamatan serta Penilik dan Pengawas TK se-Kabupaten Probolinggo, Ketua IGTKI-PGRI dan Ketua Himpaudi Kabupaten Probolinggo serta Ketua IGTKI-PGRI Kecamatan dan Ketua Himpaudi Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

    Dalam kesempatan tersebut, Ning Marisa bersama Kepala Disdikdaya Dwijoko berkeliling menyapa para peserta lomba mewarnai mamamia TK dan melihat dari dekat menu-menu yang ditampilkan oleh peserta lomba cipta menu gizi balita.

    Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE menyampaikan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. “Acara ini bukan sekedar lomba, tapi juga ajang silaturahim dan sarana berbagi pengalaman antar orang tua serta tenaga pendidik,” ujarnya.

    Ning Marisa juga mengapresiasi Disdikdaya yang telah menyediakan ruang kreativitas bagi anak-anak dan para ibu. Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut karena memberi dampak positif terhadap perkembangan anak dan kesadaran gizi keluarga.

    “Dengan semangat Probolinggo SAE, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan partisipatif bagi anak-anak,” tambahnya.

    Sementara Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan kegiatan ini menjadi bagian awal dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Harjakapro, Hardiknas dan HAN.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pendidikan inklusif dan upaya peningkatan kualitas gizi balita. Ini adalah momentum memperkuat kolaborasi antar sekolah, orang tua dan instansi pemerintah dalam mewujudkan generasi emas di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

    Menurut Joko, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai sejarah dan budaya daerah serta mendorong semangat pendidikan dan peran aktif guru, siswa dan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan. “Selain itu, untuk menumbuhkan kepedulian dan komitmen terhadap pemenuhan hak-hak anak,” pungkasnya. Hery.

     

     

  • Kades Yatim Gandeng Anto Disdukcapil, Edukasi Warga Kalikajar Kulon Soal Administrasi Kependudukan

    Kades Yatim Gandeng Anto Disdukcapil, Edukasi Warga Kalikajar Kulon Soal Administrasi Kependudukan

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Mengapa penting bagi warga memahami proses administrasi kependudukan sejak lahir hingga meninggal dunia? Pertanyaan itulah yang menjadi dasar digelarnya Bimbingan Teknis Pencatatan Sipil oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Probolinggo di Kantor Desa Kalikajar Kulon, Rabu (7/5/2025).

    Kegiatan ini menyasar langsung pada peningkatan literasi masyarakat soal dokumen kependudukan, mulai dari akta kelahiran, kartu keluarga, hingga syarat hukum pengangkatan anak. Kepala Desa Kalikajar Kulon, Muhammad Yatim, menegaskan pentingnya edukasi langsung dari pihak Disdukcapil kepada warganya.

    “Kadang masyarakat masih belum percaya kalau informasi itu bukan dari dinas langsung. Dengan adanya sosialisasi ini, saya harap peserta yang hadir bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarkan informasi ke warga lain,” ungkap Yatim.

    Anto Pursijianto, SH., MM., Kepala Bidang Pencatatan Sipil Kabupaten Probolinggo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan membimbing warga dari A sampai Z tentang pentingnya tertib administrasi.

    “Masyarakat harus tahu bahwa pengangkatan anak tanpa keputusan pengadilan bisa berdampak hukum, khususnya soal waris. Ini yang paling sering terjadi di desa,” jelasnya.

    Selain materi teoritis, bimbingan ini juga menghadirkan pelayanan langsung untuk pembuatan akta kelahiran, kematian, hingga pencatatan peristiwa penting lainnya. Program serupa akan dilanjutkan ke seluruh desa se-Kecamatan Paiton, sebagai bentuk komitmen peningkatan pelayanan publik.

    Dengan edukasi seperti ini, masyarakat diharapkan tidak hanya tahu prosedur, tetapi juga memahami manfaat dan risiko hukum dari setiap keputusan administrasi yang diambil dalam hidup mereka.

  • Wisata Putri Nilamsari Digarap Serius, Kades Tamansari Ungkap Rencana Besar 2025

    Wisata Putri Nilamsari Digarap Serius, Kades Tamansari Ungkap Rencana Besar 2025

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Apa saja yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Desa Tamansari, Kecamatan Kraksaan, dalam sektor wisata dan UMKM? Kepala Desa Tamansari, Hosni, membeberkan rencana besar desanya yang kini tengah fokus mengembangkan potensi lokal berbasis wisata dan ekonomi rakyat.

    “Desa Tamansari punya potensi besar dari sisi wisata dan UMKM. Kami sedang mengoptimalkan BUMDes agar benar-benar efektif dan jadi motor penggerak ekonomi desa,” ujar Hosni mengawali penjelasan.

    Salah satu daya tarik utama yang saat ini tengah dikelola adalah Pemandian Putri Nilamansari yang berada di RT 1 RW 1. Lokasi ini, menurutnya, memiliki keunikan tersendiri karena menyuguhkan nuansa alam dengan sumber mata air asli yang menyegarkan. Tak hanya menawarkan tempat pemandian, kawasan tersebut kini telah dilengkapi dengan café kekinian, taman alam, serta area istirahat yang menjadi tempat favorit anak-anak muda maupun keluarga.

    Namun, tak berhenti di situ. Hosni juga mengungkap rencana pengembangan besar yang akan direalisasikan pada tahun 2025 mendatang. Pemdes Tamansari berencana membangun fasilitas waterboom khusus anak-anak sebagai bagian dari perluasan kawasan wisata desa. “Waterboom ini kami harapkan bisa menambah daya tarik dan menjadi sumber pendapatan baru bagi desa, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar,” terangnya.

    Dampaknya terhadap ekonomi lokal pun sudah mulai terasa. Kades Hosni menuturkan bahwa saat ini pengunjung dari luar desa mulai ramai berdatangan, dan hal itu membuka peluang baru bagi warga untuk membuka usaha. Karena itu, Pemdes berencana menata area sekitar wisata agar tersedia lapak UMKM yang merata dan terorganisir. “Kami ingin semua warga punya kesempatan sama untuk berjualan di sana. Soal sewa atau hibah, itu akan kita bahas lebih lanjut, yang penting masyarakat bisa cari rezeki di desa sendiri,” katanya.

    Menariknya, untuk pengelolaan café yang ada di lokasi wisata, Pemdes Tamansari tidak sepenuhnya menggunakan dana desa. Ada kerja sama dengan pihak ketiga dengan sistem sewa tempat, yang artinya membuka peluang investasi ke dalam desa tanpa membebani anggaran BUMDes.

    Tak hanya di sektor pariwisata dan UMKM, BUMDes Tamansari juga akan menjalankan program nasional dalam ketahanan pangan sebesar 20%. Salah satu bentuk nyatanya adalah usaha peternakan kambing untuk penggemukan. Ini merupakan hasil musyawarah desa yang diharapkan bisa menambah ragam usaha produktif milik desa.

    Lebih jauh, desa ini juga mulai menyusun konsep desa tematik berbasis tanaman buah, seperti kelengkeng, yang akan ditanam di area-area strategis desa termasuk jalur utama menuju kawasan wisata. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan identitas khas bagi Desa Tamansari di mata pengunjung.

    “Kita ingin desa ini tumbuh dari potensi lokalnya sendiri. Bukan cuma soal wisata, tapi juga soal pemberdayaan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat. Ini cita-cita kami,” pungkas Hosni.

    Dengan semangat membangun dari bawah, Desa Tamansari memberi contoh bahwa desa pun bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru asal dikelola dengan visi yang jelas dan keberpihakan terhadap masyarakat.

  • Pers Bebas, Ekonomi Sehat: Pesan Gede Vandana di Hari Pers Dunia

    Pers Bebas, Ekonomi Sehat: Pesan Gede Vandana di Hari Pers Dunia

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Bagi Gede Vandana Wijaya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, 3 Mei 2025, Hari Kebebasan Pers Sedunia bukan sekadar tanggal dalam kalender dunia. Baginya, ini adalah momen refleksi, bukan hanya bagi jurnalis, tetapi juga bagi para pelaku usaha. Sebab, di balik setiap berita, terselip harapan, kritik, dan semangat perubahan yang tak bisa diabaikan.

    Dalam keterangannya, pria yang biasa disapa Ivan itu mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk merenungi kembali pentingnya eksistensi pers yang bebas, bertanggung jawab, dan berintegritas.

    “Kami di KADIN Kabupaten Probolinggo menyampaikan selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia kepada seluruh insan media. Tanpa mereka, tidak akan ada kontrol sosial yang sehat, tidak akan ada ruang transparansi yang menjangkau publik secara luas,” ujarnya.

    Menurutnya, media bukan hanya mitra informasi, tapi juga penjaga moral publik dalam kehidupan berbangsa. Ia menyebut bahwa dunia usaha pun sangat bergantung pada arus informasi yang jujur dan berimbang.

    “Pers bebas adalah bagian penting dalam ekosistem ekonomi. Mereka membawa isu, membangun kepercayaan, dan menjadi saluran komunikasi yang adil antara pelaku usaha dan masyarakat,” sambung Ivan.

    Ia memandang media sebagai rekan kerja yang membantu menciptakan ruang usaha yang transparan dan akuntabel.

    “Mari kita dukung dan lindungi kebebasan pers. Sebab, dari sana lahir kemajuan yang berkeadilan,” pungkasnya.

  • Zulhas Berikan Hadiah Umroh dan Bantuan untuk Ponpes SAQA: Apresiasi untuk Para Guru dan Santri Berprestasi

    Zulhas Berikan Hadiah Umroh dan Bantuan untuk Ponpes SAQA: Apresiasi untuk Para Guru dan Santri Berprestasi

    Probolinggo, kabarbromo.com – Sabtu malam (03/05/2025), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Al Jailani (Ponpes SAQA) dan memberikan apresiasi kepada para guru dan santri dengan memberikan hadiah umroh kepada 16 staf pengajar. Langkah ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan upaya mereka dalam membentuk santri menjadi penghafal Al Quran dan fasih membaca kitab kuning.

    Selain memberikan hadiah umroh, Zulhas juga memberikan hadiah tabungan Rp 25 juta kepada Reva Aulia, salah satu santri yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam membaca dan menerjemahkan kitab kuning. Reva yang merupakan santriwati kelas 2 tsanawiyah Ponpes SAQA ini telah hafal 10 juz Al Quran dan lolos dalam lomba baca kitab kuning di tingkat kabupaten.

    Zulhas mengaku terkesan dengan kemampuan Reva dan mengapresiasi upaya ponpes dalam membentuk santri yang berkompeten. Ia juga memberikan bantuan pembangunan Ponpes SAQA sebesar Rp 500 juta untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan ponpes.

    Dalam pidatonya, Zulhas memaparkan program pemerintah terkait ketahanan pangan dan Koperasi Desa Merah Putih. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.

    Kunjungan Zulhas didampingi oleh pejabat penting, seperti Ketua DPW PAN Jatim dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pendidikan dan pengembangan ponpes.

    Dengan memberikan hadiah dan bantuan, Zulhas menunjukkan dukungannya terhadap ponpes dan masyarakat sekitar. Ia berharap langkah ini dapat memotivasi para guru dan santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi mereka.

  • Dari Hardiknas 2025, Seruan KADIN Probolinggo: Mari Bangun Pendidikan Berdaya Saing!

    Dari Hardiknas 2025, Seruan KADIN Probolinggo: Mari Bangun Pendidikan Berdaya Saing!

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Tak banyak yang tahu, Hari Pendidikan Nasional tahun ini mengandung makna khususnya bagi kalangan pengusaha usaha. Gede Vandana Wijaya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, angkat bicara dalam momentum penuh makna ini. Ia menegaskan, pendidikan bukanlah tugas sepihak, melainkan tanggung jawab bersama lintas sektor.

    “Partisipasi peserta wujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya pada Jumat (2/5/2025).

    Di tengah seruan itu, Ivan juga menyinggung keteladanan Ki Hajar Dewantara. Baginya, nilai-nilai moral dan kebijaksanaan yang diwariskan oleh Bapak Pendidikan Nasional adalah kompas yang tak lekang oleh waktu.

    “Prinsip ‘Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani’ harus kita hidupkan kembali, bukan hanya di ruang kelas, tapi juga di dunia kerja,” katanya.

    Ia berharap peringatan Hardiknas tahun ini menjadi lonceng bagi seluruh elemen pemerintah, pendidik, hingga pengusaha untuk duduk bersama membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

    “Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh elemen bangsa,” tutup Ivan.

  • Ivan, Ketua Kadin Probolinggo: Buruh adalah Mitra Strategis Dunia Usaha

    Ivan, Ketua Kadin Probolinggo: Buruh adalah Mitra Strategis Dunia Usaha

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Apa makna sebenarnya dari Hari Buruh bagi pelaku dunia usaha di Kabupaten Probolinggo? Pertanyaan itu dijawab langsung oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo yang turut memperingati Hari Buruh Internasional, Kamis, 1 Mei 2025.

    Ketua KADIN Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, menyampaikan apresiasinya kepada di buruh yang telah menjadi ujung tombak pembangunan daerah dan nasional.

    “Semangat buruh adalah inspirasi bangsa. Tetes keringat buruh adalah pahlawan bagi keluarga. Selamat Hari Buruh 2025,” ujar pria yang akrab disapa Ivan.

    Ivan memaparkan, peran buruh tidak bisa dipandang sebelah mata, apalagi dalam iklim usaha yang terus berkembang dan menuntut produktivitas tinggi. Menurutnya, buruh adalah mitra strategis yang perlu dilibatkan dalam setiap kebijakan usaha.

    Ia menjelaskan bahwa keberlangsungan usaha di Kabupaten Probolinggo selama ini tak lepas dari kontribusi besar para pekerja. Oleh karena itu, momentum Hari Buruh harus dijadikan refleksi bersama untuk membangun relasi yang lebih adil dan manusiawi antara pengusaha dan pekerja.

    Ivan berharap, para buruh di Kabupaten Probolinggo dapat terus meningkatkan keterampilan dan profesionalismenya, sementara para pelaku usaha semakin membuka ruang dialog dan kolaborasi yang sehat.

    “Hari Buruh adalah momentum memperkuat solidaritas antara dunia usaha dan tenaga kerja demi kemajuan bersama,” tutup Ivan.

  • Bukan Sekadar Formalitas, Dimas, Kades Bulu, Sambangi Warga dan Makan Bersama

    Bukan Sekadar Formalitas, Dimas, Kades Bulu, Sambangi Warga dan Makan Bersama


    Probolinggo, KabarBromo66.com – Aroma ikan bakar merebak di halaman terbuka Perumahan Bulu Land, Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Rabu (30/4/2025) malam. Asap tipis menari di antara gelak tawa dan obrolan hangat para lelaki yang duduk bersila di atas karpet merah memanjang. Lebih dari 50 warga berkumpul, menanti giliran menyantap nasi dan ikan bakar yang mereka masak bersama, dengan semangat gotong royong yang begitu terasa.

    Di tengah kehangatan itu, tampak sosok Kepala Desa Bulu, Dimas Eko Romadhoni, S.H., yang akrab disapa Dimas. Mengenakan peci hitam, kemeja putih kombinasi hitam, dan bercelana jeans hitam, Dimas menyatu dalam kebersamaan warga, tanpa jarak birokrasi. Ia duduk berdampingan dengan warga, menyantap hidangan yang disajikan di atas daun pisang, dan sesekali melempar tawa ringan, seolah malam itu bukan milik seorang pejabat, tapi bagian dari keluarga besar yang pulang ke rumah.

    “Acara ini bukan sekadar makan bersama, tapi juga ajang memperkuat hubungan antara warga dan pemerintah desa,” ucap Kades Bulu. Ia menegaskan, kehadirannya bukan dalam kapasitas formal, melainkan sebagai bagian dari komunitas yang ingin lebih dekat, lebih mendengar, dan lebih memahami warganya secara langsung.

    Kehangatan itu pun dirasakan oleh Ridwan, warga Blok G1 Bulu Land. Ia menilai, kehadiran kepala desa dalam forum informal seperti ini memiliki dampak emosional yang kuat. “Kami merasa diperhatikan. Ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi bentuk nyata dari kepedulian pemimpin terhadap rakyatnya,” tuturnya.

    Usai makan bersama, suasana makin santai. Para bapak-bapak merokok sembari melanjutkan obrolan ringan dengan Dimas. Tak ada batas, tak ada protokoler. Hanya percakapan hangat penuh tawa, dan harapan-harapan kecil untuk kemajuan lingkungan mereka.(Jhon Qudsi)

  • Bupati Probolinggo lakukan kunjungan di kecamatan krucil. Anak kecil sampaikan pesan

    Bupati Probolinggo lakukan kunjungan di kecamatan krucil. Anak kecil sampaikan pesan

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Krucil. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat krucil khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa itu.

     

    Hal yang sangat menarik ketika kunjungan bupati probolinggo menuju ke desa guyangan, kecamatan krucil. Tepatnya dusun tengah, RT 10 , RW 02 . Seorang anak kecil. Membentangkan tulisan dengan menggunakan bahan kardus. Dengan tulisan. PAK BUPATI TOLONG KAMI JALAN RUSAK KORBAN PENGUASA DINASTI. Rabu, 30/04/2025.

    Abdullah , selaku warga setempat dan juga tokoh masyarakat. Mengungkapkan kedua anak kecil tersebut. Ingin mengadukan langsung kepada bupati probolinggo. Terkait permasalahan jalan . Mengingat jalan rabat beton yang menghubungkan kedua desa, desa senang dan guyangan tersebut. perlunya perbaikan. Apalagi jalan tersebut juga merupakan jalan penghubung menuju kecamatan gading.

    ” Saya tanyakan tadi kepada anak kacil itu. ingin mengadukan langsung. Kepada bupati . Menginginkan agar jalan segera di perbaiki katanya. Namun harapan kedua anak itu sepertinya pupus. Karena Saya melihat bupati mengendarai motor trail . jadi mungkin belum melihat. Aduan anak itu ” . Imbuhnya .

    Aksi spontan kedua anak tersebut mencerminkan harapan masyarakat kecil untuk mendapatkan perhatian kepada pemimpin yang baru. Khususnya kepada Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris . Agar Terkait masalah jalan rusak yang merupakan warisan dari sebelumnya . Segera dituntaskan di kecamatan krucil. Hery .

     

     

     

     

     

  • Bupati Haris dan Ning Marisa Seharian Ngantor di Kecamatan Krucil

    Bupati Haris dan Ning Marisa Seharian Ngantor di Kecamatan Krucil

    KRUCIL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali melanjutkan program unggulan bertajuk “Bupati dan Wabup Ngantor di Kecamatan” yang kali ini menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Krucil, Rabu (30/4/2025). Program ini bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo. Kedatangan rombongan disambut antusias oleh masyarakat dan kepala desa se-Kecamatan Krucil.

    Kegiatan diawali dengan dialog terbuka di Kantor Kecamatan Krucil. Dilanjutkan dengan peninjauan pameran produk UMKM serta prolanis dan pelayanan puskesmas di Kantor Kecamatan Krucil.

    Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menyampaikan bahwa kehadiran seluruh unsur pimpinan Pemkab Probolinggo di Kecamatan Krucil bukan sekedar formalitas. Program ini bukan hanya tentang Bupati yang turun ke desa, tapi seluruh pemangku kebijakan “ngantor” langsung di kecamatan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menilai langsung kebutuhan riil pembangunan.

    “Ini bukan kunjungan biasa. Hari ini seluruh pemimpin daerah secara nyata memindahkan kantor ke Kecamatan Krucil. Tidak mungkin kami lakukan ini setiap hari karena kantor pusat akan kosong. Tapi ini bentuk keseriusan kami,” ujarnya.

    Bupati Haris menambahkan bahwa wilayah Kecamatan Krucil kini tengah menjadi prioritas karena masih menghadapi persoalan berat, terutama dalam hal kondisi infrastruktur dan akses menuju kawasan wisata strategis. “Hal ini karena Kecamatan Krucil ini menduduki juara infrastruktur terparah di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

    Menurut Bupati Haris, dalam beberapa bulan terakhir pihaknya juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyusun roadmap pembangunan infrastruktur dengan basis survei langsung di lapangan, termasuk di Kecamatan Tiris dan Krucil. Tujuannya, agar penyusunan program pembangunan berbasis pada kondisi riil masyarakat.

    “Kita tidak bisa hanya duduk di balik meja. Kalau ingin tahu persoalan jalan, harus merasakan sendiri. Begitu juga pertanian, pendidikan dan kesehatan. Semuanya harus disurvei langsung,” tegasnya.

    Salah satu potensi besar Kecamatan Krucil adalah sebagai kawasan agropolitan. Dari 14 desa yang ada, banyak di antaranya merupakan penghasil komoditas unggulan seperti kopi organik, porang dan gula semut serta memiliki potensi wisata alam berupa air terjun dan pemandangan pegunungan yang menawan.

    Bupati Haris berharap program “Ngantor di Kecamatan” ini menjadi sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo. “Ini adalah bentuk tanggung jawab kita. Fasilitas yang kita pakai adalah amanah dari rakyat. Kalau kita ingin hidup barokah, jalani amanah ini dengan serius,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Bupati Haris juga meminta para camat agar memahami secara mendalam kondisi wilayahnya, termasuk potensi produksi pangan, angka produksi komoditas unggulan hingga permasalahan dunia pendidikan dan kesehatan.

    “Camat harus hafal berapa sekolah, berapa produksi kopi, jumlah air terjun dan akses wisatanya. Semuanya penting untuk menentukan skala prioritas pembangunan ke depan,” tambahnya.

    Usai berdialog dengan kepala desa dan masyarakat, Bupati Haris, Ning Marisa dan Sekda Ugas melakukan kunjungan ke KUD Argopuro sekaligus minum susu bersama di Rumah Susu. Kemudian melanjutkan kunjungan ke Bermi Ecop Park di Desa Bermi untuk meninjau Pengelolaan BUMDes di Kafe dan panen sayur kubis. Disisi lain, Ning Marisa juga Dasa Wisma Bermi.

    Kunjungan Bupati Haris berlanjut ke Desa Kalianan untuk petik kopi di jalur yang dilalui dan kunjungan ke pelayanan berbasis desa serta peninjauan UMKM gula semut. Selanjutnya melakukan kunjungan ke wisata kopi organik di Desa Watupanjang serta Desa Guyangan untuk mengunjungi ke desa tematik (durian dan alpukat), tebar benih ikan dan bersantai kopi. Kunjungan ini diakhiri di Rest Area Betek di Desa Betek.

    Sisi lain Sekda Ugas dari Bermi Eco Park melakukan kunjungan ke SDN Bermi 1 dan SDN Kalianan 2 melalui jalur Balai Desa Bermi. Dilanjutkan ke edukasi kopi organik di Desa Watupanjang dan kunjungan ke SMPN 1 Krucil sebelum akhirnya bergabung dengan Bupati Haris di Rest Area Betek.

    Sementara Ning Marisa dari Bermi Eco Park melakukan kunjungan ke SDN Bermi 1 untuk kegiatan Bunda Literasi dan sosialisasi perbankan alternatif di Balai Desa Bermi. Kunjungan dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke kerajinan batik dan UMKM di Desa Roto serta kerajinan tas dan UMKM di Desa Kertosuko. Lalu berakhir di Rest Area Betek di Desa Betek Kecamatan Krucil. Hery

     

     

  • Terciptanya transparansi penggunaan anggaran pemerintah Desa wangkal laksanakan musdes. 

    Terciptanya transparansi penggunaan anggaran pemerintah Desa wangkal laksanakan musdes. 

     

    Pemerintah Desa wangkal kecamatan gading , Probolinggo .Mengadakan musdes mengenai laporan pertanggung jawaban kepala desa dalam pelaksaan APBDES Tahun anggaran 2024 . Dan Musyawarah Penyampaian laporan penyelenggaraaan pemerintah Desa. yang diselenggarakan di pendopo kantor desa wangkal . Yang di hadiri oleh Camat gading , Satrio Sinong Raharjo. Kepala Desa beserta Perangkat Desa, BPD, Pendamping Desa, Ketua RT dan Ketua RW , Tokoh agama, serta tokoh Masyarakat setempat.

    Musdes tersebut dilaksanakan secara rutin . Ketika di desa tersebut selesai melaksanakan program. Baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun penggunaan anggaran. Mengingat jumlah warga yang berada di desa tersebut _+8000 jiwa. Dengan luas wilayah 731 hektar. Demi terciptanya pemerintahan yang transparansi dan kemajuan di desanya. Rabu, 30/04/2025.

    Dalam sambutannya kepala desa wangkal, ahmad taufik . Memaparkan Beberapa LKPJ. ( laporan keterangan pertanggung jawaban kepala desa ) .

    seperti :

    1. Bidang penyelenggaraan pemerintahan desa.

    2. Bidang pelaksaan pembangunan desa

    3. Bidang pembinaan kemasyarakatan

    4. Bidang pemberdayaan masyarakat

    5. Bidang keadaan darurat, dan mendesak desa.

    ” Alhamdulillah beberapa poin sudah kami sampaikan .Semoga dengan adanya musdes yang diselenggarakan pada siang hari ini. Yang di hadiri oleh jajaran lintas sektor kecamatan. Untuk Ke depannya pemerintahan desa wangkal. Semakin maju Dan lebih baik lagi. ” Dalihnya.

    Senada dengan penyampaian yang diungkapkan Oleh kepala desa wangkal, Camat gading, Satrio Sinong Raharjo, dalam pemaparannya menyampaikan dengan singkat bahwa laporan keterangan pertanggung jawaban kepala desa tersebut harus disampaikan. karena merupakan amanah undang- undang.

    ” ini memang suatu pertanggung jawaban kepala desa untuk disampaikan. Karena ini merupakan amanah dari undang – undang “. Pungkasnya. Hery.

     

     

  • Menunjang mobilitas warga pemerintah Desa wangkal, lakukan pengaspalan jalan

    Menunjang mobilitas warga pemerintah Desa wangkal, lakukan pengaspalan jalan

    Untuk memudahkan Mobilitas warganya dalam mengakses kegiatan ekonomi, kesehatan dan kegiatan pendidikan. pemerintah Desa wangkal, kecamatan gading, probolinggo. Melakukan pengaspalan tambal sulam yang berada di sepanjang tiga titik . Yang berada di RT.18 , RT,15 ,dan RT , 26. di dusun, Sumber Cangkelek dan dusun sentong . sepanjang 446 Meter. Di dusun sentong Dan , 261 Meter. di dusun cangkelek . yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025. Selasa, 29/04/2025 .

    Kepala desa wangkal, Ahmad Taufiq. Mengungkapkan dirinya sebagai pelayan masyarakat. Harus mengedepankan apa yang menjadi kebutuhan dasar warganya.

    ” Kami dari pemerintahan desa. Khususnya pemerintah Desa wangkal. Harus mengendepankan apa yang menjadi permintaan warga. Salah satunya perbaikan jalan , yang telah dilaksanakan pada hari ini. Semoga dengan adanya akses jalan yang sudah di benahi ini. Mobilitas warga di segala bidang bisa lancar ” Pungkasnya.

    Sementara, Durahman . dari penduduk setempat. Mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah Desa wangkal. Khususnya kepada kepala desa. Dirinya menyambut baik dan memberikan ucapan Terima kasih. Karena akses jalan yang di lewati dalam kesehariannya Di perbaiki.

    “Saya mewakili warga. Mengucapkan terimakasih terkait perbaikan jalan. Yang diselenggarakan oleh. Pak kades. Karena setiap hari kami melewati jalan ini.

    Dan ini juga jalan masa depan yang akan di nikmati oleh generasi selanjutnya ” . Imbuhnya. Hery