Kategori: Uncategorized

  • adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

    adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

     

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Pakuniran. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat sekecamatan Pakuniran khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa – dedsa itu. Senin, 23/06/2025.

    Hal tersebut disambut baik oleh kepala desa Pakuniran . karena dengan adanya kunjungan tersebut warganya bisa menyapa langsung dan mengutarakan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

    ” berbicara keluhan tentunya setiap orang itu pasti punya keluhan kebetulan di desa kami ketika melihat potret yang ada. di desa pakuniran yang menjadi usulan terutama fasilitas umum . Tadi wakil bupati Probolinggo. Lora Fahmi. Titik pertama yang dikunjungi di Dusun mergoayu. dan Di sana juga ada Yayasan dan ada interaksi dialog antara wakil bupati dengan masyarakat di antara keluhan yang menjadi keluhan utama yaitu terkait jalan dan air pipanisasi. Harapan kami dari pemerintah Desa. dengan kehadiran wakil bupati Lora Fahmi di kediaman kami . Dan menyapa warga. Kami pemerintah Desa melalui interaksi tadi dialog dengan warga kami , dengan pelaku UMKM, Dan bumdes . Agar nantinya ada perhatian dari pemerintah Kabupaten melalui dinas-dinas terkait dari setiap yang diusulkan oleh masyarakat dengan keterbatasan anggran dana desa ” . Hery

     

     

     

  • adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

    adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

     

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Pakuniran. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat sekecamatan Pakuniran khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa – dedsa itu. Senin, 23/06/2025.

    Hal tersebut disambut baik oleh kepala desa Pakuniran . karena dengan adanya kunjungan tersebut warganya bisa menyapa langsung dan mengutarakan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

    ” berbicara keluhan tentunya setiap orang itu pasti punya keluhan kebetulan di desa kami ketika melihat potret yang ada. di desa pakuniran yang menjadi usulan terutama fasilitas umum . Tadi wakil bupati Probolinggo. Lora Fahmi. Titik pertama yang dikunjungi di Dusun mergoayu. dan Di sana juga ada Yayasan dan ada interaksi dialog antara wakil bupati dengan masyarakat di antara keluhan yang menjadi keluhan utama yaitu terkait jalan dan air pipanisasi. Harapan kami dari pemerintah Desa. dengan kehadiran wakil bupati Lora Fahmi di kediaman kami . Dan menyapa warga. Kami pemerintah Desa melalui interaksi tadi dialog dengan warga kami , dengan pelaku UMKM, Dan bumdes . Agar nantinya ada perhatian dari pemerintah Kabupaten melalui dinas-dinas terkait dari setiap yang diusulkan oleh masyarakat dengan keterbatasan anggran dana desa ” . Hery

     

     

  • Bupati Haris dan Wabup Fahmi Ngantor di Kecamatan Pakuniran

    Bupati Haris dan Wabup Fahmi Ngantor di Kecamatan Pakuniran

     

     

     

    PAKUNIRAN – Memasuki akhir bulan Juni 2025, program “Ngantor di Kecamatan” Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo berlangsung di Kecamatan Pakuniran, Senin (23/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ.

    Turut mendampingi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

    Kegiatan ini diawali dengan penyambutan di Kantor Kecamatan Pakuniran untuk dilakukan dialog antara Bupati Haris dan Wabup Fahmi dipandu oleh Sekda Ugas bersama dengan kepala desa dan beberapa unsur di Kecamatan Pakuniran.

    Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan perangkat desa, BPD, RT, RW dan kader posyandu serta bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan bantuan jaminan hidup ODKB (orang dengan kecacatan bekas) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo.

    Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan program Ngantor di Kecamatan merupakan komitmen dari Pemerintah Daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat. “Ini bagian dari ikhtiar nyata kami untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat serta mengurai berbagai persoalan daerah,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, dalam program Ngantor di Kecamatan ini Sekda hingga para kepala perangkat daerah turut hadir langsung di kecamatan sebagai bentuk empati dan keseriusan menyelesaikan masalah dari akar. “Kita tidak hanya menunggu laporan di kantor, tapi melihat langsung kondisi di lapangan. Ini penting agar kebijakan lebih tepat sasaran,” jelasnya.Terkait dengan pertanyaan mengenai rendahnya honorarium anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Bupati Haris mengaku sedang mengkaji kemungkinan kenaikan honor yang dibebankan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). “Namun tetap memperhitungkan kemampuan fiskal daerah yang saat ini terbebani oleh belanja pegawai sebesar 37 persen dari total APBD,” terangnya.Tak hanya itu, infrastruktur jalan menjadi skala prioritas. Pemkab tengah mengupayakan pembangunan 905 km jalan yang memerlukan anggaran mencapai Rp1,47 triliun.

    “Kami akan gaspol dua sampai tiga tahun ke depan. Bahkan kami akan bangun pabrik paving untuk mendukung pembangunan jalan. CSR perusahaan juga kami dorong untuk mendukung infrastruktur. Termasuk anggota DPRD kami minta agar pokirnya juga untuk infrastruktur. Dalam hal ini, kepala desa juga harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan,” tegasnya.

    Bupati Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah juga membentuk tiga Satgas besar meliputi Satgas Infrastruktur, Satgas Kemiskinan dan Satgas IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Ketiganya melibatkan OPD, relawan dan organisasi kemasyarakatan untuk menangani isu stunting, kemiskinan ekstrem serta kualitas pendidikan dan kesehatan.“Membangun Kabupaten Probolinggo tidak bisa hanya mengandalkan Bupati dan OPD. Semua elemen harus terlibat, termasuk Muslimat, Fatayat, Kadin dan LSM. Kita harus satu gerakan, satu komitmen, untuk membangun Kabupaten Probolinggo ini lebih baik,” tambahnya.

    Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ menambahkan bahwa sektor pendidikan keagamaan seperti Madrasah Diniyah (Madin) juga menjadi perhatian. Saat ini sedang berlangsung verifikasi ulang terhadap data Madin, karena ditemukan banyak yang fiktif. “Kami sudah koordinasi dengan Kemenag. Insyaallah dengan selesainya verifikasi, akan ada regulasi yang jelas dalam bentuk Perda Fasilitasi Pesantren,” ungkapnya. Wabup Fahmi menyebutkan, Pemkab bersama DPRD sedang membahas skema pemberian insentif bagi guru Madin dan PAUD yang akan dimulai secara bertahap mulai 2026, sesuai kemampuan keuangan daerah. “Mudah-mudahan mulai tahun 2026 bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dari pemerintah daerah,” pungkasnya. Hery.

     

     

     

     

     

  • Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Nyaman warga RT. 17 dan 18 desa brabe Lakukan Kerja Bakti. 

    Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Nyaman warga RT. 17 dan 18 desa brabe Lakukan Kerja Bakti. 

     

    Dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, indah, dan nyaman, warga dusun leduk, RT. 17 dan 18 . Desa brabe kecamatan maron, Probolinggo melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan dan merapikan pembuangan saluran air . Serta memotong rumput yang menghalangi penglihatan para pengendara motor. yang merupakan bentuk kepedulian warga setempat . Sehingga menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Minggu , 22/06/2025.

    UMAR. salah satu koordinator bersih – bersih lingkungan tersebut mengungkapkan . Bahwa bersih – bersih tersebut merupakan inisiatif warga desa RT 17 dan 18 . Dalam menjaga kekompakan dan kebersihan lingkungan.

     

    ” Ini meruapakan inisiatif dari warga. Karena banyaknya Rumput – Rumput yang menjalar ke jalan. Sehingga nantinya dikwatirkan mengganggu kepada pengendara motor yang melintas. Dan alhamdulillah kegiatan ini. Didukung oleh beberapa donatur warga desa brabe. Dengan membelikan alat mesin pemotong rumput. Sehingga memudahkan warga dalam membersihkan Rumput- Rumput liar. Semoga ini menjadi contoh kepada yang lain. Agar lingkungan desa brabe dan sekitarnya bersih dan nyaman ” . Hery.

     

  • Bupati Haris Hadiri Pelantikan Pengkab Perbakin Probolinggo

    Bupati Haris Hadiri Pelantikan Pengkab Perbakin Probolinggo

     

     

     

    PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menghadiri Pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Probolinggo Masa Bakti 2025-2029 di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Sabtu (21/6/2025).

    Hadir siang itu Komandan Kodim 0820/Probolinggo Lekol Arh. Iwan Hermaya Purnawan, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana dan pejabat OPD terkait.

    Hadir pula Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Jawa Timur Letkol (Purn) Suroto, Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi dan perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo.

    Pengurus Perbakin Kabupaten Probolinggo periode 2025-2029 dilantik oleh Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Jawa Timur Suroto atas nama Ketua Pengprov Perbakin Jawa Timur.

    Perbakin Kabupaten Probolinggo terbentuk tahun 2025 atas inisiasi tokoh-tokoh di Kabupaten Probolinggo salah satunya Bupati Haris, dan masukan dari Pengurus Perbakin Provinsi Jawa Timur dengan tujuan mencetak generasi kuat dan handal serta mencetak atlet menembak Probolinggo yang mampu tampil di kancah regional, nasional hingga internasional.

    Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi mengungkapkan syukur atas terbentuknya Perbakin Kabupaten Probolinggo untuk yang pertama kalinya. Rian berharap muncul atlet menembak kebanggaan Kabupaten Probolinggo. “Kepada teman-teman pengurus, saya berharap semangatnya jangan hanya pada seremonial pelantikan saja, tapi harus bisa setor prestasi, memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

    Sekum Pengprov Perbakin Jawa Timur Suroto memberikan apresiasi dengan berdirinya Perbakin di Kabupaten Probolinggo. Suroto menyampaikan selamat atas pelantikan siang itu dan mengingatkan pengurus adalah motor dan motivator berjalannya organisasi.

    Bupati Haris pada sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan berupa lokasi tempat latihan untuk Perbakin. Kepada pengurus yang baru dilantik, Bupati Haris mengingatkan jangan hanya euforia dengan seremonial pelantikan, tetapi prestasi ke depan harus ditunjukkan.

    “Selain pencapaian prestasi, bagaimana olahraga menembak ini dikombinasikan sebagai sport tourism,” harapnya. Hery.

     

     

     

     

     

  • Dishub Terima Kunker DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan

    Dishub Terima Kunker DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan

     

     

     

    PROBOLINGGO – Berbagai inovasi publik yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mengundang DPRD Kota Malang dan DPRD Kabupaten Pasuruan untuk study tiru. Selasa (17/6/2025), Dishub mendapatkan kunjungan kerja (kunker) dari Komisi C DPRD Kota Malang dan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan. Kedatangannya disambut oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo bersama segenap jajaran Dishub Kabupaten Probolinggo di ruang Forum LLAJ Dishub Kabupaten Probolinggo.

    Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi menyampaikan maksud dari kunker ini adalah untuk silaturahmi dan menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

    “Kami ingin mengetahui berbagai inovasi dan program kegiatan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Probolinggo di bidang infrastruktur khususnya bidang perhubungan sebagai referensi bagi DPRD Kota Malang,” ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malamng H. Akhdiyat Syabril Ulum. Politisi yang berasal dari Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo ini mengaku ikut merasa bangga dengan perkembangan Kabupaten Probolinggo khususnya wilayah Kraksaan. “Terutama dengan adanya beberapa gerbang tol di Kabupaten Probolinggo bisa memperlancar aksesibiltas dan distribusi logistik,” ungkapnya.

    Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo menerangkan tentang pengelolaan parkir berlangganan dan non berlangganan di Kabupaten Probolinggo serta visi misi Bupati dan Wakil Probolinggo yang konsen terhadap infrastruktur kewilayahan.

    “Parkir berlangganan dan non berlangganan adalah bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan Bappenda Provinsi Jawa Timur yang telah terbangun sejak beberapa tahun yang lalu. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo saat ini lebih memperhatikan pula terhadap komposisi bagi pembangunan infrastruktur. Jadi komposisi anggaran untuk infrastruktur saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

    Juwono menambahkan bahwa semua sama-sama belajar dari kunjungan ini. DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan membawa berbagai referensi dan ilmu dari Kabupaten Probolinggo. Demikian juga Pemerintah Kabupaten Probolinggo memperoleh ilmu dan informasi baru dari kunjungan kerja DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan ini. “Semoga kedepan hubungan baik ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan menjadi kerjasama antar daerah,” harapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Dishub Kabupaten Probolinggo Sigit Wida Hartono mengungkapkan terkait berbagai inovasi dan kegiatan-kegiatan yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo.

    Diantaranya adalah Dishub Tretan Camat, Cahaya 99, Uji KIR Portable, Layang-layang Lipat Paris, Efisiensi tagihan PJU melalui Survei, Gus Tampan, Sepintas, Nur Bunga Desa dan Dek Sasa Kembang Desa

    “Efisiensi yang pernah dilakukan Dishub beberapa tahun lalu mampu menurunkan beban tagihan listrik PJU yang semula Rp 2,3 miliar per bulan turun hingga Rp 900 juta per bulan. Hal ini setelah dilakukan survei bersama antara Dishub dengan PLN,” urainya.

    Selanjutnya di bidang pelayanan publik jelas Sigit, Dishub memiliki inovasi Layang-layang Lipat Paris yaitu Layanan Uji Kendaraan Bermotor Keliling Cepat Akurat dan Pasti Gratis yang mendekatkan pelayanan uji kendaraan kepada masyarakat khususnya bagi pelaku wisata di kawasan Bromo-Tengger-Semeru

    “Istilahnya Dishub jemput bola karena memang luas wilayah Kabupaten Probolinggo yang sangat luas sehingga pelaku wisata tersebut kesulitan untuk mengujikan kendaraannya di Balai Uji KIR di Kraksaan. Kegiatan ini kita lakukan setiap 6 bulan sekali,” terangnya.

    Selain itu, Dishub juga memiliki Inovasi Dishub Teramat SIP yaitu Dishub Tretan Camat Selalu Siap Inisiatif dan Profesional. “Melalui Dishub Teramat SIP ini, kita memiliki perwakilan sampai pada tingkat kecamatan. Kita hadir sampai dengan tingkat kecamatan dan desa. Membantu menguraikan dan menjembatani segala permasalahan perhubungan di wilayah,” pungkasnya. Hery

     

     

     

     

     

  • Bupati Haris Tinjau Jembatan Penghubung Desa Condong – Brabe

    Bupati Haris Tinjau Jembatan Penghubung Desa Condong – Brabe

     

     

    GADING – Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jembatan penghubung Desa Condong – Desa Brabe di Desa Condong Kecamatan Gading, Senin (16/6/2025). Kegiatan ini diawali dengan bersepeda menyusuri jalur pedesaan bersama sejumlah pejabat daerah.

    Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief serta Sekretaris DPRD Kabupaten Probolinggo Yulius Christian. Rombongan juga terdiri atas perwakilan OPD terkait dan perangkat kecamatan.

    Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang telah lama menantikan kehadiran jembatan permanen sebagai akses utama penghubung Desa Condong dan Desa Brabe.

     

    Dalam keterangannya, Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan jjembatan tersebut merupakan salah satu infrastruktur yang terdampak bencana alam dan memiliki peran vital sebagai penghubung antar desa.

    “Jembatan ini terdampak bencana dan termasuk salah satu jembatan penghubung terpanjang di wilayah Kabupaten Probolinggo,” katanya.

    Bupati Haris menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah melakukan langkah-langkah strategis untuk penanganannya.

    “Sudah kami usulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar mendapatkan penanganan dan perbaikan secara permanen,” tambahnya.

    Meski demikian, Bupati Haris mengapresiasi inisiatif warga yang telah membangun jembatan sementara secara swadaya.

    “Kami tidak tinggal diam. Pemkab akan memberikan dukungan serta melakukan perbaikan agar jembatan sementara ini bisa lebih layak dan aman untuk digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Monev ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya dalam mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi warga. Hery.

     

     

  • komisi III kabupaten Probolinggo lakukan monitoring aktifitas tambang di desa brabe

    komisi III kabupaten Probolinggo lakukan monitoring aktifitas tambang di desa brabe

     

    anggota dewan dari komisi III kabupaten Probolinggo. Melakukan monitoring dan evaluasi terkait adanya aktifitas tambang. yang ada di desa brabe . Kecamatan Maron. Dalam temuannya tersebut Ketua Komisi III DPRD, Mochammad Al-Fatih. Mengungkapkan kunjungan tersebut. Merupakan agenda dari komisi III untuk melihat seluruh aktifitas tambang yang ada di kabupaten probolinggo. Rabu. 04/06/2025 .

    ” Kami dari komisi III melihat seluruh tambang SIPB yang ada dikabupaten probolinggo dan ada sekitar 23 tambang yang berizin dan Alhamdulillah, dari hasil pemantauan . kegiatan pertambangan ini masih sesuai dengan ketentuan. Beberapa catatan kecil ditemukan . seperti pada pengelolaan jalur air dan penataan tanah humus (topsoil), namun pihak perusahaan menyatakan komitmennya untuk segera melakukan perbaikan ” . Imbuhnya.

    Komisi III juga menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sidak, melainkan bagian dari evaluasi terencana dan terkoordinasi dengan pihak kecamatan, kepolisian, dan Dinas Perhubungan. Hal ini sekaligus sebagai bentuk transparansi dan edukasi kepada masyarakat bahwa DPRD aktif mengawasi proses tambang yang legal.

    Sementara abdullah perwakilan dari CV PSN sekaligus penanggung Jawab menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Komisi III tersebut.

    ” Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kehadiran anggota dewan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri, ada wakil rakyat yang memperhatikan aktivitas kami. Kami juga siap mematuhi semua aturan yang berlaku,” ujar perwakilan perusahaan ” Hery.

     

     

  • Desa Suko Kembangkan Edamame, Okra dan Produk Sabun Unggulan

    Desa Suko Kembangkan Edamame, Okra dan Produk Sabun Unggulan

     

     

     

    MARON – Desa Suko Kecamatan Maron mulai menunjukkan potensi besarnya sebagai pusat inovasi pertanian dan produk kreatif. Pada Senin (26/5/2025), Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ mengunjungi desa tersebut bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan dialog langsung dengan masyarakat dan pemerintah desa.

    Dalam kunjungan tersebut, Wabup Fahmi berdiskusi dengan Kepala Desa Suko Ahmad Esfandi serta para perangkat desa dan kader posyandu, membahas peluang pengembangan pertanian edamame dan okra serta produk-produk kreatif lokal seperti sabun mandi dan sabun cuci buatan warga setempat.

    Wabup Probolinggo Ra Fahmi AHZ menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan masyarakat Desa Suko. Kreativitas warga dalam memproduksi sabun, selain pertanian edamame dan okra adalah contoh nyata bagaimana desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

    “Produk-produk seperti sabun yang dihasilkan anak-anak muda di Desa Suko ini sangat inovatif. Ini bisa jadi contoh untuk desa lain agar terus mengembangkan potensi ekonomi lokal mereka,” katanya.

    Lebih lanjut Wabup Fahmi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo siap memberikan dukungan penuh bagi desa-desa yang mampu menciptakan inovasi seperti ini. “Dukungan tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga jaringan pemasaran dan pelatihan lanjutan,” jelasnya.

    Sementara Kepala Desa Suko Ahmad Esfandi menyampaikan edamame dan okra kini menjadi fokus utama pertanian di wilayah Desa Suko. Hasil panen edamame dari Desa Suko sudah mulai menjangkau pasar ekspor dan kebutuhan pasar nasional pun masih sangat tinggi.

    “Kami ingin Desa Suko menjadi pusat pengembangan edamame dan okra di Kabupaten Probolinggo. Harapan saya, desa-desa lain juga mulai melirik potensi ini,” ujarnya.

    Menariknya, dalam kegiatan tersebut pihak desa juga menghadirkan perwakilan dari salah satu perusahaan pengolahan edamame. “Mereka membuka dialog langsung dengan Wabup Fahmi guna menjajaki peluang kemitraan dan penyerapan hasil tani warga,” jelasnya.

    Selain sektor pertanian, produk sabun organik lokal menjadi salah satu karya unggulan warga yang terus dikembangkan. Namun pembuatan sabun tersebut masih dalam tahap uji coba, namun sudah menunjukkan hasil yang menjanjikan. “Pak Wabup tadi secara langsung mencoba membawa produk sabun tersebut sebagai bentuk dukungan nyata,” terangnya.

    Esfandi berharap, dengan adanya dukungan dari Pemkab Probolinggo dan keterlibatan langsung pihak swasta, potensi ekonomi Desa Suko bisa berkembang pesat. “Upaya ini sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi desa yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. Hery

     

     

  • Tingkatkan Akses Pelayanan, Puskesmas Suko Bakal Direlokasi

     

     

     

    MARON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan relokasi Puskesmas Suko di Kecamatan Maron ke lokasi yang lebih representatif. Rencana ini mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ yang melakukan peninjauan langsung pada Senin (26/5/2025).

    Peninjauan dimulai dari Puskesmas Suko yang masih beroperasi di lokasi lama. Wabup Fahmi meninjau langsung fasilitas dan alur pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Sambil menyempatkan diri menyapa tenaga medis yang tengah melayani pasien, sembari menyerap langsung masukan dan kondisi pelayanan di lapangan.

    Dalam kunjungan tersebut, Wabup Fahmi didampingi oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan A’at Kardono, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Hariawan Dwi Tamtomo dan Kepala Dinas Sosial Rachmad Hidayanto. Turut menyambut di lokasi, Sekretaris Dinkes dr. Dewi Veronica dan Kepala Puskesmas Suko Totok Heryadi.

    Setelah melihat kondisi Puskesmas Suko saat ini, rombongan melanjutkan peninjauan ke lahan baru yang akan digunakan untuk pembangunan gedung puskesmas yang lebih memadai. Lokasinya berjarak sekitar 250 meter dari tempat semula, tepatnya di timur Balai Desa Suko masuk di Dusun Gumuk. Menariknya, lokasi baru ini bersebelahan langsung dengan kawasan pendidikan, sehingga diharapkan mampu memperluas cakupan layanan kesehatan masyarakat sekitar.

    Peninjauan ke Puskesmas Suko ini merupakan bagian dari program strategis Bupati dan Wakil Bupati Ngantor di Kecamatan Maron yang bertujuan mendekatkan layanan publik kepada warga serta menyerap langsung aspirasi masyarakat desa.

    Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari rencana relokasi Puskesmas Suko untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat. “Tadi sudah kami tinjau lokasi barunya. Memang ada beberapa kendala teknis, tapi Insya Allah dalam beberapa bulan ke depan sudah bisa dimulai pengelolaannya,” ujarnya.

    Lebih lanjut Wabup Fahmi berharap relokasi ini tidak hanya menjadi pengganti bangunan lama, tetapi benar-benar menjadi titik awal peningkatan mutu pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Maron dan sekitarnya.

    “Relokasi Puskesmas Suko ini diharapkan akan meningkatkan kenyamanan, memperluas akses layanan serta mendorong peningkatan kualitas SDM kesehatan di Kecamatan Maron dan sekitarnya. Kami optimis upaya ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan,” harapnya. Hery

     

     

     

     

     

     

  • Wabup Fahmi Kunjungi Sentra Peternakan Desa Puspan

    Wabup Fahmi Kunjungi Sentra Peternakan Desa Puspan

     

     

     

    MARON – Sebagai bagian dari program Ngantor di Kecamatan, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ mengunjungi sentra peternakan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Puspan Kecamatan Maron, Senin (26/5/2025). Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata Pemkab Probolinggo terhadap pengembangan ekonomi desa melalui sektor peternakan.

    Dalam kunjungannya, Wabup Fahmi didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan A’at Kardono serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Puspan Umar beserta perangkat desa, pengurus BUMDes dan para peternak.

    Di lokasi peternakan, Wabup Fahmi melihat langsung aktivitas budidaya kambing dan bebek yang dikelola oleh BUMDes. Ia mengapresiasi semangat warga dalam memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Apa yang dilakukan Desa Puspan patut menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Probolinggo. Kami melihat potensi besar di sini, terutama dalam pengembangan peternakan kambing. Desa Puspan punya keinginan kuat untuk menjadi sentra peternakan kambing dan itu merupakan langkah yang sangat positif,” ujarnya.

    Wabup Fahmi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui dukungan terhadap BUMDes, termasuk dalam bentuk analisis bisnis, pemetaan pasar dan pendampingan teknis.

    “Kami siap mendampingi dan memberikan support penuh, khususnya dalam hal pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Tentu saja, kita juga akan pertimbangkan aspek kelayakan usahanya agar bisa berkelanjutan,” imbuhnya.

     

    Sementara Kepala Desa Puspan Umar mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian pemerintah daerah. Harapannya ke depan dukungan tersebut bisa menjadi pemicu bagi peningkatan skala usaha peternakan di desanya.

     

    “Kunjungan ini sangat memotivasi kami. Dengan dukungan dari Pak Wabup dan jajaran OPD, kami semakin yakin bisa mewujudkan Desa Puspan sebagai sentra peternakan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya. Hery

     

     

     

     

  • Puskesmas Maron Dirancang Miliki Fasilitas Setara Rumah Sakit

    Puskesmas Maron Dirancang Miliki Fasilitas Setara Rumah Sakit

     

     

    MARON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah persiapan pembangunan Puskesmas Maron yang dirancang memiliki fasilitas setara rumah sakit.

    Minggu (25/5/2025), Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan bersama sejumlah pejabat struktural dan fungsional. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menjelang agenda berkantornya Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Wakil Bupati Probolinggo Ra Fahmi AHZ di Kecamatan Maron pada Senin (26/5/2025).

    Dalam kesempatan tersebut. Hariawan menyampaikan bahwa pembangunan Puskesmas Maron telah memasuki tahap finalisasi administrasi. “Seluruh dokumen penting seperti master plan dan perizinan sedang dalam proses. Insya Allah pembangunan fisik akan kita mulai pada bulan Juli 2025,” ungkapnya.

    Dirancang untuk melayani masyarakat Kabupaten Probolinggo bagian selatan, Puskesmas Maron nantinya akan memiliki kapasitas 50 tempat tidur. Fasilitas layanan yang disiapkan meliputi ruang rawat inap dan rawat jalan, ICU, ruang operasi hingga unit radiologi seperti rontgen. Peningkatan kapasitas dan pengadaan alat medis lanjutan akan dilakukan pada tahun 2026 untuk menjawab dinamika kebutuhan masyarakat. “Target kami, akhir tahun 2026 fasilitas ini sudah dapat beroperasi penuh seperti rumah sakit pada umumnya,” tambahnya.

    Sementara Kepala Puskesmas Maron dr. Niswah Nilam Qanitah mengapresiasi kunjungan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Peninjauan ini sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam menjawab harapan warga.

    “Kegiatan ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah terhadap layanan kesehatan di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kami sangat berharap Puskesmas Maron bisa segera berdiri dan menjadi pusat layanan kesehatan yang representatif bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Lebih dari sekedar pembangunan fasilitas baru, kehadiran Puskesmas Maron diharapkan menjadi simbol pemerataan layanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo. “Dengan konsep layanan sekelas rumah sakit, masyarakat di wilayah selatan tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan medis yang layak dan berkualitas,” pungkasnya.  Hery