Blog

  • OSIS & Pramuka Bersatu! SMA Zainul Hasan 1 Genggong Tunjukkan Disiplin Lewat Upacara Bendera

    OSIS & Pramuka Bersatu! SMA Zainul Hasan 1 Genggong Tunjukkan Disiplin Lewat Upacara Bendera

    Probolinggo, KabarBromo.com – Senin pagi, 28 Juli 2025, halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong mendadak hening. Semua berdiri tegak, mata menatap langit, menanti Sang Merah Putih perlahan naik diiringi lagu kebangsaan. Suasana haru, semangat, dan khidmat bercampur menjadi satu dalam gelaran upacara bendera yang tak sekadar rutinitas, tetapi juga cermin semangat kebangsaan.

    Upacara bendera kali ini menjadi penanda dimulainya Tahun Pelajaran 2025–2026 di SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Laila Fitriyah, S.Si., yang menyampaikan pesan kebangsaan dan kedisiplinan di hadapan ratusan peserta.

    Petugas upacara merupakan gabungan anggota OSIS dan Pramuka. Sementara itu, peserta terdiri atas pimpinan lembaga, dewan guru, staf karyawan, serta seluruh santri putra. Acara berlangsung di halaman sekolah (Area P5) dari pukul 07.15 hingga 08.15 WIB.

    Pesan kedisiplinan dan nasionalisme kembali digaungkan melalui barisan yang rapi, seragam yang dikenakan sesuai hari, serta kekompakan yang tampak dari awal hingga akhir upacara.

    “Momentum ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pengingat bahwa kita adalah bagian dari bangsa yang besar, yang harus terus bergerak maju dengan ilmu dan akhlak,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., yang akrab disapa Mr. Bogel.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian program pendidikan karakter berbasis kebangsaan yang akan terus dikembangkan selama tahun pelajaran berjalan.

  • Gangguan Makhluk Gaib? Ahmed Bukgubuk Juga Layani Bekam, Suwuk, dan Konsultasi Spiritual

    Gangguan Makhluk Gaib? Ahmed Bukgubuk Juga Layani Bekam, Suwuk, dan Konsultasi Spiritual

    Lumajang, KabarBromo.com – Pemandangan tak biasa terlihat di sebuah rumah sederhana di Dusun Jugil, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Seorang pria tampak berbaring dengan sejumlah gelas bekam menempel di punggungnya. Darah mengalir perlahan dari titik-titik tubuh yang telah ditusuk jarum, bagian dari proses terapi bekam yang kini kembali diminati warga.

    Praktik tersebut dijalankan oleh Ahmed Bukgubuk, seorang terapis bekam yang mengusung konsep “Sehat dengan Sunnah”. Ia memadukan pengobatan alternatif dengan pendekatan spiritual, berlandaskan tradisi sunnah yang diyakini sebagai salah satu bentuk ikhtiar menjaga kesehatan.

    “Ini bukan sekadar pengobatan biasa. Kami berikhtiar sesuai sunnah Nabi,” ujar Ahmed. Ia menyebutkan, terapi bekam yang dilakukannya dapat membantu mengatasi berbagai keluhan seperti sakit punggung, kesemutan, kelelahan, sakit kepala, sesak napas, hingga pegal linu dan asam urat.

    Tidak hanya pengobatan fisik, Ahmed juga membuka layanan konsultasi spiritual. Ia kerap diminta warga untuk menangani gangguan yang berkaitan dengan hal-hal nonmedis, termasuk gangguan makhluk gaib, serta melayani suwuk untuk orang yang sedang sakit.

    Layanan ini tersedia bagi masyarakat yang ingin berikhtiar secara tradisional maupun spiritual. Warga dapat mengunjungi langsung praktiknya di Dusun Jugil atau menghubungi melalui WhatsApp di nomor 0823-3867-9148. Informasi dan kegiatan terapi juga dapat diakses melalui akun TikTok @BUKGUBUK.

     

  • PPLK UNZAH di SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Ajak Mahasiswa Hadapi Dunia Nyata Pendidikan

    PPLK UNZAH di SMA ZAHA 1 Genggong, Mr. Bogel Ajak Mahasiswa Hadapi Dunia Nyata Pendidikan

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sebanyak enam mahasiswa Universitas Zainul Hasan (UNZAH) Genggong melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan. Kegiatan dimulai pada Sabtu (26/7/2025) dengan pengarahan langsung dari pihak sekolah.

    Mahasiswa tersebut terdiri atas dua mahasiswa dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dua dari Pendidikan Bahasa Indonesia, satu dari Pendidikan Matematika, dan satu dari Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Mereka akan menjalani praktik mengajar dan pembelajaran di bawah bimbingan dosen pembina, Loviga Denny Pratama.

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., yang akrab disapa Mr. Bogel, menyambut baik pelaksanaan PPLK ini dan berharap para mahasiswa dapat menjalani proses pembelajaran secara maksimal.

    “Mahasiswa harus mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di kampus, serta menjalin komunikasi yang baik dengan guru dan siswa,” ujarnya.

    Para mahasiswa PPLK akan didampingi oleh guru pamong, yakni Ilham Amin, S.Pd.; Muhammad Ghola, M.Pd.; Wahid Qomaruddin, S.Pd.; Laila Fitriyah, S.Si.; Aisyah Dinda Balqis, B.A.; Nurul Laily Syaadah, S.Hum.; dan Nailis Salamah, S.Pd.

    Mr. Bogel juga menyampaikan harapannya agar kegiatan PPLK ini tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi juga membentuk karakter dan memberikan pengalaman nyata bagi para mahasiswa.

    “Kami berharap mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar memahami dinamika pendidikan di lapangan,” katanya.

    Program PPLK ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dan menjadi bagian penting dalam proses akademik mahasiswa sebelum mereka terjun ke dunia kerja sebagai pendidik.

  • Pagi di SMA ZAHA 1 Genggong Tak Pernah Biasa: Sholawat, Surah Tujuh, hingga Nadhom Safinatunnajah Warnai Hari Santri

    Pagi di SMA ZAHA 1 Genggong Tak Pernah Biasa: Sholawat, Surah Tujuh, hingga Nadhom Safinatunnajah Warnai Hari Santri

    Probolinggo, KabarBromo.com – Pagi baru saja menyapa halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Sabtu (26/7/2025), namun lantunan sholawat, zikir, dan ayat-ayat suci telah mengalun syahdu dari para santri. Tradisi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembentukan karakter yang telah melekat dalam denyut kehidupan pesantren.

    Setiap hari sebelum memulai pembelajaran, para santri mengikuti pembacaan sholawat Nabi, Asmaul Husna, serta Surah Tujuh sebutan untuk tujuh surat Al-Qur’an yang dibaca rutin, yakni As-Sajdah, Yasin, Ad-Dukhan, Ar-Rahman, Al-Waqi’ah, Al-Hadid, dan Al-Mulk.

    Selain itu, pembacaan nadhom Safinatunnajah karya Al-‘Arif Billah KH. Mohammad Hasan Genggong juga menjadi bagian dari kegiatan pagi. Nadhom tersebut berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai dasar fikih dan spiritualitas sejak dini kepada para santri.

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., menyampaikan bahwa pembiasaan ini memiliki tujuan strategis dalam membentuk kepribadian santri.

    “Pertama, untuk membiasakan dan menghafal Surah Tujuh. Kedua, agar para santri menguasai nadhom Safinatunnajah dan Maulid Nabi. Ketiga, melatih hafalan Asmaul Husna. Semuanya ditujukan sebagai bekal spiritual dan akademik, terutama bagi santri baru yang sedang membentuk identitas keislamannya,” ujar Syifauddin.

    Kegiatan maulid sendiri dilaksanakan dua kali dalam sebulan, sebagai bentuk pembinaan ruhiyah dan penanaman cinta kepada Rasulullah SAW.

    Menurut para pendidik di lingkungan SMA ZAHA 1 Genggong, suasana pagi bukan hanya momentum awal belajar. Lebih dari itu, ia adalah waktu emas untuk menanamkan nilai, disiplin, dan kecintaan terhadap ilmu dan agama warisan spiritual yang terus dijaga dalam arus zaman.

  • “MAPEM adalah Pintu Awal”: Pesan Kuat dari MADITA ZAHA Genggong untuk Generasi Baru

    “MAPEM adalah Pintu Awal”: Pesan Kuat dari MADITA ZAHA Genggong untuk Generasi Baru

    Probolinggo, KabarBromo.com – Malam itu, Jumat (25/7/2025), suasana berbeda terasa menyelimuti halaman depan daerah E Pondok SMP Pesantren Zainul Hasan Genggong. Di bawah gemerlap lampu dan lantunan doa, ratusan santri baru duduk bersila secara khidmat menyambut fase awal pendidikan mereka. Suasana religius berpadu dengan harapan dan semangat baru. Malam itu menjadi saksi dimulainya kegiatan Masa Pengenalan Madrasah (MAPEM) di lingkungan Madrasah Diniyah Ta’lim (MADITA) Zainul Hasan Genggong.

    MAPEM merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk membekali santri baru dengan pemahaman awal mengenai kehidupan madrasah dan tata kehidupan pesantren. Para santri diperkenalkan pada nilai-nilai dasar pendidikan Islam, kedisiplinan, serta pembiasaan adab dan akhlak yang menjadi fondasi utama pembelajaran di lingkungan pesantren.

    Kepala MADITA Zainul Hasan Genggong, KH. Muhammad Hasan Maulana, M.Pd, memimpin lembaga ini dengan pendekatan visioner dan pembinaan karakter. Bidang kurikulum dikoordinasikan oleh Sholehudin, M.Pd, yang berfokus pada integrasi ilmu agama dan ilmu umum. Sementara itu, pengembangan kepribadian santri menjadi tanggung jawab Wakil Kepala Kesiswaan, Ach. Rosuli Zaid, S.H., M.Pd.I. Bidang sarana prasarana dan hubungan masyarakat dikelola oleh Muhammad Syifauddin atau yang akrab dipanggil Ustadz Bogel.

    Dalam keterangannya, Ustadz Bogel selaku Wakil Kepala Sarpras dan Humas menjelaskan bahwa MAPEM bukan sekadar orientasi teknis, melainkan pembekalan mental dan spiritual sejak awal.

    “MAPEM adalah pintu awal untuk mengenalkan jati diri madrasah kepada santri baru. Harapannya, mereka siap lahir batin untuk menapaki proses pembelajaran dan pengembangan diri di lingkungan pesantren,” ujarnya.

    Selama kegiatan, para pengurus dan panitia mendampingi santri dalam berbagai sesi, mulai dari pengenalan lingkungan, pemaparan visi dan misi madrasah, hingga pembinaan motivasi. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercermin dalam setiap sesi, mempererat hubungan awal antara santri, guru, dan lingkungan pesantren.

    Dengan dimulainya MAPEM ini, MADITA Zainul Hasan Genggong menaruh harapan besar kepada para santri baru agar kelak tumbuh menjadi generasi pembelajar yang unggul secara intelektual, matang secara spiritual, dan kuat secara moral.

  • Bukan Rapat Biasa, SMA Zaha 1 Genggong Bangun Sinergi Antar-Mapel demi Siswa

    Bukan Rapat Biasa, SMA Zaha 1 Genggong Bangun Sinergi Antar-Mapel demi Siswa

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sambutan kepala sekolah menjadi pertanda dimulainya forum penting di Aula Barozain, Kamis (24/7/2025). Seluruh guru SMA Zainul Hasan 1 Genggong tampak serius menyimak. Bukan sekadar rapat biasa, pertemuan kali ini menjadi momentum strategis dalam menyiapkan capaian pembelajaran (CP) antarmata pelajaran untuk Tahun Ajaran 2025/2026.

    Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Muhammad Syifauddin, M.Pd., atau yang dikenal dengan sapaan Mr. Bogel, turut memberikan penjelasan teknis mengenai urgensi pemetaan tersebut.

    “Pemetaan CP ini adalah fondasi. Dari sini kita bisa pastikan proses pembelajaran berjalan sesuai arah Kurikulum Merdeka,” ungkap Mr. Bogel.

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun persepsi bersama antarpedidik agar capaian pembelajaran yang dirancang tidak hanya sesuai standar, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan siswa.

    “Dengan pemetaan yang tepat, guru dapat berkolaborasi lintas mapel. Ini akan memperkuat kompetensi siswa secara menyeluruh,” tambahnya.

    Mr. Bogel menyampaikan harapan agar hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk rencana kerja tim guru per mata pelajaran.

    “Semoga ini jadi langkah awal untuk penguatan mutu pembelajaran yang lebih merata dan terukur,” tutupnya.

    Rapat dinas ini menjadi bagian dari komitmen SMA Zaha 1 Genggong dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis kolaborasi dan perencanaan yang matang.

  • Pekarangan Disulap Jadi Sumber Gizi: PKK Patokan Gagas Langkah Nyata Tekan Stunting Balita

    Pekarangan Disulap Jadi Sumber Gizi: PKK Patokan Gagas Langkah Nyata Tekan Stunting Balita

    Probolinggo, KabarBromo.com – Sebidang tanah di sudut rumah yang selama ini dibiarkan kosong, kini menjadi harapan baru bagi ratusan keluarga di Kelurahan Patokan. Di balik kesederhanaannya, pekarangan-pekarangan itu kini ditanami sayuran kaya gizi bagian dari gerakan sunyi yang tengah dijalankan oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Patokan.

    Program pemanfaatan lahan pekarangan rumah tersebut bukan sekadar ajakan menanam. Ia adalah ikhtiar serius untuk menekan angka stunting pada anak usia balita, sekaligus mendekatkan keluarga pada pola konsumsi sehat dan gizi seimbang.

    Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Patokan, Fely Urip Mujiyono, menyebutkan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan atas masih tingginya kasus kekurangan gizi pada anak-anak. “Kami tidak hanya menanam sayur, tapi menanam kesadaran. Kesadaran bahwa pemenuhan gizi bisa dimulai dari rumah sendiri,” ujarnya pada Rabu (23/7).

    Melalui bantuan paket polybag dan benih sayuran, warga diberdayakan untuk menanam bayam, kangkung, tomat, hingga cabai di lahan sempit milik mereka. Hasilnya? Bisa langsung dimasak untuk keluarga lebih segar, lebih bergizi, dan tentu saja lebih hemat.

    Langkah PKK Kelurahan Patokan ini sejalan dengan program prioritas nasional untuk percepatan penurunan stunting. Dengan pendekatan berbasis komunitas, PKK berharap inisiatif ini bisa direplikasi di wilayah lain.

    “Perubahan besar tak harus selalu dimulai dari gedung tinggi. Kadang, cukup dari halaman kecil yang ditanami harapan,” tutur Fely menutup pernyataannya.

    Dengan semangat gotong royong dan edukasi gizi, Kelurahan Patokan membuktikan bahwa solusi atas masalah besar bisa tumbuh dari tanah yang sering terabaikan: pekarangan rumah sendiri.(fy)

  • Ridwan Ikut Hadir di Pelepasan Kajari Situbondo: Simbol Kedekatan Media dan Kejaksaan

    Ridwan Ikut Hadir di Pelepasan Kajari Situbondo: Simbol Kedekatan Media dan Kejaksaan

    Situbondo, KabarBromo.com – Rabu malam (23/7/2025), suasana kantor Pemkab Situbondo mendadak berbeda dari biasanya. Lampu-lampu menyala lembut, kursi-kursi tertata rapi, dan sejumlah tamu terlihat berdatangan dengan langkah tenang. Di tengah malam yang hening itu, satu nama bergema dari mimbar: Ginanjar Cahya Permana, S.H., M.H. sinyal bahwa malam itu bukanlah malam biasa.

    Malam itu, Ginanjar resmi berpamitan dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo. Ia mendapatkan promosi sebagai Asisten Tindak Pidana Umum di Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, menandai babak baru dalam karier kejaksaan yang telah ia emban dengan rekam jejak yang dikenal solid di kalangan aparat penegak hukum dan media.

    Ridwan (jongkok kanan), bersama Ginanjar Cahya Permana (tengah mengenakan batik) dan para insan pers lainnya. (Dok. Ridwan)

    Sejumlah tokoh dan wartawan senior hadir dalam momen tersebut. Salah satunya, Ridwan, wartawan senior asal Probolinggo, yang secara khusus datang untuk menyampaikan apresiasi.

    “Semoga karier Pak Ginanjar terus naik dan mendapatkan amanah yang lebih tinggi jabatannya, amin!,” ucap Ridwan.

    Ia menilai, selama menjabat, Ginanjar dikenal memiliki hubungan baik dengan media serta mampu menciptakan suasana kerja yang komunikatif dan profesional.

    “Beliau sangat terbuka dalam memberikan informasi yang dibutuhkan wartawan, selama itu tidak mengganggu proses hukum,” pungkasnya.

  • Musdes RKPDes 2026 Digelar, Desa Patemon Soroti Gotong Royong dan Pembangunan

    Musdes RKPDes 2026 Digelar, Desa Patemon Soroti Gotong Royong dan Pembangunan

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Suara tawa dan tepuk tangan sesekali pecah dari dalam Balai Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu siang (23/7/2025). Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 baru saja dimulai, namun atmosfer kehangatan dan semangat gotong royong sudah terasa sejak awal.

    Forum tahunan yang digelar Pemerintah Desa Patemon itu dihadiri oleh berbagai elemen penting desa mulai dari kepala desa, perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, hingga para kader PKK. Hadir pula unsur Forkopimka Krejengan, termasuk Camat Krejengan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

    Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas antusiasme warga dan kekompakan lembaga desa yang dinilainya luar biasa.

    “Pak Camat bahkan menyebut, setiap Musdes ataupun rapat desa, Desa Patemon selalu paling ramai se-Kecamatan Krejengan. Bahkan, dalam lomba desa setiap Agustus, Patemon selalu jadi juara satu,” ujar Baginda Purnomo disambut tepuk tangan peserta.

     

    Ia juga menyampaikan rasa kagum atas semangat kebersamaan seluruh komponen desa mulai dari perangkat, BPD, kader, hingga masyarakat yang aktif menjaga kebersihan lingkungan dan turut membangun desa.

    “Inilah kekuatan Desa Patemon: kebersamaan. Tanpa itu, kami tak akan bisa mencapai semua ini,” jelasnya.

    Lebih jauh, Baginda Purnomo berharap hasil Musdes ini dapat menjadi fondasi yang kuat untuk perencanaan pembangunan tahun depan. Ia menekankan pentingnya aspirasi warga diakomodasi dengan cermat, serta sinergi yang terus terjaga antarelemen desa.

    “Semoga hasil Musdes ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi pijakan yang baik untuk Desa Patemon ke depan,” tutup Baginda Purnomo.

     

  • Tradisi Rhatibul Haddad di Patemon, Kades Purnomo Harap Warga Tetap Guyub dan Rukun

    Tradisi Rhatibul Haddad di Patemon, Kades Purnomo Harap Warga Tetap Guyub dan Rukun

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Suasana Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, terasa lebih khusyuk pada setiap Selasa malam. Selepas sholat Maghrib, sejumlah warga rutin berkumpul di kediaman Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, untuk mengikuti pembacaan Rhatibul Haddad, sebuah wirid yang biasa diamalkan di kalangan masyarakat Nahdiyin.

    “Ini rutinan tiap-tiap malam Rabu,” ujar Baginda Purnomo saat dikonfirmasi pada Selasa malam (22/7/2025).

    Menurutnya, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar batin agar Desa Patemon senantiasa berada dalam kondisi yang kondusif. “Semoga Desa Patemon aman, damai, sejahtera, dan rakyatnya sehat, guyub rukun, serta bersatu,” jelasnya.

    Kegiatan ini telah berlangsung secara konsisten dan menjadi salah satu bentuk upaya menjaga harmoni sosial masyarakat desa. Selain mempererat hubungan antarsesama, pembacaan wirid juga dianggap memberikan ketenangan bagi sebagian warga yang mengikutinya.

    “Kekuatan spiritual warga menjadi pondasi penting dalam menjaga kerukunan dan ketahanan sosial, apalagi di tengah dinamika zaman seperti sekarang,” imbuhnya.

    Ia pun berharap, tradisi ini dapat terus dilestarikan dan memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat. “Semoga dengan wirid Rhatibul Haddad ini, kita semua diberi kesehatan, ketenangan, dan semangat persatuan,” tutupnya.

  • Peringati Harkopnas ke-78, DKUPP Potong Tumpeng dan Serahkan Penghargaan

    Peringati Harkopnas ke-78, DKUPP Potong Tumpeng dan Serahkan Penghargaan

     

     

    KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 tahun 2025 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (21/7/2025).

    Kegiatan yang diikuti oleh insan koperasi, pelaku UMKM dan kepala desa (kades) ini dihadiri oleh oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ, Wakil Ketua DPRD M. Zubaidi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo dan Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Sugianto.

    Peringatan Harkopnas ke-78 tahun 2025 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Haris yang diserahkan kepada Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Sugianto dan Wabup Fahmi yang diserahkan kepada Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.

    Dalam peringatan Harkopnas ke-78 ini juga diserahkan beragam penghargaan. Diantaranya KPRI KOPPI Semi sebagai koperasi berprestasi Kabupaten Probolinggo dengan predikat pengelolaan terbaik tahun 2024, Pengurus Daerah Probolinggo Ikatan Notaris Indonesia (INI) atas sinerginya dalam percepatan layanan akta pendirian koperasi untuk Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Probolinggo.

    Selanjutnya penghargaan diberikan kepada SPBKB AKR Tongas sebagai SPBU Tertib Ukur Kabupaten Probolinggo tahun 2024, PT Sasa Inti Tbk ebagai mitra tertib ukur Kabupaten Probolinggo tahun 2024, Pasa Patalan sebagai Pasar Tertib Ukur Kabupaten Probolinggo, Siti Nur Seha (Shaany Inovasi Daerah) sebagai perempuan inspiratif UMKM Kabupaten Probolinggo dalam bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta Pasar Klenang sebagai Pasar Tertib Retribusi Kabupaten Probolinggo tahun 2024.

    Peringatan Harkopnas ke-78 tahun 2025 tingkat Kabupaten Probolinggo ini juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM Kabupaten Probolinggo. Salah satunya produk Shaany Collagen yang masuk dalam 5 besar UMKM terbaik di Jawa Timur.

    Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menyampaikan komitmennya dalam mendorong penguatan kelembagaan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi desa.

    Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi antara pemerintah desa, pelaku usaha dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif serta mempercepat transformasi ekonomi desa menuju kesejahteraan dan keadilan,” ujarnya.

    Taufik juga mengapresiasi capaian UMKM asal Kecamatan Pakuniran Siti Nur Seha yang berhasil masuk 5 besar UMKM terbaik tingkat Jawa Timur.

    Aspek pemberdayaan dan inovasinya luar biasa. Dari perikanan ia bisa mengembangkan produk kosmetik, ini memberi nilai tambah dari hulu ke hilir,” lanjutnya.

    Menurut Taufik, Nur Seha berpotensi menembus pasar internasional setelah dilirik calon investor nasional.

    Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain di Kabupaten Probolinggo untuk terus berkembang dan berdaya saing global,” harapnya.

    Sementara Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Probolinggo. Termasuk DKUPP yang sangat agresif sehingga menjadi yang tercepat ke-6 di Jawa Timur.

    DKUPP benar-benar mengikuti arahan sejak awal. Percepatan ini luar biasa dan diapresiasi langsung oleh Ibu Gubernur. Termasuk digitalisasi dan pengembangan e-commerce yang tengah kita gagas,” katanya.

    Selain itu, Bupati Haris juga menyoroti keberhasilan salah satu UMKM asal Kabupaten Probolinggo milik Siti Nur Seha dari Kecamatan Pakuniran yang masuk 5 besar UMKM terbaik di Jawa Timur.

    Inovasi yang diangkat berupa pemanfaatan sisik ikan menjadi collagen dan produk turunan lainnya seperti keripik dan makanan ringan. Ini inovasi luar biasa. Di Indonesia belum ada yang melakukan hal serupa,” terangnya.

    Menurut Bupati Haris, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi adalah kunci kemajuan UMKM.

    Saya mengajak para pelaku usaha untuk tidak takut mencoba hal baru. Jangan hanya ikut-ikutan, tetapi ciptakan peluang dari sesuatu yang belum dimanfaatkan,” tegasnya.

    Bupati Haris menegaskan capaian ini bukan hasil kerja individu, tetapi kolaborasi semua pihak dari OPD, camat, kepala desa, notaris hingga sektor swasta.

    Penghargaan sebagai Kepala Daerah Pembina Koperasi Progresif adalah bukti kerja kolektif kita bersama,” pungkasnya. Hery.

     

     

     

  • Razia Gabungan di Probolinggo: Ada yang Ditilang, Ada yang Dapat Cokelat!

    Razia Gabungan di Probolinggo: Ada yang Ditilang, Ada yang Dapat Cokelat!

    Operasi Patuh Semeru 2025 Menjaring 33 Kendaraan Tak Lengkap Surat

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat tampak panik saat petugas berseragam tiba-tiba menghentikan laju kendaraan mereka di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Dringu, Rabu (16/7/2025) pagi. Arus lalu lintas sempat tersendat. Suasana mendadak tegang, sebagian pengendara bahkan terlihat celingukan, memastikan kelengkapan surat yang dibawanya.

    Di balik ketegangan pagi itu, rupanya tengah berlangsung razia gabungan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar oleh Polres Probolinggo Polda Jatim. Operasi ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), dengan melibatkan Satlantas, sejumlah Satfung lain, serta instansi terkait seperti Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

    Diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen, para petugas kemudian mengatur arus lalu lintas dan mengarahkan kendaraan masuk ke area MPP untuk pemeriksaan dokumen.

    Hasilnya, dari total 450 kendaraan yang terjaring, sebanyak 33 kendaraan tidak luput dari tindakan tegas. Barang bukti berupa 5 SIM, 15 STNK, 11 unit motor, dan 2 mobil turut diamankan petugas. “Jadi total barang bukti sebanyak 33,” terang AKP Safiq.

    Tak hanya menyasar surat-surat kendaraan, razia ini juga menyentuh aspek kepatuhan membayar pajak. Petugas Bapenda menemukan sejumlah kendaraan yang belum melunasi pajak kendaraan bermotor. “Kami berikan sosialisasi terkait program pemutihan pajak yang berlaku sampai 31 Juli 2025. Harapannya kegiatan ini mendorong masyarakat agar lebih tertib dan sadar administrasi,” lanjutnya.

    Menariknya, dalam razia ini petugas juga memberikan reward berupa snack dan souvenir kepada pengendara yang lolos pemeriksaan. Linda (29), warga Lumbang yang saat itu bersama keluarganya, mengaku senang dengan pendekatan humanis tersebut.

    “Terima kasih bapak polisi, kami sudah diberi cokelat karena semua surat kami lengkap. Semoga makin banyak yang sadar pentingnya tertib lalu lintas,” ujarnya.

    Operasi ini menjadi pesan tegas sekaligus edukatif, bahwa ketertiban berlalu lintas bukan hanya soal hukum, melainkan juga soal keselamatan dan kesadaran bersama.(Humas Polres Probolinggo/Misbahul Munir)