Probolinggo, kabarbromo.com — Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Aliansi LSM Probolinggo Bersatu menyatakan dukungan terhadap kebijakan mutasi ASN eselon III dan IV yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, selama prosesnya berlandaskan prinsip meritokrasi dan objektivitas kinerja.
Aliansi tersebut terdiri dari enam LSM, yakni LSM AMPP yang diketuai H. Luthfi Hamid selaku koordinator aliansi, LIBAS88 yang dipimpin Kyai Muhyiddin, LSM LIN di bawah kepemimpinan Haris, LPLH-TN yang diketuai Berbudi Bawa Laksana, G-APKM yang diwakili Syukron, SH, MH, serta MADAS Nusantara yang dikomandani Kamil.
Dalam pernyataan sikap bersama yang disampaikan di Probolinggo, Senin (13/10/2025), aliansi tersebut menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika manajemen ASN yang sah dan diperlukan untuk penyegaran birokrasi, asalkan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Kami mendukung langkah Pemkab Probolinggo melakukan mutasi pejabat eselon III dan IV, selama benar-benar dilandasi merit system, bukan karena kepentingan politik atau kedekatan personal,” ujar H. Luthfi Hamid, selaku koordinator aliansi.
Senada dengan itu, Kyai Muhyiddin dari LIBAS88 menambahkan bahwa meritokrasi menjadi ukuran penting agar mutasi ASN tidak menimbulkan kecemburuan dan dugaan ketidakadilan di internal birokrasi.
“Rotasi jabatan semestinya menjadi motivasi bagi ASN untuk berprestasi, bukan sebaliknya menimbulkan kegaduhan. Kuncinya ada pada keadilan dan transparansi,” tegasnya.
Sementara itu, Haris dari LSM LIN menyoroti pentingnya pengawasan publik terhadap kebijakan mutasi agar tidak disalahgunakan.
“Kami akan terus mengawal kebijakan ini agar tetap sesuai koridor hukum dan administrasi pemerintahan,” ujarnya.
Aliansi tersebut juga menyerukan agar BKPSDM Kabupaten Probolinggo memperkuat mekanisme penilaian berbasis kinerja dan integritas, sehingga rotasi jabatan benar-benar memberi dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Mutasi ASN yang sesuai meritokrasi adalah langkah maju menuju birokrasi yang bersih dan responsif terhadap masyarakat,” pungkas H. Luthfi.









Probolinggo, kabarbromo.com – Gelombang ekspansi gerai waralaba modern yang mulai menembus pelosok-pelosok desa di Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo mendapat sorotan tajam dari pemerhati sosial dan ekonomi daerah. Salah seorang pemerhati menilai pemerintah daerah seolah tutup mata terhadap dampak sosial yang ditimbulkan.
Probolinggo, kabarbromo.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) menyoroti gelombang mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang belakangan ramai diperbincangkan publik. AMPP menegaskan, setiap kebijakan mutasi dan rotasi jabatan harus berlandaskan pada prinsip meritokrasi, bukan kepentingan politik atau kedekatan personal.
Probolinggo, kabarbromo.com – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo yang menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk pengadaan mobil dinas baru memicu gelombang protes dari kalangan masyarakat sipil. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) mengecam keras kebijakan tersebut dan menilai Pemkab telah kehilangan empati terhadap penderitaan rakyat.
JAKARTA, kabarbromo.com – Gelombang baru pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) di Jawa Timur terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengurai keterkaitan sejumlah tokoh penting di balik aliran dana miliaran rupiah tersebut.