Blog

  • Bukan Basa-basi: Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Teken MoU dengan UNUJA untuk Mahasiswa dan Pariwisata

    Bukan Basa-basi: Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Teken MoU dengan UNUJA untuk Mahasiswa dan Pariwisata

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Tak ada yang menduga, sebuah kesepakatan strategis sedang dipersiapkan di lantai tiga Gedung G Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, Selasa siang itu (25/6/2025). Ruangan itu dipenuhi civitas akademika. Ada harapan besar dibalik suasana yang tenang, dua agenda besar tengah disusun diam-diam dan menyimpan efek berantai bagi masa depan ratusan mahasiswa dan pariwisata di Kabupaten Probolinggo.

    Dari sudut ruang, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, menandatangani dokumen yang tak hanya berisi janji kerja sama, tapi juga menjadi titik balik hubungan antara dunia industri dan dunia kampus.

    “Hari ini, kami ingin membuka ruang nyata bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung,” ungkap Ivan, setelah menandatangani MoU dengan Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Nurul Jadid.

    Isi kesepakatan itu jelas: mahasiswa dari fakultas tersebut akan diberi akses untuk magang di berbagai perusahaan yang tergabung dalam jaringan KADIN. Tak sekadar magang formalitas, namun benar-benar terjun dalam operasional bisnis belajar dari tantangan nyata, bukan hanya teori di kelas.

     

    Namun harapan besar tak berhenti di situ. Agenda kedua yang mencuat adalah rekrutmen volunteer untuk event pariwisata berskala besar: Probolinggo SAE Travel Mart (PSTM 2025). Sebuah hajatan pariwisata yang konon disiapkan lebih meriah dan ambisius dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    “Kami mencari anak-anak muda yang siap turun langsung ke lapangan, membangun event dari nol, dan mempromosikan kekayaan pariwisata daerah ke skala nasional,” kata Ivan.

    Ia menjelaskan bahwa peran para volunteer ini bukan hanya teknis, tetapi strategis dari produksi konten digital hingga pengelolaan pengunjung. Ini bukan lagi simulasi. Ini adalah medan sesungguhnya.

    Satu hal yang nantinya terlibat akan ditempa, dilatih, dan diproyeksikan menjadi duta wisata lokal masa depan. Kabupaten Probolinggo.

    “Ini bukan ruang untuk yang setengah hati. Kami butuh yang siap tumbuh, belajar, dan berkontribusi nyata,” tegas Ivan.

  • Gelar Haul KH. Mohammad Hasan dan Haflatul Imtihan ke-16 Ponpes Nurul Hasan Nadlira: Kyai Zainuri Ajak Santri Terus Belajar

    Gelar Haul KH. Mohammad Hasan dan Haflatul Imtihan ke-16 Ponpes Nurul Hasan Nadlira: Kyai Zainuri Ajak Santri Terus Belajar

    Probolinggo, KabarBromo.com – Lantunan doa dari para jamaah yang hadir menggema pada peringatan Haul Al-‘Arif Billah Kyai Haji Mohammad Hasan Genggong dan Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Nurul Hasan Nadlira ke-16, menjadi ruang sakral tempat zikir dan ilmu bertemu. Sebuah momen perenungan yang meneguhkan kembali pentingnya warisan spiritual dan pendidikan dalam kehidupan umat.

    Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasan Nadlira, Kyai Hasan Zainuri, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa rangkaian acara telah dimulai sejak Senin (23/6/2025). Puncaknya berlangsung pada Selasa malam (24/6/2025) usai salat Magrib, yang diawali dengan pementasan santri dari tingkat PAUD, TK, MI, hingga Diniyah.

    “Pengajian umum malam ini menjadi penutup rangkaian. Diawali sholawat, pelepasan santri, hingga prosesi perpisahan yang identik dengan wisuda, walau tanpa toga. Kami lepas para santri yang telah menyelesaikan pendidikannya,” ujar pria yang akrab disapa Kyai Zainuri, yang juga merupakan Plt Camat Pakuniran.

    Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak empat hari sebelum puncak acara. Berbagai lomba jasmani dan rohani diikuti oleh seluruh lembaga di bawah naungan yayasan, seperti PAUD, TK, MI, dan Madrasah Diniyah.

    “Harapannya, kegiatan ini membawa barokah. Pertama, sebagai bentuk takzim kepada Almarhum Kyai Haji Mohammad Hasan Genggong. Kedua, sebagai bentuk syukur atas nikmat ilmu dan kesempatan mendidik yang diberikan Allah,” imbuh Kyai Zainuri.

    Kyai Hasan Zainuri berbincang akrab bersama KH. Syakur Dewa dan sejumlah tokoh dalam suasana kehangatan di aula Ponpes Nurul Hasan Nadlira

    Pada pengajian umum malam itu, hadir sebagai penceramah KH. Syakur Dewa dari Desa Patemon dan KH. Ahmad Nabil Nidzar dari Pondok Pesantren Fatahillah, Desa Sumber Kerang.

    Kyai Zainuri juga menitip pesan kepada para santri, terutama lulusan PAUD dan MI, agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia mengimbau para orang tua untuk tidak membiarkan pendidikan anak-anak terhenti di tengah jalan.

    “Kami berharap santri-santri yang telah lulus tidak berhenti sampai di MI saja. Harus terus melanjutkan ke MTs, SMP, atau bahkan langsung mondok ke pesantren lain di wilayah Kabupaten Probolinggo. Jangan sampai lulus MI berarti selesai segalanya. Itu yang tidak kami harapkan,” tegasnya.

    Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka sebagai bekal masa depan dan upaya menjaga generasi dari ketertinggalan ilmu.

  • Birokrasi Bersih Dimulai dari Edukasi: Pemkab Probolinggo Gandeng Doktor Ilmu Hukum

    Birokrasi Bersih Dimulai dari Edukasi: Pemkab Probolinggo Gandeng Doktor Ilmu Hukum

    Probolinggo, KabarBromo.com – “Kegiatan ini merupakan kerja bersama, kolaborasi antara Pengadilan Negeri Kraksaan dan Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Airlangga Surabaya,” ungkap Kepala Bagian Hukum Kabupaten Probolinggo, Adhy Catur Indra Bawono, usai mengikuti diskusi hukum, Selasa (24/6/2025), di Aula Madakaripura, lantai 5 Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

    Adhy menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dalam bentuk diskusi hukum dan klinik hukum. Dengan tema “Mewujudkan Birokrasi Pemerintahan yang Bebas Korupsi dan Bersih Melayani,” forum ini diharapkan menjadi ruang edukasi bagi para aparatur pemerintah daerah dan desa se-Kabupaten Probolinggo.

    Menurutnya, diskusi ini menjadi ruang penting untuk membuka pemahaman tentang penyelenggaraan pemerintahan yang antikorupsi serta prinsip keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

    Diskusi menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Aswas Kejati Jatim), Dr. Diah Yuliastuti, S.H., M.H.; Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan, Putu; serta Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Unair, Bambang. Mereka membahas beragam persoalan hukum, termasuk batasan antara informasi publik yang bersifat terbuka dan informasi yang dikecualikan.

    “Dengan kegiatan seperti ini, kami di pemerintahan daerah dan desa jadi lebih bertambah ilmunya. Ini bisa jadi pegangan penting untuk perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan,” tambah Adhy.

    Ia juga menilai keterlibatan akademisi dari program doktor ilmu hukum merupakan terobosan penting. Bahkan, ia menyebut bahwa ini merupakan kali pertama Kabupaten Probolinggo menjadi tuan rumah pengabdian masyarakat dari jenjang doktoral hukum.

    “Harapannya ke depan kegiatan seperti ini semakin intens dan tidak hanya dari Unair. Bisa juga dari kampus lain seperti Universitas Brawijaya atau Universitas Jember yang punya Fakultas Hukum di kawasan Tapal Kuda,” pungkasnya.

  • Wabup Fahmi Kunjungi Potensi Program Ketahanan Pangan Desa

    Wabup Fahmi Kunjungi Potensi Program Ketahanan Pangan Desa

     

     

    PAKUNIRAN – Sebagai rangkaian dari program Bupati dan Wakil Bupati Ngantor di Kecamatan Pakuniran, Senin (23/6/2025) Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan A’at Kardono dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Saniwar berfokus untuk mengunjungi beberapa potensi yang merupakan program ketahan pangan desa yang ada pada wilayah Kecamatan Pakuniran.

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung serta mengeksplorasi lebih jauh bagaimana potensi pengembangan kedepannya. Potensi tersebut diantaranya adalah Kelompok Ternak Kambing Desa Alaspandan, pengusaha exotic wood di Dusun Mergoayu Desa Pakuniran, pengrajin gula aren Desa Gunggungan Kidul, peternakan itik Desa Ranon, UMKM Tinting Jahe Desa Gunggungan Lor dan kuliner lupis khas Pakuniran.

    Di sela-sela kunjungan tersebut Wabup Fahmi juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat Dusun Mergoayu, serap aspirasi melalui paparan BUMDes dan program ketahanan pangan Desa Pakuniran serta mengunjungi SDN Gunggungan Kidul 2. Pada kunjungan tersebut Wabup Fahmi berkesempatan membagikan peralatan dan perlengkapan sekolah bagi siswa berprestasi kelas 1 sampai dengan kelas 5.

    Wabup Probolinggo Ra Fahmi AHZ menyampaikan potensi yang ada di Kecamatan Pakuniran tidak hanya ada pada sektor agrikultur yang meliputi tanaman pangan, peternakan, perkebunan dan kehutanan, namun juga sektor wisata nature yang juga tak kalah menarik seperti air terjun antrokan, pancor beserta aliran sungainya yang eksotis.

    “Potensi alam seperti ini adalah sumber daya yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan selalu mendorong potensi-potensi wisata dan agrikultur yang ada di kecamatan-kecamatan untuk dapat dikembangkan lebih optimal sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

    Sebagian besar keluhan masyarakat yang banyak ditemui selama melakukan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Pakuniran adalah infrastruktur jalan. Wabup Fahmi menyampaikan sesuai dengan komitmen Pemkab Probolinggo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah, maka permasalahan ini menjadi prioritas yang harus diselesaikan.

    Menurut road map jalan rusak di Kabupaten Probolinggo yang telah terpetakan sepanjang 905 km, Wabup Fahmi memperkirakan tiga sampai maksimal empat tahun ke depan seluruh jalan di Kabupaten Probolinggo ini bisa menjadi jalan yang mantap.

     

    “Oleh karena itu mulai tahun depan OPD harus mengencangkan ikat pinggang. Artinya porsi anggarannya di atur secukupnya agar OPD tetap bisa melakukan pelayanan, karena prioritas utama pembangunan kita adalah menyelesaikan permasalahan infrastruktur jalan dulu,” terangnya.

    Karena tanpa infrastruktur yang mantap, tentu bicara pendidikan, bicara kesehatan dan bicara membangun perekonomian, selalu akan ada kendala. Tapi ketika infrastruktur jalan yang menjadi pondasi dasar ini bisa kita selesaikan, Insya Allah kita akan bisa mendorong semua potensi kita lebih baik lagi,” imbuhnya. Hery

     

     

  • adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

    adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

     

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Pakuniran. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat sekecamatan Pakuniran khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa – dedsa itu. Senin, 23/06/2025.

    Hal tersebut disambut baik oleh kepala desa Pakuniran . karena dengan adanya kunjungan tersebut warganya bisa menyapa langsung dan mengutarakan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

    ” berbicara keluhan tentunya setiap orang itu pasti punya keluhan kebetulan di desa kami ketika melihat potret yang ada. di desa pakuniran yang menjadi usulan terutama fasilitas umum . Tadi wakil bupati Probolinggo. Lora Fahmi. Titik pertama yang dikunjungi di Dusun mergoayu. dan Di sana juga ada Yayasan dan ada interaksi dialog antara wakil bupati dengan masyarakat di antara keluhan yang menjadi keluhan utama yaitu terkait jalan dan air pipanisasi. Harapan kami dari pemerintah Desa. dengan kehadiran wakil bupati Lora Fahmi di kediaman kami . Dan menyapa warga. Kami pemerintah Desa melalui interaksi tadi dialog dengan warga kami , dengan pelaku UMKM, Dan bumdes . Agar nantinya ada perhatian dari pemerintah Kabupaten melalui dinas-dinas terkait dari setiap yang diusulkan oleh masyarakat dengan keterbatasan anggran dana desa ” . Hery

     

     

     

  • adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

    adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

     

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Pakuniran. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat sekecamatan Pakuniran khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa – dedsa itu. Senin, 23/06/2025.

    Hal tersebut disambut baik oleh kepala desa Pakuniran . karena dengan adanya kunjungan tersebut warganya bisa menyapa langsung dan mengutarakan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

    ” berbicara keluhan tentunya setiap orang itu pasti punya keluhan kebetulan di desa kami ketika melihat potret yang ada. di desa pakuniran yang menjadi usulan terutama fasilitas umum . Tadi wakil bupati Probolinggo. Lora Fahmi. Titik pertama yang dikunjungi di Dusun mergoayu. dan Di sana juga ada Yayasan dan ada interaksi dialog antara wakil bupati dengan masyarakat di antara keluhan yang menjadi keluhan utama yaitu terkait jalan dan air pipanisasi. Harapan kami dari pemerintah Desa. dengan kehadiran wakil bupati Lora Fahmi di kediaman kami . Dan menyapa warga. Kami pemerintah Desa melalui interaksi tadi dialog dengan warga kami , dengan pelaku UMKM, Dan bumdes . Agar nantinya ada perhatian dari pemerintah Kabupaten melalui dinas-dinas terkait dari setiap yang diusulkan oleh masyarakat dengan keterbatasan anggran dana desa ” . Hery

     

     

  • Bupati Haris dan Wabup Fahmi Ngantor di Kecamatan Pakuniran

    Bupati Haris dan Wabup Fahmi Ngantor di Kecamatan Pakuniran

     

     

     

    PAKUNIRAN – Memasuki akhir bulan Juni 2025, program “Ngantor di Kecamatan” Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo berlangsung di Kecamatan Pakuniran, Senin (23/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ.

    Turut mendampingi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

    Kegiatan ini diawali dengan penyambutan di Kantor Kecamatan Pakuniran untuk dilakukan dialog antara Bupati Haris dan Wabup Fahmi dipandu oleh Sekda Ugas bersama dengan kepala desa dan beberapa unsur di Kecamatan Pakuniran.

    Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan perangkat desa, BPD, RT, RW dan kader posyandu serta bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan bantuan jaminan hidup ODKB (orang dengan kecacatan bekas) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo.

    Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan program Ngantor di Kecamatan merupakan komitmen dari Pemerintah Daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat. “Ini bagian dari ikhtiar nyata kami untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat serta mengurai berbagai persoalan daerah,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, dalam program Ngantor di Kecamatan ini Sekda hingga para kepala perangkat daerah turut hadir langsung di kecamatan sebagai bentuk empati dan keseriusan menyelesaikan masalah dari akar. “Kita tidak hanya menunggu laporan di kantor, tapi melihat langsung kondisi di lapangan. Ini penting agar kebijakan lebih tepat sasaran,” jelasnya.Terkait dengan pertanyaan mengenai rendahnya honorarium anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Bupati Haris mengaku sedang mengkaji kemungkinan kenaikan honor yang dibebankan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). “Namun tetap memperhitungkan kemampuan fiskal daerah yang saat ini terbebani oleh belanja pegawai sebesar 37 persen dari total APBD,” terangnya.Tak hanya itu, infrastruktur jalan menjadi skala prioritas. Pemkab tengah mengupayakan pembangunan 905 km jalan yang memerlukan anggaran mencapai Rp1,47 triliun.

    “Kami akan gaspol dua sampai tiga tahun ke depan. Bahkan kami akan bangun pabrik paving untuk mendukung pembangunan jalan. CSR perusahaan juga kami dorong untuk mendukung infrastruktur. Termasuk anggota DPRD kami minta agar pokirnya juga untuk infrastruktur. Dalam hal ini, kepala desa juga harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan,” tegasnya.

    Bupati Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah juga membentuk tiga Satgas besar meliputi Satgas Infrastruktur, Satgas Kemiskinan dan Satgas IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Ketiganya melibatkan OPD, relawan dan organisasi kemasyarakatan untuk menangani isu stunting, kemiskinan ekstrem serta kualitas pendidikan dan kesehatan.“Membangun Kabupaten Probolinggo tidak bisa hanya mengandalkan Bupati dan OPD. Semua elemen harus terlibat, termasuk Muslimat, Fatayat, Kadin dan LSM. Kita harus satu gerakan, satu komitmen, untuk membangun Kabupaten Probolinggo ini lebih baik,” tambahnya.

    Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ menambahkan bahwa sektor pendidikan keagamaan seperti Madrasah Diniyah (Madin) juga menjadi perhatian. Saat ini sedang berlangsung verifikasi ulang terhadap data Madin, karena ditemukan banyak yang fiktif. “Kami sudah koordinasi dengan Kemenag. Insyaallah dengan selesainya verifikasi, akan ada regulasi yang jelas dalam bentuk Perda Fasilitasi Pesantren,” ungkapnya. Wabup Fahmi menyebutkan, Pemkab bersama DPRD sedang membahas skema pemberian insentif bagi guru Madin dan PAUD yang akan dimulai secara bertahap mulai 2026, sesuai kemampuan keuangan daerah. “Mudah-mudahan mulai tahun 2026 bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dari pemerintah daerah,” pungkasnya. Hery.

     

     

     

     

     

  • Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Nyaman warga RT. 17 dan 18 desa brabe Lakukan Kerja Bakti. 

    Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Nyaman warga RT. 17 dan 18 desa brabe Lakukan Kerja Bakti. 

     

    Dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, indah, dan nyaman, warga dusun leduk, RT. 17 dan 18 . Desa brabe kecamatan maron, Probolinggo melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan dan merapikan pembuangan saluran air . Serta memotong rumput yang menghalangi penglihatan para pengendara motor. yang merupakan bentuk kepedulian warga setempat . Sehingga menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Minggu , 22/06/2025.

    UMAR. salah satu koordinator bersih – bersih lingkungan tersebut mengungkapkan . Bahwa bersih – bersih tersebut merupakan inisiatif warga desa RT 17 dan 18 . Dalam menjaga kekompakan dan kebersihan lingkungan.

     

    ” Ini meruapakan inisiatif dari warga. Karena banyaknya Rumput – Rumput yang menjalar ke jalan. Sehingga nantinya dikwatirkan mengganggu kepada pengendara motor yang melintas. Dan alhamdulillah kegiatan ini. Didukung oleh beberapa donatur warga desa brabe. Dengan membelikan alat mesin pemotong rumput. Sehingga memudahkan warga dalam membersihkan Rumput- Rumput liar. Semoga ini menjadi contoh kepada yang lain. Agar lingkungan desa brabe dan sekitarnya bersih dan nyaman ” . Hery.

     

  • Bupati Haris Hadiri Pelantikan Pengkab Perbakin Probolinggo

    Bupati Haris Hadiri Pelantikan Pengkab Perbakin Probolinggo

     

     

     

    PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menghadiri Pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Probolinggo Masa Bakti 2025-2029 di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Sabtu (21/6/2025).

    Hadir siang itu Komandan Kodim 0820/Probolinggo Lekol Arh. Iwan Hermaya Purnawan, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana dan pejabat OPD terkait.

    Hadir pula Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Jawa Timur Letkol (Purn) Suroto, Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi dan perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo.

    Pengurus Perbakin Kabupaten Probolinggo periode 2025-2029 dilantik oleh Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Jawa Timur Suroto atas nama Ketua Pengprov Perbakin Jawa Timur.

    Perbakin Kabupaten Probolinggo terbentuk tahun 2025 atas inisiasi tokoh-tokoh di Kabupaten Probolinggo salah satunya Bupati Haris, dan masukan dari Pengurus Perbakin Provinsi Jawa Timur dengan tujuan mencetak generasi kuat dan handal serta mencetak atlet menembak Probolinggo yang mampu tampil di kancah regional, nasional hingga internasional.

    Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi mengungkapkan syukur atas terbentuknya Perbakin Kabupaten Probolinggo untuk yang pertama kalinya. Rian berharap muncul atlet menembak kebanggaan Kabupaten Probolinggo. “Kepada teman-teman pengurus, saya berharap semangatnya jangan hanya pada seremonial pelantikan saja, tapi harus bisa setor prestasi, memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

    Sekum Pengprov Perbakin Jawa Timur Suroto memberikan apresiasi dengan berdirinya Perbakin di Kabupaten Probolinggo. Suroto menyampaikan selamat atas pelantikan siang itu dan mengingatkan pengurus adalah motor dan motivator berjalannya organisasi.

    Bupati Haris pada sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan berupa lokasi tempat latihan untuk Perbakin. Kepada pengurus yang baru dilantik, Bupati Haris mengingatkan jangan hanya euforia dengan seremonial pelantikan, tetapi prestasi ke depan harus ditunjukkan.

    “Selain pencapaian prestasi, bagaimana olahraga menembak ini dikombinasikan sebagai sport tourism,” harapnya. Hery.

     

     

     

     

     

  • MA Plus Al-Kautsar Probolinggo Kukuhkan Komitmen sebagai Madrasah Digital dan Bermartabat

    MA Plus Al-Kautsar Probolinggo Kukuhkan Komitmen sebagai Madrasah Digital dan Bermartabat

    Probolinggo, KabarBromo.com — “Sinergi antara madrasah dan orang tua adalah kunci dalam membentuk karakter dan prestasi peserta didik,” ujar Kepala MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar, Ustadz Shaleh, S.Pd.I., M.Pd., saat membuka Rapat Penerimaan Raport Semester Genap Tahun Pelajaran 2024/2025, Sabtu, 21 Juni 2025.

    Kegiatan tahunan yang digelar di lingkungan MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar ini mengundang langsung para wali murid kelas X dan XI, serta dihadiri oleh seluruh wali kelas dan dewan guru. Rapat tersebut menjadi agenda penting dalam mengakhiri semester genap tahun pelajaran 2024/2025.

    Dalam sambutannya, Ustadz Shaleh memberikan apresiasi atas dukungan orang tua selama proses pembelajaran. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak madrasah dan keluarga dalam mencetak generasi berprestasi yang berkarakter.

    Adapun agenda utama rapat mencakup penyampaian hasil evaluasi belajar peserta didik selama satu semester, serta sosialisasi program madrasah tahun ajaran 2025/2026. Di antaranya adalah program pembinaan karakter, penguatan digitalisasi, serta peningkatan mutu layanan pendidikan berbasis spiritual dan akademik.

    Usai rapat umum, sesi penyerahan raport dilakukan oleh masing-masing wali kelas secara langsung kepada wali murid. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk berdialog mengenai perkembangan akademik dan kepribadian peserta didik secara individual.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan membangun komunikasi yang konstruktif antara guru dan wali murid. Acara ini sekaligus menjadi media refleksi dan evaluasi bersama demi kemajuan pendidikan madrasah sesuai dengan visinya sebagai “Madrasah Digital, Hebat Bermartabat.”

    Kontributor: Ustadz Shaleh

  • Ketua Umum GEMA-HUTBA: Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi Bukan Sekadar Wisata Edukasi, Tapi Investasi Kesadaran Hukum

    Ketua Umum GEMA-HUTBA: Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi Bukan Sekadar Wisata Edukasi, Tapi Investasi Kesadaran Hukum

    Jakarta, 18 Juni 2025 — Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum dan Aktivis Universitas Terbuka (GEMA-HUTBA) Bandung, Encep Ridwan, menyampaikan pandangannya terkait kunjungan akademik yang dilaksanakan oleh GEMA-HUTBA ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK).

    Menurut Encep, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi merupakan bagian dari upaya membentuk karakter dan kesadaran hukum mahasiswa sejak dini.

    > “Kami merancang kegiatan ini agar mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana lembaga negara menjalankan fungsinya. Ini bukan hanya wisata edukasi, tapi investasi jangka panjang dalam membentuk cara berpikir konstitusional dan bernegara secara sadar,” ujar Encep.

    Ia menambahkan bahwa pengalaman melihat langsung ruang sidang, berinteraksi dengan pejabat MK, serta berdiskusi tentang fungsi Mahkamah Konstitusi memberikan makna tersendiri bagi mahasiswa hukum.

    > “Selama ini kita belajar dari buku, dari video, dari kuliah. Tapi ketika mahasiswa bisa berdiri langsung di ruang sidang Mahkamah Konstitusi dan berdialog dengan analis hukumnya, maka pemahaman itu menjadi nyata dan membekas. Ini yang ingin kami bangun: pengalaman yang mencerdaskan,” katanya.

    Encep juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi program rutin dan menjangkau lebih banyak mahasiswa, termasuk dari program studi non-hukum.

    > “Karena memahami konstitusi bukan hanya tugas mahasiswa hukum, tapi semua warga negara. Kami ingin GEMA-HUTBA menjadi jembatan antara dunia akademik dan institusi negara,” tutup Encep Ridwan.

    Kegiatan ini diikuti oleh 100 mahasiswa UT Bandung dan didampingi dua pendamping resmi dari pihak kampus. Selain berdiskusi, peserta juga diajak berkeliling mengenal lebih dekat ruang-ruang kerja Mahkamah Konstitusi, termasuk perpustakaan dan ruang sidang pleno.

    Asep Supriana Nugraha

  • Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Dukung Rakernas LIRA, Sebut Momentum Penguatan Komitmen Bersama

    Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Dukung Rakernas LIRA, Sebut Momentum Penguatan Komitmen Bersama

    Probolinggo, KabarBromo.com – “Rakernas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang bersih dan berintegritas,” ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, saat menghadiri pembukaan Rakernas dan HUT ke-20 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Kamis (19/6/2025).

    Ivan, sapaan akrabnya, hadir di tengah puluhan tokoh dan aktivis dari berbagai daerah. Dalam acara yang berlangsung di Whiz Bromo Hotel, Jawa Timur, tersebut, Ivan mendapat kehormatan memukul gong sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan Rakernas.

    “Kami melihat LIRA sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendorong partisipasi publik dan pengawasan kebijakan. Semangat seperti inilah yang perlu terus kita rawat dan perkuat,” tutur Ivan.

    Rakernas LIRA yang digelar pada hari itu mengusung sejumlah agenda penting, mulai dari tasyakuran 20 tahun LIRA, pengukuhan sayap organisasi, hingga diskusi panel bertema “Mampukah Indonesia Melawan Korupsi?” yang menghadirkan pemateri dari unsur kepolisian dan kejaksaan.

    Ivan berharap hasil Rakernas kali ini mampu memberikan arah yang lebih jelas dalam membangun sinergi antarlembaga demi Indonesia yang lebih baik.

    “Kami mendukung langkah-langkah strategis yang akan lahir dari forum ini, khususnya dalam upaya memperkuat nilai-nilai integritas di seluruh lini kehidupan berbangsa,” tutup Ivan.